Minggu, 19 April 2026

Kabir Bedi Dorong Pembinaan Atlet Akuatik Sumut Lebih Terarah dan Terukur

MakmurNews.com, Medan. — Ketua Umum Akuatik Provinsi Sumatera Utara, Ir. Kabir Bedi, menegaskan pentingnya sistem pembinaan atlet yang terstruktur dan berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Akuatik Provinsi Sumatera Utara Kabir Bedi kepada Media, Senin 20/4/2026.

Ia berharap seluruh pengurus Akuatik di kabupaten/kota dapat mempersiapkan para calon atlet secara matang agar mampu bersaing di ajang nasional, khususnya kejuaraan yang digelar di Jakarta.

Menurutnya, keikutsertaan dalam kejuaraan di luar kalender nasional, seperti event di Malaysia, dinilai kurang tepat dalam konteks pembinaan prestasi. Hal tersebut karena hasilnya tidak tercatat secara resmi dalam sistem nasional, sehingga tidak dapat dijadikan tolok ukur perkembangan atlet.

“Pembinaan sebaiknya dimulai dari seleksi di tingkat kabupaten, kemudian bertanding di level provinsi, dan dilanjutkan ke kejuaraan nasional di Jakarta. Di sanalah prestasi atlet bisa tercatat dan terukur,” ujarnya.

Kabir mencontohkan pada ajang KRAPSI sebelumnya, di mana terdapat dua atlet Sumatera Utara yang berhasil menembus limit dan diberangkatkan ke Kejuaraan Nasional di Jakarta. Hasil catatan waktu mereka pun diakui secara nasional.

Ia juga menegaskan, bagi atlet yang mampu memenuhi limit akan difasilitasi pembiayaannya oleh pihak provinsi. Sementara bagi yang belum mencapai standar, tetap diberikan kesempatan bertanding dengan biaya mandiri.

Dengan sistem tersebut, para atlet akan dihadapkan pada persaingan yang lebih kompetitif, khususnya melawan atlet-atlet muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia.

“Dengan pola ini, pembinaan menjadi lebih terarah, terukur, dan memiliki tujuan yang jelas. Harapannya, dapat mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,” pungkasnya. (Syahdan/Red)

Share:

Disaksikan Mentan: PTPN IV PalmCo dan ITS Teken MoU Inovasi Biogasoline Dorong Ketahanan Energi Nasional

MakmurNews.com, Surabaya. -Langkah besar diambil Sub Holding PTPN III (Persero) yaitu PTPN IV PalmCo yang turut memperkuat ekosistem energi terbarukan di tanah air. Perusahaan perkebunan sawit milik negara ini resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mengembangkan inovasi energi berbasis kelapa sawit yang berkelanjutan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa dan Rektor ITS Bambang Pramujati di Surabaya, Minggu (19/4/2026). Kerja sama strategis ini disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kemandirian energi nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi ini. Menurutnya, kolaborasi antara praktisi industri dan akademisi merupakan kunci utama dalam mengubah tantangan energi menjadi peluang ekonomi hijau bagi Indonesia, terutama melalui optimalisasi komoditas sawit.

Terkait kerja sama dengan PTPN IV PalmCo, Amran menaruh harapan besar pada pengembangan bensin sawit atau ‘Benwit’. Menurutnya, kolaborasi ini harus segera naik ke level industrialisasi.

“Hari ini kita tekan MoU untuk Benwit. Kita mulai dari industri skala kecil dulu, kalau ini berhasil, langsung kita buka skala besar. Saya minta Pak Rektor dan Pak Dekan untuk kawal ini dengan baik agar kita tidak lagi tergantung pada bahan bakar fosil. Ini adalah langkah nyata menuju ketahanan energi nasional,” tegasnya.

Sementara itu Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari pemenuhan aspirasi pemerintah sekaligus transformasi besar perusahaan untuk tidak hanya unggul di hulu, tetapi juga kompetitif di hilir.

“Sinergi dengan ITS adalah langkah konkret PalmCo dalam mengintegrasikan riset teknologi ke dalam skala industri. Fokus kami selain meningkatkan produktivitas adalah membangun ekosistem bisnis sawit yang berkelanjutan. Dengan dukungan riset ITS, kami optimistis mampu mengakselerasi implementasi energi bersih, termasuk pengembangan biogasoline yang sangat dinantikan pasar,” ujar Jatmiko.

Ia menambahkan, kerja sama ini mencakup ruang lingkup yang luas, mulai dari riset energi terbarukan hingga pemanfaatan teknologi untuk menciptakan ekosistem zero waste di lingkungan perkebunan.

Senada dengan hal tersebut, Rektor ITS Bambang Pramujati menekankan pentingnya hilirisasi riset agar manfaatnya tidak berhenti di laboratorium, melainkan dapat dirasakan secara langsung oleh industri dan masyarakat luas.

"Kami di ITS terus mendorong agar hasil riset kampus memiliki dampak nyata. Kerja sama dengan PTPN IV PalmCo ini menjadi jembatan penting agar inovasi seperti bensin sawit (Benwit) dapat diterapkan dalam skala masif. Inisiatif ini memungkinkan pemanfaatan bahan mentah menjadi energi alternatif bernilai tambah tinggi yang mendukung ketahanan energi nasional," tegas Bambang.

Dari sisi teknis, pengembangan bensin sawit ini diprediksi akan menjadi solusi atas fluktuasi harga energi global. Ketua Tim Peneliti ITS, Dr. Eng. Hosta Ardhyananta, menjelaskan bahwa inovasi yang dikembangkan timnya fokus pada efisiensi konversi minyak sawit menjadi bahan bakar yang siap pakai di mesin kendaraan saat ini.

"Fokus inovasi kami adalah mengonversi minyak mentah kelapa sawit menjadi produk biogasoline atau bensin sawit yang kompetitif. Sebagai produk gasoline dari sumber bio yang terbarukan yakni kelapa sawit, riset ini sangat sejalan dengan target global dalam SDGs. Harapannya, melalui hilirisasi ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil dapat terus ditekan secara bertahap," jelas Hosta.

Komitmen hilirisasi ini juga mendapat pengawalan komprehensif. Dekan Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) ITS, Juwari, dipastikan akan turut mendampingi proses penelitian ini secara berkelanjutan. Bersama tim ahli dari ITS dan tim dari Kementerian Pertanian, pengawalan ketat ini ditujukan untuk memastikan inovasi energi ini benar-benar siap dan layak untuk diproduksi secara massal.

Melalui kerja sama yang direncanakan berlangsung selama lima tahun ini, kedua belah pihak berkomitmen membentuk tim kerja untuk mengawal implementasi teknologi di lapangan. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi PTPN IV PalmCo sebagai pemain utama industri sawit berkelanjutan, tetapi juga menempatkan ITS sebagai pusat inovasi energi hijau yang diakui di tingkat global. (Syd/Red)

Share:

Makna Ganda Operasi 'Sapu-Sapu' DKI Jakarta

Oleh: Yakub F. Ismail

Operasi penangkapan ikan sapu-sapu masif dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum lama ini.

Sekilas, langkah tersebut tampak sebagai keputusan teknis untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan yang sedang terganggu akibat pengaruh hama tertentu. Namun, mencerna lebih jauh, di balik itu, ada makna tersirat yang tidak cukup dipahami secara dangkal. 

Istilah 'sapu-sapu' memang tidak bermakna tunggal. Meskipun, konteks sapu-sapu di sini sudah jelas merujuk pada jenis ikan yang oleh mayoritas masyarakat menganggapnya sebagai pemakan lumut yang berfungsi sebagai pembersih akuarium.

Jenis ikan air tawar yang berasal dari Amerika Selatan itu memang kini menjadi fenomena baru lantaran sifatnya yang invasif dan menjadi pemakan telur ikan asli.

Di samping itu, ikan sapu-sapu juga dianggap berbahaya untuk dikonsumsi karena mengakumulasi logam berat berupa merkuri, timbal, atau limbah industri, dan bakteri dari air kotor. 

Namun, jika ditelaah lebih dalam, sapu-sapu juga mengandung makna 'bersih-bersih' yang merujuk pada arti harfiah dari jenis alat rumah tangga yang umumnya digunakan untuk membersihkan debu, kotoran, dan sampah.

Dengan demikian, makna sapu-sapu bisa bernuansa menghadirkan simbol kuat tentang upaya pembenahan, perbaikan, dan pembersihan. 

Kaitannya dengan operasi besar-besaran terhadap ikan sapu-sapu, maka hal itu secara kiasan bermakna sebagai langkah serius Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah.

Kebijakan tersebut, dengan demikian, dapat dibaca sebagai metafora atas gerakan 'bersih-bersih' birokrasi. 

Di tangan Pramono Anung, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan sinyal kuat untuk menata kembali sistem yang lebih kokoh, bersih dan berintegritas, guna meningkatkan profesionalisme serta mengurangi praktik-praktik yang menghambat kinerja pemerintahan. 

Karena itu, operasi besar-besaran ini tidak semata dipahami soal lingkungan, melainkan juga merefleksikan arah baru kepemimpinan yang berupaya menciptakan tata kelola yang lebih bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang bersih dan solutif.


*Sapu-Sapu*

Khusus di wilayah DKI Jakarta, keberadaan ikan sapu-sapu telah dikenal menjadi spesies invasif yang kerap mendominasi perairan dan mengganggu keseimbangan ekosistem. 

Dari data empiris, sejumlah wilayah Jakarta mulai merasakan dampak negatif dari keberadaan ikan sapu-sapu ini.

Jenis ikan ini dinilai merugikan karena mempercepat kerusakan habitat dan mengancam populasi ikan lokal. 

Demikian, operasi penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan sebagai langkah yang logis dan diperlukan untuk menjaga kualitas lingkungan perairan.

Namun, seperti telah disinggung di awal bahwa operasi ini tidak cukup hanya dimaknai sebagai operasi biasa untuk kepentingan kebijakan ekologis.

Sebaliknya, ia juga bermakna sebagai istilah upaya menghadirkan resonansi simbolik yang menarik. 

Sebagai kata kiasan yang berarti 'membersihkan', maka sapu-sapu dalam konteks ini bermakna menyapu hal-hal yang dinilai mengganggu, merusak, atau menghambat produktivitas. 

Dalam konteks pemerintahan, ia juga dapat diinterpretasikan sebagai upaya sungguh-sungguh dari Pemprov DKI dalam melakukan penataan birokrasi yang lebih bersih dan profesional

Di bawah kepemimpinan Pramono Anung, sejumlah hal penting telah coba dilakukan, termasuk dalam hal ini dilakukan langkah-langkah pembenahan birokrasi sebagai prasyarat menuju kota dunia.


*Komitmen Pramono Anung*

Sebagai gubernur visioner, Pramono Anung tidak pernah berhenti melakukan upaya pemberantasan korupsi, memperkuat integritas aparatur, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Di bawah kepemimpinannya, kebijakan berorientasi pelayanan publik telah menjadi agenda yang tidak terpisahkan dari visi pemerintahannya. 

Dalam perspektif ini, agenda operasi 'sapu-sapu' menemukan relevansinya yang strategis. Bahwa ia dapat dibaca sebagai simbol dari komitmen seorang Pramono Anung untuk menjadikan Jakarta sebagai kota berpengaruh di kancah dunia.

Upaya mewujudkan visi tersebut pemerintah tentu tidak cukup dengan hanya membersihkan lingkungan fisik, melainkan perlu berupaya menertibkan lingkungan birokrasi dari berbagai praktik yang merusak ekosistem pembangunan.

Sekali lagi, dengan menghubungkan agenda pembasmian ikan sapu-sapu dengan upaya reformasi birokrasi, maka sejatinya Pemprov DKI Jakarta sedang mengirimkan sinyal kuat bahwa pembenahan tidak boleh bersifat parsial. 

