Selasa, 04 Agustus 2026

Genjot Ekonomi Kerakyatan, Tiorita Br Surbakti Dorong ROKI Jadi Pusat Pembinaan UMKM Langkat


 Genjot Ekonomi Kerakyatan, Tiorita Br Surbakti Dorong ROKI Jadi Pusat Pembinaan UMKM Langkat

 

MEDAN (makmurnews) – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH, bersama Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Musa Rajekshah, meresmikan Rumah Olahan Kedelai (ROKI) di Kelurahan Suka Ramai, Kecamatan Binjai Barat, pada Sabtu (1/8/2026). Fasilitas ini didirikan sebagai langkah nyata kolaborasi daerah dalam memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi industri pangan berbasis komoditas syariah.

Dalam sambutannya, Tiorita Br. Surbakti menegaskan bahwa ROKI tidak boleh hanya menjadi tempat produksi massal yang monoton. Fasilitas ini harus bertransformasi menjadi pusat pembinaan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM lokal, sehingga produk olahan kedelai asal Langkat memiliki daya saing tinggi di pasar nasional. Pada momen yang sama, jajaran Pemkab Langkat juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih secara serentak guna menyambut bulan kemerdekaan.

Guna mendukung ekosistem hilirisasi pangan tersebut, Pemkab Langkat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung menginstruksikan percepatan perbaikan jalan tonase berat di kawasan akses produksi pertanian. Langkah infrastruktur ini diambil untuk memotong rantai logistik yang selama ini membebani petani lokal saat mendistribusikan hasil bumi menuju pusat pasar di Binjai dan Medan. Integrasi jalan yang mantap dan kesiapan industri olahan dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas harga komoditas di tingkat produsen.

Tidak hanya menyasar infrastruktur fisik, dinas terkait juga diinstruksikan untuk segera menggelar pelatihan manajemen keuangan syariah dan pemasaran digital bagi para pengelola ROKI. Langkah pembinaan ini dirancang agar para pengrajin lokal melek teknologi dan mampu memanfaatkan platform pasar daring internasional untuk memperluas jangkauan pasar ekspor.

Pemerintah Kabupaten Langkat optimis bahwa pemanfaatan teknologi digital yang dikombinasikan dengan sertifikasi halal dari lembaga berwenang akan menjadi magnet baru bagi investor luar. Upaya masif ini diharapkan mampu menyerap ratusan tenaga kerja lokal baru sehingga angka pengangguran terbuka di wilayah perbatasan Langkat-Binjai dapat ditekan secara signifikan.

Share: