Selasa, 26 Mei 2026

Kepala Dinas Perkim Karo Sulit Ditemui, Warga Mengantar Surat Disposisi Sekda

MakmurNews.com, Kabanjahe. — Seorang warga Kabanjahe bernama Rimbun Bangun (65) mengeluhkan sulitnya menemui Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Karo untuk menyerahkan surat jawaban yang diposisikan oleh Sekretariat Daerah (Sekda). Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026.

Rimbun yang beralamat di Desa Sumbul, Kecamatan Kabanjahe, datang ke kantor redaksi Makmur News sekitar pukul 10.00 WIB sebelum kemudian berkunjung ke kantor Dinas Perkim. Menurut Rimbun, ia telah berkali-kali mendatangi kantor Perkim sejak 12 Mei 2026, namun hingga berita ini diturunkan belum berhasil bertemu dengan kepala dinas.

“Saya datang untuk menyerahkan surat jawaban disposisi Sekda, tetapi kepala dinas susah ditemui. Saya sudah beberapa kali datang sejak 12 Mei, sampai sekarang belum ketemu,” kata Rimbun kepada wartawan di Kabanjahe, Selasa.

Wartawan Makmur News yang kemudian meninjau kantor Dinas Perkim mendapati tidak ada petugas piket di tempat pada saat kunjungan. Upaya konfirmasi ke pejabat di dinas tersebut untuk mendapatkan keterangan resmi belum membuahkan hasil hingga berita ini ditayangkan.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pelayanan publik dan akses masyarakat terhadap pejabat pemerintahan terkait penyelesaian administrasi yang menyangkut disposisi dari Sekda. Sejumlah warga berharap agar pihak Dinas Perkim menata ulang jadwal pelayanan dan memastikan adanya petugas piket yang bertanggung jawab menerima dokumen masyarakat.

Makmur News akan terus melakukan pemantauan dan mengupayakan konfirmasi resmi dari pihak Dinas Perkim untuk menanggapi keluhan warga serta menjelaskan alasan ketidakhadiran pejabat dan petugas di kantor. (Korwil Bahrin.T)

Share:

Senin, 25 Mei 2026

Malam Anugerah Komisi Kejaksaan Award 2025

KEJATI SUMATERA UTARA RAIH PENGHARGAAN KATEGORI KEJAKSAAN TINGGI TYPE-A BERPRESTASI

MakmurNews.com, Medan. [26/5/2026], Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menerima penghargaan sebagai Kejaksaan Tinggi Type A berprestasi ke-II saat acara malam anugerah Komisi Kejaksaan Award Tahun 2025 yang berlangsung di Jakarta pada Senin malam tanggal 25/5/2026.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) R.I Prof Dr.Pujiyono Suwadi bersama jajaran dan diterima langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH didampingi Asisten Pembinaan Herlina Setiyorini, SH.,MH.

Selain Kejati Sumatera Utara, terdapat beberapa satuan kerja jajaran Kejaksaan Negeri seperti Kejari Humbang Hasundutan hingga Kejaksaan Negeri Karo pada kategori lain yang juga berhasil di raih.

Gelaran malam anugerah Komisi Kejaksaan Award 2025 tersebut dihadiri langsung Jakas Agung R.I Prof Dr ST Burhanuddin, Menkopolkam Jenderal TNI (P) Djamari Chaniago hingga anggota Komisi III DPR-RI Dr.Mangihut Sinaga.

Selain itu, sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan R.I seperti Prof Dr Asep N Mulyana selaku Ketua Persatuan Jaksa Indonesia yang juga sebagai PLT Wakil Jaksa Agung R.I serta para Kajati se Indonesia dan pejabat tinggi Lembaga pemerintah terkait juga turut hadir pada kegiatan tersebut.

Usai penerimaan penghargaan, Kajati Sumatera Utara Muhibuddin melalui Asisten Pembinaan Herlina Setyorini mengungkapkan bahwa penghargaan sebagai Kejati Type A berprestasi terbaik II itu merupakan anugerah yang sangat membanggakan bagi jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, terlebih penilaian ini dilakukan oleh Lembaga eksternal seperti Komisi Kejaksaan selama tahun 2025 yang lalu, ini membuktikan bahwa jajaran Kejati Sumatera Utara telah berupaya bekerja maksimal dan hasil kinerjanya dapat dilihat oleh publik secara luas, uangkapnya.

Ditambahkan Herlina, *”penghargaan ini menjadi semangat dan spirit baru jajaran Kejati Sumatera Utara untuk dapat terus berupaya melakukan pelayanan publik dan penegakan hukum di wilayah Sumatera Utara yang lebih baik lagi, ini demi kepentingan masyarakat sumatera utara dan institusi Kejaksaan khususnya,"ujarnya. (Sumber Penkum)

■Rahmad P

Share:

Pra Rekon THM Jual Narkoba, Polrestabes Medan Temukan Bukti Baru

MakmurNews.com, Medan. - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvjin Simajuntak melalui Satresnarkoba Polrestabes Medan, Senin (25/5/2026) siang menggelar pra rekontruksi dalam kasus peredaran narkoba di Phantom KTV yang berada di Jalan Adam Malik Medan.

Dalam pra rekontruksi yang turut melibatkan Bea dan Cukai Medan, petugas menemukan 7 botol minuman keras palsu.

Terdapat setidaknya 27 adegan, diperagakan di lokasi penangkapan, yang melibatkan dua tersangka yakni IR (21) yang merupakan cleaning service Phantom KTV, dan MF (22) pemasok narkoba kepada IR.


Dalam pra rekontruksi, tergambar jika IR yang merupakan bagian dari management Phantom KTV, sengaja menawarkan pil ekstasi kepada pengunjung, sebelum akhirnya diringkus petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan.


“Pelaku pertama berperan aktif menawarkan narkoba kepada pengunjung. Pelaku juga ditangkap di dalam ruangan KTV,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP.


Rafli menambahkan, dalam pra rekontruksi yang digelar, pihaknya juga turut melibatkan Bea dan Cukai, dan menemukan adanya minuman keras dengan pita cukai palsu.


Setidaknya, dari 9 botol minuman keras beragam merek, 7 diantarnya dipastikan menggunakan pita cukai palsu, usai dilakukan pemeriksaan menggunakan alat khusus yang dimiliki petugas Bea dan Cukai.

“Kami juga mendapat temuan, yakni adanya miras palsu. Karena memang kami join dengan Bea dan Cukai sehingga hal ini terungkap,” tambah Rafli.

Satresnarkoba Polrestabes Medan sendiri, memastikan tidak akan memberikan ruang sekecil apapun, bagi pelaku narkoba yang mencoba menjadikan kota Medan sebagai pangsa pasarnya.

Pengungkapan, dipastikan akan terus dilakukan meskipun para pelaku menggunakan beragam cara kamuflase.

“Narkoba terus mencari jalan, untuk memperkaya seseorang ataupun kelompok dengan cara yang ilegal. Kami pastikan, kami akan terus melawan hal tersebut, bagaimana cara mereka melakukan kamuflase,” pungkasnya. (Syahdan/Red)

Share:

Minggu, 24 Mei 2026

Hendra Suriadi Kembali Nahkodai PP Medan Tenggara Periode 2026–2028

MakmurNews.com, Medan. -Musyawarah Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan yang di selenggarakan di Wisma Menteng 7 Minggu 24/5/2026.

Dalam musyawarah tersebut, Hendra Suriadi kembali terpilih sebagai Ketua Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Medan Tenggara untuk masa bakti 2026–2028.

Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pemuda Pancasila yang dibawakan oleh Fitri dari Srikandi PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai. Suasana semakin khidmat saat Hening Cipta dipimpin oleh pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Medan, Dedi.

Acara RPP turut dihadiri Ketua BP2AC Pemuda Pancasila Kota Medan Muhammad Hanafi Chaniago yang didampingi Suhendri, Dedi, dan Agus. Hadir pula Sekretaris PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai Budi Irwansyah, Wakil Ketua Zalaluddin Sitepu, Morit, Srikandi Ajeng, serta unsur pengurus lainnya.

Juga hadir Ketua-ketua ranting Pemuda Pancasila Se-Kecamatan Medan Denai, diantaranya Joni Karo-karo, Samsul, Jumarik dll.

Pembukaan RPP dibawakan langsung oleh Ketua BP2AC Pemuda Pancasila Kota Medan Muhammad Hanafi Chaniago. Dalam sambutannya, Hanafi meminta seluruh peserta musyawarah untuk menjaga ketertiban selama pelaksanaan RPP agar berjalan sebagaimana mestinya sesuai AD/ART Pemuda Pancasila yang dikeluarkan Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Medan.

“Jalankan RPP ini dengan tertib agar seluruh proses berjalan sesuai aturan organisasi dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan Pemuda Pancasila,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai Budi Irwansyah dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada ketua terpilih bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan bukan hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan hingga akhir masa jabatan,” tegasnya.

Dalam pidato perdananya usai terpilih kembali, Hendra Suriadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan anak ranting yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Ranting Pemuda Pancasila Medan Tenggara periode 2026–2028.

Hendra menegaskan komitmennya untuk terus berbuat kebaikan dan hadir di tengah masyarakat Medan Tenggara. Ia juga menyampaikan akan memperkuat sinergi dengan unsur Muspika serta Kapolsek Medan Area dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

“Kedepannya kami akan terus melakukan hal-hal positif untuk masyarakat, serta bekerja sama dengan Muspika dan pihak kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Medan Tenggara Kecamatan Medan Denai,” ujar Hendra. (Syahdan/Red)

Share:

Fachri Al Azizi Siregar, Alumni MAN 2 Labura Lulus Universitas Al-Azhar Kairo

MakmurNews.com, Labura. - Fachri Al Azizi Siregar, alumni MAN 2 Labuhanbatu Utara (labura) Plus Keterampilan dan Riset tahun pelajaran 2025/2026, dinyatakan lulus seleksi masuk Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir untuk tahun akademik 2026. 

Pengumuman kelulusan tersebut disampaikan melalui jalur resmi Program Markaz Al-Azhar Indonesia yang menjadi mekanisme seleksi calon mahasiswa Indonesia setiap tahunnya. Capaian ini menempatkan Fachri pada Jurusan Syariah Islamiyah, salah satu program studi yang menjadi fokus utama di Universitas Al-Azhar.

Universitas Al-Azhar Kairo dikenal sebagai salah satu pusat studi Islam tertua dan terkemuka di dunia. Seleksi melalui Markaz Al-Azhar Indonesia dilakukan secara ketat meliputi ujian tulis, lisan, dan penilaian berkas akademik. 

Fachri mengikuti seluruh tahapan seleksi tersebut dengan bimbingan dan dukungan dari pihak madrasah selama masa persiapan. Proses yang dilalui menunjukkan kesiapan akademik dan pemahaman keislaman yang dipersiapkan sejak di MAN 2 Labuhanbatu Utara Plus Keterampilan dan Riset.

Fachri Al Azizi Siregar juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diterimanya selama di madrasah. Ia mengatakan bahwa bimbingan dari para guru sangat membantu dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi.

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas kelulusan ini. Terima kasih kepada bapak ibu guru MAN 2 Labuhanbatu Utara Plus yang telah membimbing dan memotivasi saya. Semoga ilmu yang akan saya pelajari di Al-Azhar bisa bermanfaat dan saya dapat mengamalkan serta membagikannya dengan baik,” ungkapnya, Minggu (24/5/2026).

Kepala MAN 2 Labuhanbatu Utara Plus Keterampilan dan Riset Nasrah Bina Sejahtera, S.PdI, M. Si memberikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih alumninya. Ia menilai kelulusan ini merupakan hasil dari kerja keras siswa dan dukungan pembinaan yang dilakukan madrasah dalam bidang akademik, keterampilan, dan riset.

“Kami mengucapkan selamat kepada Ananda Fachri atas kelulusannya di Universitas Al-Azhar Kairo. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Kepala MAN 2 Labuhanbatu Utara mengungkapkan bahwa keberhasilan ini menambah daftar Alumni MAN 2 Labuhanbatu Utara Plus Keterampilan dan Riset yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam negeri ataupun luar negeri. Madrasah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan akademik dan non-akademik guna mendukung siswa mencapai cita-cita pendidikan mereka. (Fajar)

Share:

Sabtu, 23 Mei 2026

Blackout Listrik Ganggu Distribusi Air Bersih, Perumda Tirtanadi Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pelanggan

MakmurNews.com, Medan. -Direktur Utama Perumda Tirtanadi Sumatera Utara, Ardian Surbakti melalui para Kepala Instalasi IPAM (Instalasi Pengelolaan Air Minum) Limau Manis, Deli Tua, Hamparan Perak, Sunggal dan Martubung, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya pelayanan air bersih di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan salah satu Kepala Instalasi IPAM Limau Manis, Yan Henri, kepada awak media, Minggu (24/5/2026).

Menurut Yan Henri, gangguan distribusi air bersih terjadi akibat pemadaman listrik total (blackout) yang berdampak pada menurunnya debit produksi air serta terganggunya sistem kelistrikan dalam proses pengelolaan air minum di beberapa instalasi, seperti Limau Manis, Deli Tua, Sunggal, Hamparan Perak hingga Martubung.

“Pemadaman listrik total menyebabkan terganggunya sistem operasional pengolahan air minum sehingga berdampak pada distribusi air kepada pelanggan,” ujar Yan Henri.

Meski demikian, Perumda Tirtanadi terus berupaya menjaga pelayanan dengan mengoperasikan genset sebagai sumber listrik cadangan utama agar proses distribusi air tetap berjalan.

Yan Henri menambahkan, tim teknis Perumda Tirtanadi di lapangan saat ini terus bekerja maksimal untuk memastikan pasokan air bersih dapat segera kembali normal dan menjangkau seluruh pelanggan.

“Kami terus berupaya mendistribusikan air kepada pelanggan sampai kondisi kelistrikan dari PLN benar-benar kembali stabil,” pungkasnya.(Syahdan/Red)

Share:

Mengenal Sosok Laila, Guru MTsN 1 Medan Wakili Indonesia dalam Program Pelatihan Internasional di China

MakmurNews.com, Medan. – Fajar Lailatul Mi’rojiyah seorang guru berprestasi dari MadrasahTsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Medan, baru saja mengukir prestasi luar biasa di kancah internasional.  Ia terpilih mewakili Indonesia dalam program internasional “Training Program for Backbone Teachers of Luban Workshop in Asia Countries” yang akan dilaksanakan di China. 

Program tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia dan diikuti oleh guru-guru terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan pelatihan dijadwalkan berlangsung selama 14 hari mulai 21 Mei 2026.

Laila sapaan akrabnya sudah mengabdi sejak tahun 2010 dan merupakan guru mata pelajaran IPA di MTsN 1 Medan. Selain aktif mengajar di kelas,Ia juga dikenal sebagai pembimbing Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan MYRES (OMI) yang penuh dedikasi. 

Berbagai prestasi berhasil diraih siswa binaannya mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Ketekunan dan kesabarannya dalam membimbing siswa menjadi salah satu alasan dirinya dipercaya mengikuti program internasional tersebut.

Laila menceritakan, program pelatihan internasional tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan para guru dalam bidang pendidikan dan pengembangan keterampilan vokasi di kawasan Asia. 

“Para peserta akan mendapatkan berbagai materi pelatihan, pengalaman kolaborasi internasional, serta pengenalan teknologi pendidikan modern. Kesempatan ini juga menjadi ajang memperkenalkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di tingkat global,” ungkapnya, Kamis (21/5/2026).

Wanita yang memulai karier mengajarnya di MAS Modern Al Islam, Jember, Jawa Timur ini mengungkapkan bahwa keberhasilan yang diraih ini bukan perjuangan yang mudah, diantaranya harus melampirkan hasil  skor proficiency test toefl/ielts yg diakui IELTS minimal score 5.0, TOEFL ITP: minimal score 460; TOEFL iBT minimal score 45; English Score British Council minimal score level B2 yang bukan merupakan sertifikat prediction test, dan diterbitkan oleh ETS (Educational Testing Service), dengan masa berlaku maksimal 3 (tiga) tahun sejak diterbitkan.

Laila mengharapkan prestasi yang diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi para guru dan siswa untuk terus berusaha memberikan yang terbaik dalam dunia pendidikan. Pengabdian dan dedikasi seorang guru tidak hanya terlihat dari proses mengajar di kelas, tetapi juga dari semangat dalam membimbing dan mencetak generasi berprestasi.

Sebelum keberangkatannya ke China, Laila juga turut memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar terus semangat belajar dan berani meraih cita-cita. Ia mengingatkan para siswa untuk tidak mudah menyerah meskipun menghadapi berbagai keterbatasan dalam kehidupan. 

Menurutnya, kerja keras, doa, dan kesungguhan akan membuka jalan menuju kesuksesan. Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masa depan generasi muda madrasah.

Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi yang diraih salah satu guru di madrasah tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidikan. 

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pelatihan di China nantinya dapat dibagikan kepada guru dan siswa di lingkungan madrasah. “Kabar ini sangat membahagiakan sekaligus memberikan motivasi dan inspirasi bagi kita semua. Semoga akan lebih banyak lagi guru-guru yang mampu berprestasi hingga tingkat internasional,” ujarnya. (Sumber Humas)

Share:

Jumat, 22 Mei 2026

Jumat Berkah Pemuda Pancasila Sukaramai II, Tebar 150 Paket untuk Jamaah Masjid Amal Silaturrahmi”

MakmurNews.com, Medan. -Semangat berbagi di hari Jumat yang penuh berkah terus dilakukan Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Sukaramai II. Melalui kegiatan “Jumat Berkah”, ratusan paket makanan dibagikan kepada masyarakat dan jamaah Masjid Amal Silaturrahmi, Jalan Nikel Komplek Asia Mega, Jumat (22/5/2026).

Ketua Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Sukaramai II, Ahmad Iskandar Nainggolan atau yang akrab disapa Ucok, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat, khususnya warga Kelurahan Sukaramai II.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin terus hadir dan berbagi kepada masyarakat. Tidak hanya kegiatan Jumat Berkah, kami juga selalu berupaya membantu warga yang membutuhkan bantuan,” ujar Ucok saat ditemui wartawan.

Tampak hadir Bendahara ranting Muhammad Ridwan, Mantan Ketua ranting Suparman, unsur Ketua anak ranting serta seluruh pengurus ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Sukaramai II 

Ucok menjelaskan, kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat itu dapat berjalan berkat dukungan Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Area, Rahmadsyah Putra Tarigan, serta para donatur yang terus memberikan bantuan dan support.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Area dan seluruh donatur yang terus mendukung kegiatan ini. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi jamaah Masjid Amal Silaturrahmi dan masyarakat sekitar,” katanya.

Dalam kegiatan Jumat Berkah kali ini, Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Sukaramai II membagikan sebanyak 150 paket yang berisi makanan, mie instan, buah-buahan, dan minuman kepada jamaah usai melaksanakan sholat Jumat.

Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian tampak terlihat saat para kader Pemuda Pancasila turun langsung membagikan bantuan kepada jamaah. 

"Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap aksi sosial seperti ini terus berlanjut di tengah kehidupan sosial masyarakat. (Syahdan/Red)

Share:

Jumat Barokah, Pewarta Polrestabes Medan Pererat Sinergi dengan Masyarakat demi Kamtibmas

MakmurNews.com, Medan. – Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan kembali melaksanakan kegiatan rutin Jumat Barokah, Jumat (22/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara wartawan, aparat kepolisian, dan masyarakat Kota Medan.

Kegiatan yang berlangsung di sekitar Sekretariat Pewarta Polrestabes Medan tersebut diisi dengan silaturahmi, doa bersama, serta diskusi ringan bersama warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Medan.

Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis mengatakan, kegiatan Jumat Barokah bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi ruang untuk menampung masukan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan aparat penegak hukum. Karena itu, sinergi yang baik diharapkan mampu membantu menciptakan suasana Kota Medan yang lebih tertib dan nyaman.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kebersamaan sekaligus mendengar langsung berbagai masukan warga terkait keamanan lingkungan. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan berbagai persoalan kamtibmas dapat ditangani bersama,” ujarnya.

Selain doa bersama untuk keselamatan masyarakat dan jajaran kepolisian, para anggota Pewarta juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat aparat dalam memberantas berbagai tindak kriminalitas, termasuk pengungkapan kasus narkoba dan judi online di kawasan Jermal VII beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diimbau agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang mengganggu keamanan lingkungan. Partisipasi warga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kota Medan.

Pewarta Polrestabes Medan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pemberitaan yang objektif serta mendukung berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat. (Syahdan/Red)

Share:

Muhammad Yasin Ali Gea Berinfaq Untuk Panti Asuhan Putri Aisyiyah Kota Medan dan Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Helvetia

 

MakmurNews.com, Medan. 23 Mei 2026 — Ketua Umum Yayasan Pondok Konstitusi, Muhammad Yasin Ali Gea, menyerahkan bantuan infaq untuk Panti Asuhan Putri Aisyiah dan Panti Asuhan Putra Muhammadyah diberikan pada PPCM Muhammadiyah Kecamatan Helvetia, Sabtu (23/5). Penyerahan dilakukan melalui perwakilan keluarga, Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea, kepada Sekretaris PCM Helvetia, Isa Anshari SF, sebagai simbol kepedulian yayasan terhadap anak-anak yatim di lingkungan setempat.

Dalam sambutannya, Muhammad Yasin menegaskan bahwa aksi sosial ini berlandaskan pada nilai-nilai keislaman, khususnya hadis "khairunnas anfahum linnas" yang berarti manusia harus memberikan manfaat bagi sesama. "Kami percaya setiap bantuan, sekecil apa pun, menjadi wujud tanggung jawab sosial dan kasih sayang kepada anak-anak yatim," ujarnya.

Muhammad Yasin juga berbagi latar belakang pribadi yang mendorong pemilikannya terhadap kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa dalam keluarga mereka terdapat 10 anak yatim dari keluarga almarhum paman yang telah berpulang, sehingga ia dan keluarga merasakan langsung kondisi dan kebutuhan yang dialami oleh anak-anak tanpa pendampingan orang tua. Pengalaman itu menjadi motivasi kuat untuk membantu dan menggerakkan lingkungan persyarikatan agar lebih peduli.

"Panggilan kemanusiaan membuat kami ingin berbagi. Kami mengajak seluruh warga persyarikatan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan membantu mereka yang membutuhkan," tambah Muhammad Yasin.

Sekretaris PCM Helvetia, Isa Anshari, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan dukungan dari yayasan sangat berarti untuk operasional panti dan kesejahteraan anak-anak asuh. "Bantuan ini bukan hanya meringankan kebutuhan materi, tetapi juga menguatkan semangat anak-anak untuk tetap percaya dan berdaya," kata Isa.

Kegiatan penyerahan infaq tersebut berlangsung sederhana namun khidmat, dihadiri perwakilan keluarga, pengurus yayasan, dan pengurus PCM Helvetia. Pihak panti asuhan berjanji akan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan pendidikan, pangan, dan perawatan anak-anak asuh.

Dengan aksi ini, pihak yayasan berharap terjalin kolaborasi berkelanjutan dengan organisasi sosial dan keagamaan setempat, sehingga upaya membantu anak-anak yatim dan kelompok rentan lainnya dapat lebih sistematis dan berdampak jangka panjang. (Ril)

■Idris/Red

Share:

Kamis, 21 Mei 2026

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447H / 2026

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447H / 2026

Semoga pengorbanan dan keteladanan Nabi Ibrahim AS menginspirasi kita untuk meningkatkan keimanan, kepedulian, dan kebersamaan. 

Semoga amalan kurban diterima di Sisi Allah SWT serta  hati diberi ketenangan, dan rezeki dilipatgandakan. Sehat  Wal afihat. aminn 

Taqabbalallahu minna wa minkum.


Dari :

Haji Ilham Lubis.

Share:

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447H / 2026

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447H / 2026

Semoga pengorbanan dan keteladanan Nabi Ibrahim AS menginspirasi kita untuk meningkatkan keimanan, kepedulian, dan kebersamaan. 

Semoga amalan kurban diterima di Sisi Allah SWT serta  hati diberi ketenangan, dan rezeki dilipatgandakan. Sehat  Wal afihat. aminn 
Taqabbalallahu minna wa minkum.


Dari :
Urai Avian
Share:

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447H

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. 

Semoga ibadah qurban dan pengorbanan kita diterima oleh Allah SWT, membawa keberkahan, mempererat ukhuwah, serta menghadirkan kepedulian terhadap sesama. 

Dari :

Edwin Syahputra Lubis — mohon maaf lahir dan batin.

Share:

KUNJUNGAN SPESIFIK KOMISI III DPR-RI TAHUN 2026 DI KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA

Monitoring Tantangan Pelaksanaan KUHP Dan KUHAP Di Kejati Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara Dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara


MakmurNews.com, Medan. [22/5/2026], Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia berkunjung ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada Kamis (21/5/2026) yang berlangsung dan dipusatkan di aula cipta kerta lantai III Kejati Sumatera Utara Jalan Jenderal Besar AH Nasution Medan, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka Kunjungan Kerja Spesifik sebagai bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi pemberlakukan dan penerapan KUHP dan KUHAP baru serta melakukan Analisa terhadap tantangan dalam pemberlakuan KUHAP dan KUHP baru di lingkungan institusi penegak hukum di Sumatera Utara.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi III DPR RI dipimpin oleh Dr.A.Sahroni (wakil Ketua Komisi III DPR-RI) sebagai pimpinan rombongan bersama para anggota yakni Dr.Hinca Panjaitan, Irjen Pol (P) Mahfud Arifin, Drs.Siti Aisyah, SH, Widya Pratiwi,SH, Abdullah,S.Sy, Benny Utama, SH.,MM, Martin Tumbelaka, Drs.Adang Daradjatun, Rudianto Lallo,SH.,MH, Sudin, SE, dan Nabil Husein Said.

Turut menghadiri dan mengikuti kegiatan itu, Kajati Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH beserta PJU Kejati Sumut, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan F dan PJU Polda Sumut, Kepala BNN Provinsi Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho, para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) hingga seluruh Kepala BNN Kota dan Kabupaten se provinsi Sumatera Utara.

Saat berlangsung diskusi dan pemaparan, ketua Tim rombongan menyampaikan bahwa tujuan spesifik kunjungan ini adalah memastikan apakah KUHP dan KUHAP yang baru yang mulai berlaku awal tahun ini telah dilaksanakan dengan baik di wilayah hukum Sumatera Utara, sehingga perlu dilakukan inventarisir terkait tantangan dan hambatan dalam proses pemberlakukan KUHAP dan KUHP baru tersebut sehingga diharapkan dapat mewujudkan tujuan positif penerapannya demi kepentingan hukum di masyarakat.

Sementara itu, Kajati Sumatera Utara dalam sambutannya mengungkapkan rasa sykur dan bangga atas kunjungan dari Komisi III DPR RI di Kejati Sumatera Utara, ini menjadi moment penting bagi jajaran Kejati Sumatera Utara untuk dapat mengutarakan secara langsung perihal saran masukan terkait kondisi dan situasi penegakan hukum pasca berlakunya KUHAP dan KUHP baru saat ini serta juga dapat menunjukkan secara langsung kondisi di lingkungan Kejati Sumatera Utara yang sangat penting sebagai masukan bagi kepentingan institusi Kejati Sumatera Utara sebagai Lembaga penegakan hukum.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah pusat dalam mempercepat penyusunan regulasi turunan, sekaligus memastikan implementasi KUHP dan KUHAP berjalan efektif di seluruh daerah, termasuk di Sumatera Utara. (Sumber Kasi Penkum Kejetisu)

■Rahmad P.

Share:

Dishub Karo Disorot: Angkot Berplat Luar Sumut Beroperasi, Parkir Semakin Semrawut dan Layanan KIR Terabaikan

MakmurNews.com, Kabanjahe. — Kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karo mendapat sorotan tajam dari warga dan pelaku angkutan setelah maraknya kendaraan angkutan kota (angkot) berpelat luar Sumatera Utara yang bebas beroperasi serta kondisi parkir di pusat kota yang semakin semrawut. Temuan ini mengemuka menyusul sejumlah keluhan masyarakat dan pengemudi, Kamis (21/5/2026).

Warga menilai keberadaan angkot berpelat luar daerah menimbulkan masalah pengawasan dan ketertiban operasional transportasi lokal. Selain mengganggu kinerja angkutan lokal, fenomena ini berpotensi menurunkan pendapatan asli daerah (PAD) serta menimbulkan persaingan tidak sehat antar pengusaha angkutan.

“Kami lihat banyak angkot berplat luar Sumut lalu lalang di jalur Kabanjahe–Berastagi. Pengawasan tak ada, sehingga meresahkan sopir lokal dan pengguna jalan,” kata seorang warga Kabanjahe yang enggan disebutkan namanya kepada MakmurNews.com.

Kondisi lalu lintas di pusat Kota Kabanjahe–Berastagi juga dilaporkan semakin kacau karena parkir sembarangan di badan jalan. Parkir yang tidak tertata menyebabkan kemacetan dan mengganggu arus lalu lintas, sementara penegakan aturan oleh petugas Dishub dinilai lemah. “Setiap hari macet, parkir seenaknya di pinggir jalan. Tidak ada ketegasan dari Dishub,” ujar warga lain.

Selain itu, minimnya pemasangan rambu lalu lintas dan tanda larangan di sejumlah titik rawan juga menjadi sorotan. Masyarakat menilai ketiadaan rambu yang memadai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap aspek keselamatan transportasi.

Permasalahan krusial lain berkaitan dengan pelayanan uji berkala (KIR) bagi kendaraan barang. Sejumlah sopir dan pengusaha mengaku kesulitan mengurus buku uji berkala karena tidak adanya petugas yang*; menangani pemeriksaan. Kondisi ini menyebabkan banyak kendaraan barang diduga masih beroperasi tanpa buku uji resmi, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kalau seperti ini terus, bagaimana pengawasan kendaraan angkutan di Tanah Karo bisa berjalan baik? Petugas tidak ada, pengurusan terkendala,” kata seorang sopir mobil barang.

■Respons Pemkab dan Dishub

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Karo segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dishub agar penataan transportasi, keselamatan lalu lintas, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih baik. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo, Frolin Perangin-angin, SH., M.Si., yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh MakmurNews.com belum memberikan jawaban.

Rekomendasi sementara yang diusulkan oleh warga dan praktisi transportasi meliputi penertiban angkutan berplat luar daerah, penataan dan penegakan aturan parkir di pusat kota, pemasangan rambu di titik-titik rawan, serta penambahan personel dan fasilitas untuk pelayanan KIR agar pemeriksaan berkala kendaraan dapat berjalan lancar.

Catatan keselamatan publik menjadi prioritas bagi pelaku usaha, pengguna jalan, dan pemerintah daerah. Evaluasi cepat dan langkah penertiban yang terukur dinilai mendesak untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas dan memperbaiki kelancaran transportasi di Kabupaten Karo.

Reporter: Sihar Tambunan, SH —

Share:

Siswa MIN 5 Medan Borong 4 Medali Kejuaraan Pencak Silat Riau Challenge 2 Piala Kemenpora

MakmurNews.com, Medan.- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MIN 5 Medan dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Riau Challenge 2 Memperebutkan Piala Kemenpora setelah berhasil memborong 4 medali.  

Kejuaraan tersebut berlangsung pada tanggal 15 hingga 17 Mei 2026. Kegiatan dilaksanakan di Hall Beladiri Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau. Ajang ini diikuti oleh atlet-atlet muda terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Prestasi gemilang tersebut diraih oleh M. Yafi Aslam berhasil meraih medali emas pada kelas under usia dini 1, Al Hakim Pratama sukses meraih  medali emas pada kelas under usia dini 2, Davin Andra Shaqiri memperoleh medali emas pada kelas G usia dini 2 dan Sastra Ananda Siagian sukses meraih mdali perunggu  pada kelas A usia dini 2.

Kepala MIN 5 Medan, Sri Darmawati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi para siswa. Beliau mengapresiasi kerja keras peserta didik dan para pelatih yang telah membimbing dengan baik. 

“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih siswa-siswi MIN 5 Medan. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa peserta didik madrasah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan bakatnya,” ujarnya.

Sri Darmawati menyampaikan, ajang pencak silat ini bukan hanya sekadar perlombaan untuk mencari juara. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah pembentukan karakter peserta didik. Melalui olahraga pencak silat, siswa belajar tentang disiplin dan kerja keras.

“Selain itu, nilai sportivitas dan rasa percaya diri juga semakin terbentuk. Pengalaman bertanding memberikan pelajaran penting bagi perkembangan mental siswa. Hal ini sangat bermanfaat dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berprestasi,” ungkapnya.

Kepala MIN Medan menambahkan, Guru pembimbing dan orang tua siswa turut memberikan dukungan penuh selama kejuaraan berlangsung. Latihan rutin dilakukan demi mempersiapkan peserta menghadapi pertandingan. Kerja sama antara madrasah, pelatih, dan keluarga menjadi faktor penting keberhasilan siswa. Semangat dan doa terus diberikan agar para atlet muda mampu tampil maksimal. Hasil yang diperoleh menjadi buah dari perjuangan dan latihan yang tidak mudah.

“Prestasi yang diraih para siswa ini semakin memperkuat citra positif madrasah. MIN 5 Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik,” pungkasnya. (Sumber Humas)

Share:

CPNS Formasi 2024 Dilantik, Kakanwil Kemenagsu: Kerja Integritas, Disiplin, Profesional, dan Junjung

MakmurNews.com, Medan. -Sebanyak 623 Calon Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara formasi tahun 2024 resmi dilantik menjadi PNS, Kamis (21/05/2026). Menteri Agama KH. Narasuddin Umar secara resmi melantik serentak secara nasional, disaksikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Nasional Republik Indonesia Zudan Arif Fakrulloh dan seluruh pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama.

Pelantikan dilaksanakan secara luring dan daring. Untuk titik lokasi Sumatera Utara dibagi menjadi 11 titik lokasi yaitu Aula Kanwil Kemenag Sumut, Aula Kantor Kemenag Simalungun, Dairi, Asahan, Labuhanbatu, Padanglawas, Toba Samosir, Nias, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal.

Hadir dalam Pelantikan titik Lokasi Kanwil Kemenag Sumut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi, Kepala Bagian Tata Usaha Syafrizal Bancin, Kepala Bidang Pendidkan Madrasah Erwin Pinayungan Dasopang, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Sakoanda Siregar, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Dahyar Husein, Pembimas Katolik Marihuttua Pasaribu, Pembimas Buddha Sukasdi, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi.

Dalam arahannya, Menteri Agama RI menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, serta dedikasi ASN Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Para ASN yang baru diangkat diharapkan mampu menjaga amanah dan menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Menag menekankan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar perubahan administratif, tetapi amanah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab.

“Sebagai ASN Kementerian Agama, selain memegang core value berAKHLAK (Berorientasi Layanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif), khusus untuk ASN Kementerian Agama, saya ingatkan, kalau ingin berhasil di dalam karirnya, lakukanlah ISTIQOMAH (Ikhlas, Sabar, Tawadu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Hikmah),” kata Menag.

“Sepanjang saudara menjalankan ISTIQOMAH ini, Tuhan akan menuntun setiap langkah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN di Kementerian Agama,” pesan Menag.

“Menjadi PNS Kementerian Agama berarti menjadi pelayan masyarakat yang mengemban tugas mulia untuk menjaga kehidupan beragama yang rukun, damai, dan harmonis. Integritas, loyalitas, dan dedikasi harus menjadi nilai utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” sambungnya.

“Kalau ini semua dilakukan, kalian bukan hanya sukses di dunia tapi juga akan sukses berkarir sampai masa mendatang bahkan sampai di akhirat. Mulai hari ini ubah gaya dan pandangan hidupnya sebagai konsekuensi bekerja di Kementerian Agama,” ucap Menag.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin dalam laporannya mengatakan pengadaan ASN Kementerian Agama tahun 2024 mengedepankan prinsip transparan dan akuntabel. Ia menuturkan seleksi CASN Kementerian Agama dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik KKN.

“Proses seleksi berjalan dengan tidak membedakan jenis kelamin, suku, agama ras dan asal daerah. Berharap dengan investasi besar dalam sistem yang akuntabel ini akan menghasilkan outcome pada pelayanan publik yang prima,” kata Sekjen.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh dalam sambutannya berpesan kepada para PNS baru dilantik untuk selalu mengedepankan profesionalisme, memupuk solidaritas sesama ASN dan menjaga integritas dalam mengemban tugas sebagai ASN.

“Karena dunia telah berubah, teman-teman tidak boleh hidup di masa lalu untuk di masa kini, ingat 4K sepanjang kalian bertindak. “K” yang pertama adalah Kecepatan. Didalam bekerja, perhatikan aspek kecepatan, jangan kerja lambat, harus mampu bekerja cepat. Kedua, Kemudahan Pelayanan, beri pelayanan yang memudahkan semua pihak, jangan mempersulit, permudah semua pelayanan kepada masyarakat. Ketiga, Kemanfaatan Kebijakan, buat kebijakan yang banyak memberikan manfaat untuk umat. “K” yang terakhir adalah Kebahagiaan, pikirkan kebahagiaan masyarakat. 4K ini yang harus selalu menjadi orientasi kita dalam bekerja,” ucapnya.


Kakanwil Kemenagsu: ASN Harus Jadi Teladan

Usai mengikuti Pelantikan Nasional, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi memberikan bimbingan dan arahan ke pada ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut secara daring dan luring. ada 76 PNS yang mengikuti secara luring di Aula Kanwil Kemenag Sumut.

Ahmad Qosbi menyampaikan sesuai regulasi seluruh PNS yang mengucapkan sumpah mengandung tanggung jawab pada diri sendiri, masyarakat, pemerintah, bangsa dan negara, dan Tuhan yang Maha Esa. Sumpah tersebut menjadi kode etik dan kode perilaku yang melekat secara pribadi pada diri PNS, baik saat kedinasan, maupun di luar kedinasan.

Ia juga menyampaikan seluruh rangkaian pengadaan PNS telah dilalui dan dilaksanakan sesuai aturan, mulai dari perencanaan, pengumuman, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil, pengangkatan, hingga hari ini pelantikan dan pengambilan sumpah/janji sebagai PNS.

“Sebuah proses yang ketat dan tidak mudah, insya Allah dijamin tidak ada permainan di dalamnya. Insya Allah dengan proses seleksi yang profesional, trasparan, dan akuntabel ini menghasilkan PNS yang kita yakini sesuai kebutuhan, dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan, dan menghadirkan wajah pelayanan yang lebih baik kedepannya,” ujarnya.

Ia berpesan agar PNS yang dilantik mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing. Menjaga etika dan marwah profesi, serta memberikan pelayanan terbaik ke pada masyarakat dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

“Jangan berhenti hanya karena sudah menjadi PNS, sudah puas dengan apa yang sudah diraih hari ini. terus belajar, tingkatkan kompetensi, dan memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan instansi, maupun Pembangunan bangsa, dan turut nyata mewujudkan “Kemenag Berdampak”, tambahnya.