Dengan kata lain, kebersihan lingkungan dan kebersihan tata kelola tidak bisa dipandang terpisah, melainkan harus berjalan beriringan.

Pada akhirnya, makna sapu-sapu dalam konteks ini harus dilihat lebih dari sekadar nama ikan. 

Konteksnya telah mengalami perluasan menjadi metafora bagi gerakan pembaruan dan perubahan ke arah progresif, yakni sebuah upaya menyeluruh untuk memastikan bahwa Jakarta tidak lagi tampil sebagai kota domestik, melainkan hadir sebagai kota kelas dunia.

Menyongsong target besar menjadikan Jakarta sebagai kota global, khususnya dalam momentum menyambut 50 dekade atau 500 tahun DKI Jakarta, kepemimpinan Pramono Anung dituntut menghadirkan langkah-langkah strategis yang terukur dan visioner. 

Visi kota global ini tidak bisa diartikan secara sempit, tapi harus dilihat dalam konteks yang lebih luas mencakup dimensi infrastruktur dan ekonomi, kualitas tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, adaptif, dan inklusif.

Langkah mewujudkan visi besar tersebut dilakukan salah satunya melalui kebijakan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat inti di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. 

Kebijakan tersebut dapat dimaknai sebagai upaya penataan ulang, penyegaran organisasi sekaligus penempatan sumber daya manusia secara proporsional dan tepat (right man on the right place). 

Biar bagaimanapun, komposisi birokrasi yang profesional dan berintegritas adalah kunci menuju pemerintahan yang efektif dan profesional.

Ketika hal itu terwujud, maka dengan sendirinya Jakarta mampu menjawab tantangan perkotaan yang kompleks menuju kota global.

Kaitannya dengan urgensi tersebut, pengangkatan Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) adalah sebuah langkah yang tepat dan sangat relevan. 

Rekam jejak Syafrin Liputo selama menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta memang telah menunjukkan kapasitas manajerialnya yang sangat mumpuni dan mempunyai kemampuan teknis yang tidak diragukan lagi.

Pengalamannya sebagai Kadishub telah membawanya pada titik pencapaian yang luar biasa mengesankan, melalui sederet inovasi dan prestasi yang ditorehkannya.

Hal tersebut menjadi modal penting sekaligus bekal dalam mengelola wilayah Jakarta Selatan yang terkenal akan kedinamisannya.

Akhirnya, langkah-langkah yang telah ditempuh Gubernur Pramono memperlihatkan betapa besarnya komitmen beliau menjadikan Jakarta sebagai kota masa depan yang bersih, modern, adaptif, dan iknlusf.

*Penulis adalah Direktur Eksekutif INISIATOR*

Share:

M. Yamin Ajak Wartawan Info Nasional Bersatu Jaga Kesetiaan dan Wibawa Jurnalistik di Halal Bihalal Silaturahmi

MakmurNews.com, Deli Serdang. 19 April 2026 – Pimpinan Umum Info Nasional, M.Yamin, mengajak seluruh insan pers dibawah naungan organisasi tersebut untuk bersatu dalam menjaga kesetiaan dan wibawa jurnalistik. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin acara halal bihalal dan silaturahmi di kediamannya, Jalan Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (19/4).

Kegiatan yang digelar secara khidmat ini dihadiri oleh seluruh jajaran wartawan dan personel Info Nasional dan dihadiri oleh Pimpinan Umum MakmurNews.com Idris Johansyah Lubis. Suasana penuh keakraban tercipta usai saling bersalaman dan memaafkan dalam rangka Idulfitri, diikuti sambutan inspiratif dari M. Yamin.

Dalam orasinya, M. Yamin menekankan pentingnya persatuan di tengah tantangan profesi jurnalistik saat ini. "Wartawan harus bersatu dalam menjaga kesetiaan pada kode etik dan wibawa jurnalistik. Hanya dengan demikian, kita dapat menjalankan fungsi dan tugas kita secara optimal, menyampaikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Acara ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi pasca-Hari Raya Idul Fitri 1447H, sekaligus mengingatkan komitmen Info Nasional sebagai media nasional dalam mendukung jurnalisme berkualitas.

Para hadirin menyambut baik ajakan tersebut, dengan harapan dapat terus berkontribusi positif bagi pembangunan informasi di tanah air. Info Nasional terus berkomitmen memperkuat peran insan persnya melalui kegiatan internal seperti ini, di tengah dinamika media digital yang semakin kompetitif. (Idris Johansyah)

Share:

Betara Turun Kabeh Jadi Momentum, AKDBA Buleleng Kompak Gelar Penganyar di Pura Besakih

MakmurNews.com, Buleleng, Bali. — Dalam rangka pelaksanaan upacara agung Betara Turun Kabeh yang bertepatan dengan Purnama Kedasa di Pura Besakih, keluarga besar Pesemetonan Arya Kepakisan Dauh Baleagung (AKDBA) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan penganyar sebanyak dua kali.

Ketua Pesemetonan AKDBA Kabupaten Buleleng, Lanang Aryawan, menyampaikan bahwa penganyar pertama telah dilaksanakan pada Selasa, 14 April 2026, yang diwakili oleh krama dari Buleleng Barat. Sementara itu, penganyar kedua dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026, yang diwakili oleh keluarga besar dari Buleleng Timur.

“Kegiatan penganyar kedua hari ini merupakan penutup dari rangkaian penganyar Pesemetonan AKDBA Buleleng dalam upacara Betara Turun Kabeh tahun ini,” ujarnya.

Prosesi penganyar dimulai sekitar pukul 09.00 WITA dan berlangsung dengan khidmat hingga selesai pada pukul 10.30 WITA. Setelah prosesi penganyar, seluruh krama melaksanakan persembahyangan bersama di kawasan pedarman, kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan di Penataran Agung.

Suasana kebersamaan begitu terasa, tidak hanya dalam prosesi persembahyangan, tetapi juga dalam kegiatan makan bersama yang turut mempererat tali persaudaraan antaranggota pesemetonan.

Lanang Aryawan berharap, melalui kegiatan ini seluruh keluarga besar Pesemetonan Arya Kepakisan Dauh Baleagung senantiasa mendapatkan tuntunan, perlindungan, dan berkah Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam setiap aktivitas kehidupan.

“Semoga melalui kebersamaan ini, ikatan kekeluargaan semakin erat dan ke depan kita bisa terus berkontribusi positif, khususnya bagi Bali dan Kabupaten Buleleng,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi kesiapan panitia pelaksana di Pura Besakih yang telah menyiapkan rangkaian upacara dengan sangat baik, sehingga seluruh prosesi berjalan lancar dan penuh makna spiritual.

Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan, baik dalam rangka upacara keagamaan maupun kegiatan pesemetonan lainnya, guna memperkuat solidaritas dan kebersamaan antaranggota keluarga besar. (Red)

Share:

Sabtu, 18 April 2026

Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 5. 974 Handuk Untuk Jamaah Calon Haji Embarkasi Medan.

Ardian Surbakti : Mohon Doakan Tirtanadi Agar Terus Amanah Melayani Masyarakat

MakmurNews.com, Medan. -Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Ardian Surbakti menyerahkan cenderamata sebanyak 5.974 lembar handuk kepada jamaah calon haji Provinsi Sumatera Utara Embarkasi Medan.

"Ini merupakan wujud nyata kepedulian Tirtanadi tiap tahun, untuk jamaah haji, semoga mendapat haji yang mabrur dan mabruroh mohon doakan terus agar Tirtanadi amanah dalam melayani masyarakat,"kata Dirut Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti, didampingi Kepala Sekretaris Perusahaan Nurlin, Kepala Bidang Komunikasi dan Publikasi Lokot Parlindungan Siregar di Gedung Asrama Haji Medan Jl.Abd Haris Nasution Jumat (17/4/2026).