Kakanwil Kemenag Sumut menekankan agar PNS yang baru dengan yang lama saling berkolaborasi dan saling nasihat menasihati. Jadikan PNS baru ini sebagai kekuatan baru untuk mewujudkan visi dan misi bersama. Kakanwil mengingatkan ke pada PNS yang berkaitan dengan proses pengadaan ASN agar tidak melakukan maladministrasi dan apa yang melanggar aturan.

“Jangan ciderai proses bersih yang sudah kita lalui dalam pengadaan PNS ini, jangan ada yang minta-minta dengan dalih apapun, baik sebagai ucapan terima kasih, untuk biaya ini itu, atau alasan lainnya. Jalankan tugas secara jujur, nikmati apa yang merupakan hak kita, syukuri apa yang telah diberikan ke pada kita, jangan mencari lebih sehingga harus bertentangan dengan peraturan perundang-perundangan,” pungkasnya. (Sumber Humas)

■Fajar Trihatya

Share:

Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara Berbagi Buku untuk Korban Bencana di Tukka, Wujud Nyata Kebangkitan Melalui Literasi*

MakmurNews.com, Tapanuli Tengah. – Semangat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan upacara seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. 

Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang digelar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah di lokasi terdampak bencana, Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara hadir mengambil bagian dengan menggelar gerakan sosial “Berbagi Buku, Bersama Pulihkan Semangat Anak Negeri” di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (20/5/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kolaborasi kemanusiaan dan pendidikan yang dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang tahun ini dipusatkan di kawasan terdampak bencana, tepatnya di Lapangan SD Darurat Sigiring-giring, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memilih lokasi tersebut sebagai simbol bahwa kebangkitan bangsa harus dimulai dari daerah yang sedang mengalami ujian dan membutuhkan perhatian bersama.

Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara bersama sejumlah organisasi yaitu Forum masyarakat literasi indonesia, 

Penerbit merdeka kreasi group, Anugrah Bersama Cahaya, Penerbit Bumi Aksara group, 

Ikatan mahasiswa anti korupsi, Barisan mahasiswa peduli sumatera utara 

hadir membawa bantuan berupa paket buku bacaan dan buku pendidikan yang diperuntukkan bagi anak-anak terdampak bencana di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah Khususnya Kecamatan Tukka. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat baru bagi anak-anak agar tetap memiliki akses belajar dan semangat menuntut ilmu meskipun berada dalam kondisi pascabencana.

Koordinator relawan Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara Mhd Hanafiah Lubis menyampaikan bahwa kegiatan berbagi buku ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi anak-anak yang terdampak bencana. Bencana tidak hanya berdampak terhadap infrastruktur dan ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat memengaruhi psikologis anak-anak serta keberlangsungan pendidikan mereka.

“Literasi adalah cahaya masa depan. Ketika bencana datang, yang harus kita pulihkan bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga harapan, semangat, dan mimpi anak-anak Indonesia. Karena itu, kami hadir melalui gerakan berbagi buku sebagai bentuk kepedulian nyata,” ungkap perwakilan Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara.

3000 eksemplar Buku dalam 50 paket bingkisan buku yang telah dipersiapkan sebelumnya dikumpulkan oleh Komunitas Peduli literasi Sumatera Utara. Buku-buku tersebut terdiri dari buku bacaan anak, buku referensi, serta berbagai bahan literasi yang dapat membantu proses belajar peserta didik di wilayah terdampak.

Momentum kegiatan menjadi semakin bermakna karena dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memperingati Harkitnas ke-118 dengan cara berbeda, yakni menggelar upacara langsung di lokasi bencana sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.

Upacara Hari Kebangkitan Nasional tersebut dipimpin oleh Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel selaku inspektur upacara dengan mengusung semangat kebangkitan bangsa melalui pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, serta transformasi sosial menuju masa depan yang lebih baik. Tema yang diangkat dalam peringatan Harkitnas tahun ini menegaskan pentingnya menjaga generasi bangsa sebagai fondasi pembangunan nasional di tengah tantangan zaman yang terus berkembang. 

Di tengah pelaksanaan kegiatan, para relawan Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan peserta didik. Kehadiran relawan membawa suasana hangat sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial merupakan salah satu bentuk nyata kebangkitan nasional.

Kegiatan berbagi buku ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga mengaku merasa terbantu dan terharu atas perhatian yang diberikan berbagai komunitas dari luar daerah yang datang membawa semangat baru bagi anak-anak mereka.

Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Tukka menyampaikan apresiasi atas gerakan literasi tersebut. Menurutnya, bantuan buku menjadi sesuatu yang sangat penting karena pendidikan merupakan kebutuhan jangka panjang yang harus tetap berjalan meskipun daerah sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Rangkaian kegiatan berlangsung penuh semangat. Paket-paket buku yang sebelumnya telah dipersiapkan secara khusus diserahkan langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu S.H., M.H. secara simbolis kepada pihak sekolah dan perwakilan penerima manfaat. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan antusiasme relawan dan masyarakat yang bersama-sama membangun optimisme baru di tengah situasi pascabencana. 

Dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah melalui sekretaris dinas Ibu susylawati, S.Pd., M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan berbagi buku bagi anak-anak terdampak bencana di Kecamatan Tukka. Kepedulian ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan dan literasi merupakan tanggung jawab bersama. Bantuan buku yang diberikan bukan sekadar sarana belajar, tetapi juga penyemangat bagi generasi muda untuk terus bangkit dan menatap masa depan dengan optimis.

Gerakan berbagi buku ini sekaligus menjadi pengingat bahwa literasi memiliki peran penting dalam proses pemulihan sosial. Buku bukan sekadar media pembelajaran, tetapi juga jendela harapan yang dapat membantu anak-anak membangun kembali mimpi dan masa depan mereka.

Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara menegaskan bahwa kegiatan ini bukan menjadi langkah terakhir, melainkan bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program pendidikan, penguatan budaya literasi, serta gerakan sosial kemanusiaan lainnya.

Semangat “Bersama Pulihkan Semangat Anak Negeri” yang diusung dalam kegiatan ini menjadi pesan kuat bahwa kebangkitan bangsa dimulai dari kepedulian terhadap sesama. Ketika masyarakat bergerak bersama, bergandengan tangan membantu mereka yang membutuhkan, maka nilai-nilai kebangsaan dan gotong royong akan terus hidup di tengah kehidupan masyarakat Indonesia.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kecamatan Tukka akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menjelma menjadi momentum refleksi bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana menghadirkan harapan, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.

Melalui aksi nyata berbagi buku bagi anak-anak terdampak bencana di Tapanuli Tengah, Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara membuktikan bahwa literasi dapat menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan. Dari Tukka, semangat kebangkitan itu kembali disuarakan: membangun negeri dimulai dari membangun generasi, dan membangun generasi dimulai dari literasi. (red)

Share:

Rabu, 20 Mei 2026

Siswa MAN 1 Madina Borong Dua Medali Emas di Ajang Internasional WYIE 2026 Malaysia

MakmurNews.com, Mandailing Natal.  - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswa-siswi MAN 1 Mandailing Natal (Madina) di tingkat internasional. Pada ajang bergengsi World Young Inventors Exhibition 2026 yang berlangsung pada 18–20 Mei 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre, dua tim riset MAN 1 Mandailing Natal sukses meraih dua medali emas melalui inovasi berbasis bahan alami dan ramah lingkungan.

Kompetisi internasional yang diselenggarakan di Kota Kuala Lumpur tersebut merupakan salah satu ajang inovasi dan penelitian terbesar yang mempertemukan para inovator muda, pelajar, mahasiswa, akademisi, serta peneliti dari berbagai negara. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mempresentasikan hasil riset dan inovasi terbaik mereka di hadapan dewan juri internasional.

MAN 1 Mandailing Natal tampil membanggakan dengan mengirimkan dua tim riset terbaik yang berhasil menunjukkan kualitas dan kreativitas luar biasa. Kedua tim mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara dan berhasil membawa pulang medali emas untuk Indonesia.

Tim pertama bernama DEOFRESH berhasil meraih medali emas melalui inovasi deodorant alami berbahan dasar daun bidara dan daun senggani. Produk tersebut dibuat sebagai alternatif deodorant herbal yang aman digunakan, ramah lingkungan, serta memanfaatkan potensi tanaman lokal yang memiliki manfaat antibakteri alami.

Tim DEOFRESH dibimbing oleh Lili Purnama, S.E., M.E. dengan anggota tim Alif Pratama (XI-I), Intan Rahmadani (XI-F), Rasti Setiawan Lubis (X-F), Natasya Ramadhani Maharani Nst (X-D), Aisah (X-F), Izzatul Jinan (X-B), dan Niswatul Mufidah Lubis (X-F).

Sementara itu, tim kedua bernama MOCHA juga sukses meraih medali emas melalui inovasi sabun kertas berbahan ampas kopi. Inovasi ini dinilai unik karena memanfaatkan limbah ampas kopi menjadi produk higienis yang praktis, ekonomis, dan memiliki nilai guna tinggi. Selain itu, produk tersebut juga mendukung pengurangan limbah organik sehingga memiliki nilai tambah dalam aspek keberlanjutan lingkungan.

Tim MOCHA dibimbing oleh Wahyu Alim, S. Pd. dengan anggota tim Riana Sari Lubis (XI-F), Ummi Kalsum Hanafi (XI-L), Arisah Nabila (X-F), Rizqi Aliyah Rangkuti (X-F), Wafa Azzahro (X-G), Asnah Aulia Urohmah (X-F), dan Rafa Ibrahim Kamal Siregar (X-G).