Dikatakan Ardian Surbakti Perumda Tirtanadi  saat ini terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat pelanggan dengan terobosan - terobosan kerja yang maksimal.

Untuk itu katanya pelayanan  maksimal yang dilakukan oleh seluruh pegawai dapat terlaksana dengan baik melalui Kolaborasi Sumut Berkah jika mendapat ridho dari Allah SWT.

"Karena itu kami sangat berharap kiranya seluruh jamaah haji khususnya Embarksi Medan mendoakan stakeholder, manajemen dan seluruh pegawai Tirtanadi di tempat - tempat yang musthajab (dikabulkannya) doa agar  dimudahkan Allah SWT serta diberi kekuatan dalam bekerja,"ujar Ardian Surbakti.

Selain itu Ardian Surbakti berharap seluruh jamaah dalam melaksanakan rukun dan sunnah - sunnah haji dalam keadaan sehat wal'afiat tanpa kendala apapun sehingga seluruh jamaah kembali ke tanah air dalam keadaan tidak kurang satu apapun.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara DR Zulkiflì Sitorus  menyambut baik dan hangat kedatangan rombongan Perumda Tirtanadi.

"Alhamdulillah handuk ini sangat bermanfaat sekali bagi jamaah dalam melaksanakan rukun - rukun haji apalagi pada saat tawaf (berkeliling Ka'bah),"ujar Zulkifli Sitorus.

Dikatakannya seluruh handuk yang diterima akan dibagikan kepada jamaah untuk membantu kelancaran selama beribadah. "Inilah wujud nyata dalam Kolaborasi Sumut Berkah itu,"ujarnya.

Sementara penyerahan 5.974 lembar handuk tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) DR H Zulkifli Sitorus  didampingi Kabag TU Alfian S.Ag, Kabid Pelayanan Haji H Subagyo, Kabid Bina dan Pengendalian Haji dan Umroh DR Torang Rambe serta Plt. Kepala UPT Asrama Haji Mhd. Akmalsyah. (Syahdan/Red)

Share:

Kinerja Gemilang Kajati Sumut Dr. Harli Siregar Tuai Apresiasi PWI dan JMSI

MakmurNews.com, Medan. -Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Harli Siregar, menuai apresiasi luas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara. Meski belum genap satu tahun menjabat sejak dilantik pada 16 Juli 2025, Harli dinilai berhasil mencatatkan berbagai capaian signifikan dalam penegakan hukum, transparansi, serta membangun kolaborasi yang kuat dengan insan pers.

Ketua PWI Sumut Farianda Sinik dan Ketua JMSI Sumut Rianto menilai, di bawah kepemimpinan Harli Siregar, Kejati Sumut menunjukkan performa institusi yang progresif, terukur, dan berdampak nyata. Sepanjang tahun 2025, Kejati Sumut berhasil meraih peringkat III terbaik nasional dalam Satuan Kerja Kompetisi Ber-AKHLAK dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia. 

Selain itu, capaian nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sebesar 98,18 menempatkan Kejati Sumut di posisi tiga besar nasional.

Tak hanya itu, Kejati Sumut juga masuk dalam tujuh besar nasional dalam transaksi Kartu Kredit Pemerintah (KKP), mencerminkan pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan. Di sektor intelijen, pengamanan terhadap 66 proyek strategis nasional dengan nilai mencapai Rp930,5 miliar dan USD 163 juta menjadi bukti konkret peran kejaksaan dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah.

Dalam aspek penegakan hukum, pendekatan keadilan restoratif menjadi salah satu inovasi unggulan. Sebanyak 101 perkara berhasil diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice, serta terbentuk 60 Rumah Restorative Justice di berbagai wilayah Sumatera Utara. Pendekatan ini dinilai mampu menghadirkan keadilan yang lebih humanis sekaligus mengurangi beban sistem peradilan.

Komitmen terhadap pemberantasan korupsi juga ditunjukkan melalui capaian penyelamatan kerugian negara yang mencapai lebih dari Rp435 miliar sepanjang tahun 2025. Kejati Sumut juga berhasil melelang aset hasil tindak pidana senilai Rp172,7 miliar, sehingga meraih peringkat I nasional dalam kinerja pemulihan aset.

Memasuki tahun 2026, tren positif tersebut terus berlanjut. Kejati Sumut berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp13 miliar dari kasus dugaan korupsi di kawasan Pangururan dan Tele, Samosir. Selain itu, langkah tegas juga ditunjukkan melalui penggeledahan terkait proyek jalan tol Medan–Binjai.

Ketua JMSI Sumut, Rianto, menyebut capaian tersebut sebagai bukti nyata keseriusan Kejati Sumut dalam menjalankan fungsi penegakan hukum secara profesional dan berintegritas. “Ini bukan hanya soal angka, tetapi dampak nyata bagi masyarakat dan meningkatnya kepercayaan publik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua PWI Sumut, Farianda Sinik, yang menekankan pentingnya transparansi serta komunikasi terbuka antara kejaksaan dan insan pers. Ia juga menyoroti kedekatan Harli Siregar dengan kalangan jurnalis sebagai faktor penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.

Berbagai kegiatan seperti olahraga bersama, buka puasa bersama, hingga rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada awal Mei 2026 menjadi bukti nyata sinergi tersebut. PWI dan JMSI Sumut pun berharap Harli Siregar dapat terus menjaga konsistensi kinerja serta tetap tegas dalam memberantas korupsi di Sumatera Utara. (Syahdan/Red)

Share:

Jumat, 17 April 2026

Alfi Siswa MAN Taput Menembus Hukum USU di Tengah Perjuangan Merawat Ayah dan Menjaga Warung

MakmurNews.com, Peanornor. -Kabar itu datang perlahan, tanpa gemuruh, menyelinap bak oase di tengah gurun. Alfi, seorang murid yang serba bisa, yang menapaki masa depan melalui pendidikan di tengah perjuangan dan keteguhan kondisi keluarganya. Remaja tekun dengan senyum sederhana, bernama lengkap Khairun Alfi Panggabean, berhasil lulus SNBP 2026 pada Program Studi Hukum di Universitas Sumatera Utara (USU) yang diumumkan akhir Maret lalu dan diterima sebagai calon penerima KIP-K.

Ini adalah impian yang Ia perjuangkan sebagai bagian dari cita-cita masa depannya. Di balik capaian tersebut, ia terus berjuang menjaga semangat belajar dan cita-cita masa depan di tengah tanggung jawab dan kondisi keluarga yang tidak mudah. 

Kepala Madrasah, Nikmatul Hijrah Gultom, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian Alfi yang dinilai sebagai murid berdaya saing dalam ekosistem pendidikan madrasah yang holistik. Murid yang unggul di bidang akademik sebagai juara kelas serta Juara OMI tingkat kabupaten pada mata pelajaran Matematika. Tekun dalam kegiatan keagamaan dengan peran sebagai khatib Jumat, khatib pada hari-hari besar Islam, imam masjid, serta peraih prestasi dalam lomba-lomba keagamaan di tingkat daerah. 

Tampil sebagai figur pemimpin, Ia juga Danton Paskibraka tingkat Kabupaten dengan suara yang lantang dan berwibawa serta aktif dan unggul dalam kegiatan pramuka. selain itu. Beliau menegaskan, capaian tersebut menunjukkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual dan kepemimpinan yang dimilikinya menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri secara optimal.

Murid yang kerap kali belajar usai sholat magrib hingga 22.00 WIB ini, manfaatkan malam untuk membaca atau menonton materi yang relevan, memahami lebih dalam apa yang benar-benar ingin ia tekuni.

"Saya akan tetap meluangkan waktu untuk hal-hal yang saya cintai, terutama dalam mempelajari ilmu hukum dan agama." tuturnya. Sepulang dari madrasah, saya membantu orang tua, menjaga warung sampai mengerjakan pekerjaan rumah,” ujarnya menambahkan.