Keberhasilan kedua tim ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa, bimbingan guru, serta dukungan penuh dari pihak madrasah dalam mengembangkan budaya riset dan inovasi di lingkungan pendidikan. Selama proses persiapan, para peserta melakukan berbagai tahapan penelitian mulai dari pengumpulan data, pengujian produk, penyempurnaan desain, hingga presentasi ilmiah berstandar internasional.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan generasi inovatif yang siap bersaing di tingkat global. Inovasi yang dihasilkan siswa MAN 1 Mandailing Natal juga menunjukkan kepedulian terhadap pemanfaatan bahan alami lokal dan isu lingkungan berkelanjutan.

Kepala MAN 1 Mandailing Natal, Hajjah Salbiah, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian luar biasa tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi internasional yang diraih siswa-siswi MAN 1 Mandailing Natal. Dua medali emas ini menjadi bukti nyata bahwa peserta didik madrasah mampu bersaing di level dunia melalui inovasi dan penelitian. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik madrasah serta Indonesia di tingkat internasional,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembimbing yang telah mendampingi dan membina siswa dengan penuh dedikasi hingga mampu meraih prestasi membanggakan di ajang internasional tersebut.

Dengan raihan dua medali emas pada WYIE 2026, MAN 1 Mandailing Natal kembali menegaskan komitmennya sebagai madrasah riset yang terus mendorong lahirnya generasi unggul, kreatif, inovatif, dan berdaya saing global. (Rl/Fajar)

Share:

Optimisme Menatap Masa Depan Indonesia

Oleh: Yakub F. Ismail

Di tengah situasi ketidakpastian global disertai ancaman perlambatan pergerakan ekonomi dunia dipicu persoalan konflik geopolitik, hingga tekanan terhadap rantai pasok internasional yang kian menghawatirkan, Indonesia justru berada di titik penuh keyakinan menatap masa depan yang lebih cerah.

Melalui pidato yang disampaikan Presiden RI, Prabowo Subianto pada Sidang Paripurna DPR RI terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2027, tampak bahwa Indonesia mampu tumbuh lebih kuat dan mandiri lewat serangkaian strategi ekonomi yang tepat, kebijakan fiskal yang matang, serta penguatan pengelolaan sumber daya alam nasional yang produktif. 

Yang lebih menarik, target pertumbuhan ekonomi justru dipatok dari 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027 untuk persiapan langkah menuju 8 persen pada 2029 mendatang.

Tentu, target tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan kepercayaan diri negara terhadap potensi besar yang dimiliki republik ini. 

Di balik target tersebut, tersimpan harapan yang begitu besar bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar atau penonton dalam lanskap ekonomi global, melainkan harus ambil peran sebagai kekuatan ekonomi baru yang mampu mengelola kekayaannya secara mandiri tanpa bergantung kepada pihak manapun demi kesejahteraan rakyat.

Refleksi Pidato Presiden

Jika disimak dengan seksama maka pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna DPR RI sejatinya menunjukkan arah besar kebijakan ekonomi Indonesia ke depan yang penuh optimistik. 

Narasi besar yang dikandung dalam pidato tersebut yakni ingin membangun kemandirian ekonomi nasional berbasis penguatan fiskal, optimalisasi sumber daya alam, dan peningkatan kekuatan ekonomi domestik. 

Dalam paparannya, Presiden secara gamblang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional berada pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027 sebagai fondasi penting menuju target ambisius 8 persen yang bakal direalisasikan pada 2029. 

Target tersebut tentu bukan sesuatu yang mengambang tanpa pijakan. Ia mencerminkan keyakinan pemerintah bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang cukup kokoh untuk tumbuh lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan global itu sendiri.

Perlu ditegaskan bahwa optimisme yang digemakan Prabowo tidak dibangun di atas pendekatan populis semata dengan tujuan menyenangkan hati rakyat.

Sebaliknya, semua itu disiapkan melalui strategi ekonomi yang disebut Prabowo sebagai kebijakan fiskal yang prudent (cermat) dan berkelanjutan. 

Ini berarti bahwa pemerintah sendiri sebetulnya tengah berusaha menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesehatan fiskal negara agar pembangunan tidak hanya tumbuh cepat, tetapi juga stabil dan berjangka panjang.

Pidato Presiden juga mencerminkan arah baru kebijakan seputar pengelolaan sumber daya alam Indonesia. 

Pemerintah menekankan pentingnya penguatan kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari sektor SDA agar manfaat kekayaan alam nasional dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat Indonesia.

Langkah tersebut rencana akan direalisasikan melalui penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA yang mewajibkan ekspor sejumlah komoditas strategis dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah.

Sekilas, kebijakan ini menunjukkan adanya komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat kontrol terhadap rantai perdagangan komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan produk paduan besi. 

Apa yang bisa dibaca dari poin pidato presiden adalah pesan bahwa pembangunan ekonomi nasional ke depan tidak lagi berorientasi pada pertumbuhan angka semata, melainkan juga pada kedaulatan ekonomi dan keberpihakan terhadap kepentingan nasional.

Dasar Optimisme

Optimisme adalah sebuah kata yang tepat untuk disematkan pada esensi pidato Presiden tersebut. Melalui pidato yang penuh optimistik, presiden mencoba meyakinkan seluruh rakyat Indonesia untuk percaya diri terhadap masa depan Indonesia. 

Terlepas dari kondisi ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, Indonesia justru memiliki sejumlah sumber daya besar yang membuat prospek ekonominya tetap menjanjikan. 

Pertama, kekuatan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia masih sangat melimpah. Hal itu bisa dirunut mulai dari sektor energi, pertambangan, perkebunan, sampai dengan sektor kelautan.

Indonesia bisa dikatakan merupakan salah satu negara yang mempunyai cadangan sumber daya terbesar di dunia. Potensi inilah yang kini mulai diarahkan pemerintah untuk memberikan nilai tambah lebih besar bagi ekonomi nasional.

Kedua, tidak bisa dipandang sebelah adalah bahwa Indonesia memiliki pasar domestik yang besar dan relatif kuat dibanding negara-negara yang tidak memiliki keunggulan serupa. 

Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 280 juta jiwa, maka konsumsi domestik Indonesia merupakan bantalan penting di saat ekonomi global mengalami perlambatan. 

Berdasarkan fakta empiris, banyak negara mengalami tekanan karena ketergantungan ekspor yang tinggi, sementara Indonesia kini masih memiliki kekuatan konsumsi masyarakat sebagai penggerak utama ekonomi nasional.

Ketiga, yang tidak kalah penting adalah kesempatan bonus demografi yang menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk melompat menjadi negara maju. 

Merujuk data yang ada, jumlah penduduk usia produktif Indonesia saat ini dalam jumlah yang sangat besar di mana hal tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila mampu dikelola melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan industri, serta peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. 

Dalam konteks ini, target pertumbuhan ekonomi tinggi yang sedang dicanangkan pemerintah sebenarnya memiliki landasan pijak dan keterkaitan erat dengan upaya membuka ruang ekonomi baru bagi generasi muda Indonesia.

Karena itu, di tengah menghadapi persaingan global yang kian ketat ini, Indonesia sebetulnya mempunyai peluang emas untuk tampil sebagai kekuatan ekonomi baru dunia. Kuncinya ada pada tatakelola sumber daya dan kerja sama dalam membangun bangsa.

Penulis adalah Direktur Eksekutif INISIATOR

Share:

DIPIMPIN LANGSUNG KAJATI MUHIBUDDIN, KEJATI SUMATERA UTARA GELAR UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL TAHUN 2026



Jaga Tunas Bangsa Demi Keadulatan Negara

MakmurNews.com, Medan. [20/5/2026], bertempat dilapangan apel Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Jalan Jenderal Besar AH Nasution Medan, Kajati Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH memimpin langsung upacara peringatan hari kebangkitan nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 dengan mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Keadulatan Negara”.

Upacara tersebut di laksanakan dan dikuti seluruh pejabat utama (PJU), para koordinator dan Kabag TU, para Kasi dan Kasubbag hingga seluruh pegawai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Dalam amanat Menteri Komunikasi Dan Digital yang dibacakan oleh Kajati Sumut pada pokoknya menyampaikan bahwa dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama. Kita harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat. Ujar Kajati.

Sejalan dengan itu, sebagai warga korps adhyaksa wajib hukumnya untuk bergerak bangkit sesuai semangat nasional untuk menegakkan hukum secara profesional dan humanis guna terus mendukung pencapaian cita cita dan tujuan pemerintah dan negara dalam menciptakan supremasi hukum yang berkeadilan dengan mengedepankan rasa kemanusiaan yang berkeadilan. (sumber kasi penkum)

■ Rahmad P

Share:

PP HCMNI Mendukung Sepunuhnya Pemekaran Kabupaten Kepulauan Batu, Ditargetkan Rampung Desember 2026

MakmurNews.com, Medan. 20 Mei 2026 -Pimpinan Pusat Himpunan Cendekiawan Muslim Indonesia (PP- HCMNI) berkedudukan di Sumatera Utara menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap inisiatif pemekaran wilayah menjadi Kabupaten Kepulauan Batu. Dukungan itu disampaikan seiring penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Panitia Pemekaran Kabupaten Kepulauan Batu (KKB) dan Universitas Banten Jaya (UNBAJA) untuk penyusunannya, yang menjadi landasan ilmiah pengajuan DOB.

Bendahara Umum PP - HCMNI, Rusdianto Ricky Sastro, yang berasal dari komunitas anak kepulauan (SIMUK), mengatakan langkah kerja sama ini menandai fase baru dalam upaya mewujudkan otonomi daerah bagi masyarakat Kepulauan Batu. "Kami sangat mendukung komunitas anak kepulauan terhadap inisiatif DOB yang diinisiasi Panitia KKB," ujarnya di Medan, Rabu (20/5/2026). Dukungan tersebut mencerminkan harapan agar pemekaran KKB mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik di wilayah kepulauan Nias.

PKS bernomor 001.12.1/04/PKS-KKBUBJ/2026 tersebut diteken di Kota Serang, Banten, pada 27 April 2026 oleh Ketua Umum Panitia Pemekaran KKB, Adv. Dr. Indranas Gaho, S.H., M.Kn., dan Rektor UNBAJA, Prof. Dr. Dadang Herli Saputra, S.IP., M.Kn. Penandatanganan turut diwarnai kehadiran sejumlah tokoh dan pengurus organisasi pendukung, termasuk Pdt. Yuardin Wate dan Pdt. Yotius Walui dari PPKKB Jabodetabek, serta Yaaro Gaho (Sekretaris PPKKB Jabodetabek).

Ketua Umum Panitia KKB, Indranas Gaho, menyatakan PKS ini merupakan tindak lanjut mandat Surat Keputusan Bupati Nias Selatan yang mengamanatkan pemenuhan persyaratan administratif dan teknis untuk pengajuan pemekaran. "Kami menggandeng UNBAJA karena memiliki kompetensi riset yang kuat. Pemekaran Kepulauan itu akan menjadi instrumen vital untuk mengkaji potensi dan kelayakan Kabupaten Kepulauan Batu menjadi daerah otonom," katanya melalui keterangan resmi.

Rektor UNBAJA, Prof. Dadang Herli Saputra, memastikan lembaganya siap mendukung proses melalui pengabdian masyarakat dan penelitian hukum. Menurut Prof. Dadang, dukungan akademis meliputi metodologi penelitian, verifikasi data, dan analisis hukum yang diperlukan untuk menghasilkan Akademik berkualitas.

Ruang lingkup kerja sama meliputi penelitian hukum, pengumpulan data lapangan, dan penyusunan Akademik secara komprehensif. Tim ahli UNBAJA dijadwalkan mulai bekerja pada 1 Mei 2026 dengan target penyelesaian Akademik itu pada 21 Desember 2026. Pelaksanaan akan dipimpin oleh ketua tim yang bekerja di bawah supervisi dewan pembina dan penasehat akademis.

Ditempat yang sama para Pengurus PP-HCMNI diantaranya, Ketua Harian Jihad Tanjung SH, Sekjen M. Yayang Saputra ST, Wasekjen Affan  Alquddus S.sos Msi dan Ketua Bidang OKK Sufrin Polem menyatakan dukungan yang sama dan menyambut baik inisiatif ini dan menilai kolaborasi akademik-administratif penting untuk memperkuat posisi usulan di tingkat provinsi maupun pusat. "Upaya ini perlu mendapat dukungan luas; kerja sama akademik akan memperkuat argumen kelayakan dan tata kelola," kata mereka secara bersama.

Para pengurus PP-HCMNI juga meminta kepada Gubernur Sumut, DPD RI, DPRD Sumut dan DPRD Kabupaten Kota untuk segera mengesahkan dan mewujudkan pemekaran Kabupaten Kepulauan Batu. Sebab dengan pemekaran KKB tersebut dapat mensejahterakan dan mewujudkan kebersamaan untuk kesejahteraan masyarakat di kepuluan Nias.

Panitia Pemekaran KKB berharap, dengan selesainya Naskah Akademik, berkas usulan dapat segera dilengkapi dan diajukan ke pemerintah provinsi serta Kementerian Dalam Negeri. Panitia menegaskan bahwa selain aspek akademis, proses pemekaran akan melibatkan konsultasi publik dan verifikasi lapangan sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan administratif pada tahapan berikutnya.

Dengan dukungan organisasi cendikiawan keagamaan dan akademis tersebut, upaya pemekaran Kabupaten Kepulauan Batu berpeluang lebih kuat dalam proses pengajuan, asalkan pemenuhan data, verifikasi, dan partisipasi publik berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. (Idris/Red)

Share:

Humas Ujung Tombak Institusi Bangun Citra Postitif

MakmurNews.com, Medan. - Di era keterbukaan informasi publik dan perkembangan teknologi komunikasi yang sangat cepat saat ini peran Kehumasan tidak lagi hanya bertugas mendokumentasikan kegiatan atau menyampaikan informasi semata, tetapi juga berfungsi sebagai ujung tombak institusi dalam membangun citra positif, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan narasi yang mencerahkan dan inspiratif tentang berbagai program dan capaian Kementerian Agama.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM saat membuka acara Sosialisasi Humas dan PPID Award Tahun 2026 yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting, Rabu (20/5/2026). 

Kakanwil Kemenagsu mengatakan, demikian pula Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang memiliki tanggung jawab yang sangat penting dalam menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi publik yang akurat, transparan, dan mudah diakses. 

“Keterbukaan informasi bukan hanya merupakan amanat peraturan perundang-undangan, tetapi juga wujud nyata komitmen kita dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, akuntabel, dan melayani,” ungkapnya.

Ahmad Qosbi menyampaikan, penyelenggaraan Humas dan PPID Award memiliki makna yang sangat strategis. Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi untuk menentukan satuan kerja terbaik, melainkan instrumen evaluasi, pembinaan, dan apresiasi yang mendorong setiap unit kerja untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas publikasi, memperkuat pengelolaan informasi publik, serta menghadirkan pelayanan yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Saya juga menekankan bahwa keberhasilan dalam ajang ini bukan semata-mata ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi oleh konsistensi kita dalam membangun komunikasi publik yang berkualitas, menyajikan informasi yang kredibel, serta memberikan pelayanan informasi yang cepat, tepat, dan mudah diakses oleh masyarakat,” ucapnya.

Kakanwil Kemenagsu mengajak menjadikan momentum ini sebagai sarana untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas, dan menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat demi mewujudkan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang semakin informatif, transparan, dan dipercaya masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran humas dan PPID yang selama ini telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam mendukung publikasi program-program Kementerian Agama. Semoga kerja keras dan pengabdian yang dilakukan menjadi amal ibadah serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi institusi dan masyarakat,” pungkasnya. (Fajar)

Share:

Selasa, 19 Mei 2026

Kanwil Kemenagsu dan FOSIL BKMI Perkuat Koordinasi Pengurusan Sertifikat Tanah Wakaf Masjid

MakmurNews.com, Medan. -Forum Silaturrahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia Provinsi Sumatera Utara (FOSIL BKMI) melakukan audiensi dan diskusi bersama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara untuk membahas permasalahan yang berkaitan dengan pengurusan sertifikat tanah wakaf dan surat keputusan Nadzir masjid. Koordinasi ini dilaksanakan untuk menemukan solusi atas berbagai persoalan mengenai tanah wakaf dan aset-aset umat islam lainnya baik dari aspek administrasi, dan teknis. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Audiensi Kanwil kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Selasa (19/05/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PW FOSIL BKMI Sumut H. Syahlan Jukhri Nasution, ST, MT, IAI, AA mengajak kolaborasi terbuka untuk menuntaskan permasalahan yang ditemui selama melakukan pendampingan. Menurut data yang dimiliki FOSIL BKMI Sumut, Syahlan menyampaikan bahwa hanya 14% masjid yang telah bersertifikat tanah wakaf dan tercatat secara administrasi kenegaraan dari sekitar 1200-an masjid yang ada di Kota Medan. Lewat diskusi ini, Syahlan berharap agar ke depannya pendampingan atas masalah-masalah tersebut dapat dilakukan dengan lancar tidak hanya di Kota Medan, namun hingga ke daerah pelosok di Sumatera Utara. 

Dirinya juga menyampaikan bentuk kerjasama harus terjalin erat dengan Kementerian Agama Sumatera Utara, salah satunya adalah bantuan dari Kantor Urusan Agama sebagai satuan kerja yang dapat menaungi pengaduan dan pelaporan masyarakat tentang tanah wakaf masjid secara manual dengan terperinci dan terkonsep agar dapat diproses dan ditindaklanjuti bersama-sama dengan FOSIL BKMI Sumut. Kanwil Kementerian Agama Sumut juga diharapkan dapat membuka ruang diskusi dan peluang bagi FOSIL BKMI untuk dapat melanjutkan kerjasama ini dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara dan Stakeholder lainnya.  

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM menyambut baik tujuan mulia tersebut untuk sama-sama berkontribusi dalam pelayanan keagamaan dan kepentingan umat. Demi tujuan tersebut, Ahmad Qosbi menganjurkan untuk melakukan kembali pengkajian data baik dari FOSIL BKMI dan KUA agar data yang dikumpulkan akurat dan dapat menjadian acuan dalam menentukan langkah selanjutnya. 

Ahmad Qosbi berharap lewat ruang diskusi ini, kerjasama untuk memajukan umat dapat terjalin dengan lancar. Dirinya meminta seluruh tim FOSIL BKMI Sumut mengkaji dan merancang hal apa saja yang akan menjadi pedoman yang akan dituangkan dalam MoU nantinya, selanjutnya akan dikaji kembali oleh tim hukum Kanwil Kemenag Sumut. 

Dalam dialog yang hangat dan edukatif tersebut, Kanwil Kemenag Sumut serta FOSIL BKMI Sumut sama-sama mengharapkan akan terjalinnya kerjasama yang bertujuan mulia untuk mempermudah pelayanan keagamaan dan memajukan umat khususnya di Sumatera Utara.

Share:

Hanya 15 Hari Kerja, Tim Gabungan Polrestabes Medan Ungkap 142 Kasus Kejahatan Jalanan dan 178 Tersangka

MakmurNews.com, Medan. - Tim gabungan Polrestabes Medan dan jajaran Polsek kembali mengungkap 142  kasus kejahatan jalanan,  praktik perjudian, aksi premanisme dengan jumlah tersangka 178 dan 20 orang residivis di wilayah hukum Polrestabes Medan. 

"Kita juga memberikan tindakan tegas dan terukur kepada residivis yang ikut terlibat begal dan maling motor milik warga. Saya inginkan Kota Medan aman dan nyaman. Operasi pemberantasan kejahatan jalanan dan narkoba dimulai dari tanggal 4 - 18 Mei 2026 (15 hari), " ucap Kapolrestabes Medan Dr Jean Calvijn Simanjuntak SIK SH MH kepada wartawan pada konferensi pers pengungkapan kasus kejahatan jalanan, praktik perjudian, aksi premanisme dan narkoba Polrestabes Medan, Selasa 19/5/2026). 

Hadir dalam kegiatan itu, Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Dandim 0201/Medan, Kejari Medan, Kasat Reskrim AKBP Adrian Risky Lubis dan Kasat Reserse Narkoba Kompol Rafli Yusuf Nugraha.

Disebutkannya, rinciannya curas ada 19 kasus dan 13 tersangka. Sedangkan curat ada 30 kasus dan 36 tersangka, selanjutnya curanmor ada 8 kasus dan 15 tersangka, praktik perjudian ada 2 kasus dan 6 tersangka, aksi premanisme ada 8 kasus dan 8 tersangka. Sedangkan narkoba ada 86 kasus dan 100 tersangka (20 residivis). Sedangkan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) ada 4 lokasi masing - masing Jalan PDAM Tirtanadi Lembah Berkah, Kecamatan Sunggal, Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Jalan Bunga Raya, Gang Unung, Kecamatan Medan Selayang dan di Jalan Denai, Gang Jati, Kecamatan Medan Area. Barang bukti sabu sebanyak 225.23 gram, ganja 288,6 gram, ekstasi 6 buitir dan POD Vaping Liquid ada 8 botol dan 4 cartridge

Menurut Kombes Jean Calvijn, karena melihat situasi perkembangan saat ini yang ada di wilayah hukum kota Medan, yang terus bersinergi dengan Kodim 0201/Medan. "Jadi kita bersinergi untuk melakukan hal-hal baik melayani masyarakat dengan menindak pelaku kejahatan jalanan, " papanya. 

Kata dia, kejahatan jalanan di dalamnya ada tiga jenis kejahatan yang pertama adalah pencurian dengan kekerasan yang lagi disebut dengan bekal yang kedua adalah pencurian dengan keberatan atau curas seperti masuk ke rumah kosong dan lain-lain, yang ketiga  adalah pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. "Saat ini kita juga melakukan patroli di tempat rawan dari tindakan kejahatan jalanan, sehingga warga merasa aman dengan kehadiran pihak kepolisian, " ujarnya. 

Apalagi 2 pekan terakhir ini, Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, sangat eksis melakukan pengungkapan kasus di wilayah hukum Polrestabes Medan. "Saya juga memberikan apresiasi kepada Satuan Narkoba mengungkap kasus home industri POD Vaping Liquid, " tuturnya. 

Tentunya, ini menjadi atensi Polrestabes Medan untuk terus konsisten, konsekuen dan kontinu dalam menindak pelaku kejahatan, premanisme dan narkoba yang dapat, merusak generasi bangsa dan menggangu Sitkamtibmas serta iklim investasi, serta iklim investasi kondusif di wilayah Polrestabes Medan. "Kepasa seluruh masyarakat Medan dan Deli Serdang jangan ragu untuk melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan, terkait kejahatan tersebut di lingkungan anda kepada pihak berwajib, kami akan memprosesnya secara tegas dan tuntas, " pungkasnya. (Syahdan/Red)

Share:

Firman Wijaya Soroti Kepastian Hukum dalam Perkara Tipikor

MakmurNews.com, Jakarta. — Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradin), Firman Wijaya menegaskan perihal pentingnya kepastian hukum dalam penetapan kerugian keuangan negara pada perkara tindak pidana korupsi (Tipikor). 

Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Pemantauan dan Peninjauan Pelaksanaan UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang berlangsung di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Senin (18/5/2026).

Hadir sebagai pembicara bersama Prof Romli dan beberapa pakar hukum lainnya dalam kesempatan itu, Firman menilai polemik pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 28/PUU-XXIV/2026 bukan saja tentang siapa yang berwenang menghitung kerugian negara, tapi ini soal kepastian hukum terhadap unsur kerugian negara sebagai hal penting dalam delik korupsi.

“Dalam hukum pidana, unsur delik tidak boleh ditempatkan di ruang abu-abu. Artinya, pemberantasan korupsi harus berjalan tegas, namun tetap berdiri di atas kewenangan yang sah, metodologi yang jelas, serta proses pembuktian yang konstitusional,” kata Firman.

Menurut Ketua Umum Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI) itu, penggunaan surat edaran sebagai pedoman internal lembaga penegak hukum tidak boleh melampaui batas kewenangan dengan menggantikan fungsi undang-undang ataupun menafsirkan putusan MK secara sepihak.

“Surat edaran bisa dimaknai sebagai kebutuhan manajerial internal, tapi tidak boleh menjadi alat untuk menciptakan norma baru yang membebani publik atau memperluas unsur pidana,” imbuhnya.

Di samping itu, Firman juga menyoroti Putusan MK Nomor 25/PUU-XIV/2016 yang menggeser konsep kerugian negara dari potential loss menjadi actual loss.

“Kerugian negara harus nyata, pasti jumlahnya, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Hal ini penting agar menjaga fairness dalam proses pidana,” ujarnya.

Sementara, terkait posisi lembaga auditor, lanjut Firman, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mempunyai dasar konstitusional yang kuat dalam penetapan kerugian negara. Sementara lembaga lain seperti BPKP, APIP, inspektorat, maupun akuntan publik bisa membantu secara teknis dalam proses penghitungan atau audit investigatif.

“Hal yang harus dicermati adalah bahwa BPK memiliki posisi konstitusional paling kuat, sementara lembaga lain dapat membantu secara teknis. Adapun hakim tetap menjadi penilai akhir dalam perkara pidana,” tandasnya.

Firman juga mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan terhadap beleidsregel atau kebijakan dalam hukum pidana berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketidakadilan.

“Standar pembuktian tidak boleh berubah mengikuti preferensi lembaga. Jika ini dibiarkan, perkara korupsi akan terus dipersoalkan di praperadilan, eksepsi, banding, hingga peninjauan kembali. Dalam jangka panjang justru dapat melemahkan pemberantasan korupsi,” katanya.

Karena itu, pihaknya mendorong supaya dilakukan revisi terbatas terhadap UU Tipikor untuk mempertegas konstruksi pembuktian unsur kerugian keuangan negara. Ia juga mengusulkan pembatasan penggunaan beleidsregel dalam rezim hukum pidana agar tidak melahirkan norma baru di luar undang-undang.

“Penegakan hukum Tipikor harus tetap cepat, tetapi juga sah, adil, dan tahan uji secara konstitusional,” lugasnya. (Rl)

Share:

Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo, Diduga Membongkar Tabir Disparitas Hukum: Boin Silalahi & Rekan Ajukan PK, Tuntut Keadilan Setara bagi Amry Pelawi

MakmurNews.com, Medan.– Langkah hukum besar diambil oleh “Kantor Hukum Boin Silalahi, S.H., M.H. & Rekan” dalam upaya menjemput keadilan bagi Amry KS. Pelawi.

Pendaftaran memori Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Medan, Senin, 19 Mei 2026 menjadi sinyal keras adanya disparitas hukum yang mencederai rasa keadilan publik dalam kasus dugaan korupsi video profil desa di Kabupaten Karo.

Didampingi tim hukum Jo Simanihuruk, S.H., M.H. pimpinan kantor hukum tersebut, Boin Silalahi, S.H., M.H., secara gamblang membongkar adanya standar ganda dalam penegakan hukum di Sumatera Utara.

Boin Silalahi, yang juga merupakan seorang kandidat Doktor Hukum, menyoroti riuhnya pemberitaan mengenai pihak lain dalam skema kasus yang sama, yakni “Amsal Christy Sitepu” yang belakangan diduga gencar melakukan konferensi pers hingga ke Jakarta.

"Selama ini publik mungkin hanya mendengar narasi dari satu pihak yang seolah-olah berjuang sendirian. Namun faktanya, ada klien kami, Pak Amry Pelawi, yang saat ini harus mendekam di penjara atas peristiwa hukum yang identik. Ironisnya, ketika pihak lain diputus “Bebas Murni (Vrijspraak)” klien kami justru dihukum 1 tahun 8 bulan. Ini bukan sekadar perbedaan nasib, ini adalah luka dalam sistem hukum kita,"tegas Boin.

-Satu Peristiwa, Dua Konklusi Hukum-Di Mana Marwah UU Tipikor?

Tim hukum menegaskan bahwa objek perkara, auditor Inspektorat, hingga metode kerja dalam kasus ini adalah sama persis. Secara akademis dan praktis, sulit diterima secara logika hukum apabila satu perbuatan dinyatakan “Bukan Tindak Pidana” untuk satu orang, namun dinyatakan “Tindak Pidana Korupsi” untuk orang lain.

“Kami membawa bukti konkrit (Bukti PK-2) yang menunjukkan bahwa pengadilan telah membebaskan pihak lain dalam kasus ini. Jika hukum mengakui kebenaran pada satu pihak, maka keadilan yang sama harus ditegakkan bagi Pak Amry. Kami menolak praktik 'tebang pilih' dalam putusan hukum. Negara tidak boleh membiarkan disparitas ini terus berlangsung," lanjut praktisi hukum asal Karo tersebut.

Kami Menuntut Kesetaraan, Bukan Panggung!

Langkah PK ini merupakan jawaban atas kerinduan keluarga Amry Pelawi akan keadilan yang setara. Boin Silalahi menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan untuk mencari popularitas, melainkan mengembalikan marwah kepastian hukum.

Klien kami bukan sekadar angka dalam statistik perkara. Beliau adalah warga negara yang memiliki hak yang sama untuk diperlakukan adil di muka hukum (Equality Before the Law). Kami meminta Mahkamah Agung untuk memulihkan hak Pak Amry sebagaimana hak pihak lain yang telah dipulihkan. Kami siap membedah fakta ini di forum manapun, termasuk diskusi hukum nasional, agar publik tahu bahwa ada ketidakadilan yang sedang kami lawan," tutup Boin Silalahi. (Syahdan/Red)

Share:

Arsip Blog