Baginya, kesibukan tersebut bukan beban, melainkan bentuk bakti nyata untuk membantu menopang kebutuhannya bersama keluarga. Mengungkap bahwa proses panjang yang membentuk dirinya menjadi lebih tangguh.

Lumban Siagian, Taput, menjadi tempat Alfi tumbuh, tinggal dan dibesarkan di lingkungan dengan mayoritas masyarakat non-Muslim yang justru menguatkan konsistensi serta kedewasaan spiritualnya. Bagi dirinya, masjid bukan hanya tempat ibadah tetapi juga ruang belajar yang membentuk kedisiplinan, keberanian dan kepemimpinan.

Langkah yang tegas itu, rupanya menyimpan realitas kehidupan yang diam-diam menempa keteguhannya sejak dini. Jejak waktu membawa perubahan yang tidak selalu mudah diterima, ia harus merelakan kepergian sosok ibu tercinta pada September tahun lalu, sementara sejak 2022, sang ayah menjalani hari-hari dalam keterbatasan akibat stroke yang memerlukan perhatian dan perawatan.

“Ibu saya adalah orang yang sangat baik dan kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi saya,” tuturnya pelan, seolah menyimpan banyak kenangan dalam kata-kata yang sederhana di tengah keadaan yang terasa sudah berbeda.

Ia tidak berhenti melangkah, melainkan belajar memahami bahwa hidup tetap harus dijalani dengan cara yang lebih kuat. “Sekarang saya dan keluarga harus saling menguatkan dan menjaga ayah,” lanjutnya, menghadirkan keteguhan yang tidak banyak disuarakan.

Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan Alfi yang tidak pernah merasa berjalan sendiri. Kakaknya yang bekerja sebagai guru honor serta abang yang senantiasa hadir memberi semangat dan penguatan, menjadi sumber kekuatan di setiap langkah perjuangannya, membantu menopang perekonomian keluarga. Sementara neneknya kerap mendukung dengan pemberian yang selalu ia ungkapkan dengan cukup.

"Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada Kepala Madrasah, seluruh guru saya, orang tua dan keluarga juga teman, saya yang hari ini adalah hasil dari cinta orang tua, doa keluarga, bimbingan guru dan proses belajar di madrasah serta dukungan teman," ungkapnya saat ditemui. Sembari meminta doa agar perjuangan ini membawa manfaat yang lebih luas di masa depan serta mengharumkan nama MAN Tapanuli Utara. (Sumber Humas)

Share:

Jum’at Berkah, Ranting Pemuda Pancasila Sukaramai II Bagikan 150 Paket Makanan kepada Jemaah

MakmurNews.com, Medan. -Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Sukaramai II Kecamatan Medan Area terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan Jum’at Berkah yang digelar di Mesjid Amal Silaturrahmi, Jalan Nikel (Komplek Asia Mega Mas), Medan, Jumat (17/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, ratusan paket makanan dibagikan kepada para jemaah usai melaksanakan sholat Jum’at. Aksi sosial ini merupakan program rutin mingguan yang dilaksanakan oleh Pemuda Pancasila Ranting Sukaramai II sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat.

Ketua Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Sukaramai II, Iskandar Nainggolan atau yang akrab disapa Ucok, saat ditemui di sekretariat Jalan Kapten Jumhana, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara konsisten.

“Ini merupakan program rutin kami setiap minggu. Alhamdulillah, hari ini kami dapat berbagi sekitar 150 paket nasi, mie, dan lainnya kepada para jemaah setelah sholat Jum’at,” ujarnya.

Ucok juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Area, Rahmadsyah Putra Tarigan (Joko), atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan sosial ini dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur, jajaran pengurus, serta seluruh anak ranting Pemuda Pancasila se-Kelurahan Sukaramai II yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Jum’at Berkah ini turut dihadiri Sekretaris Ranting Hendrik Nugraha, Bendahara Muhammad Ridwan, Ketua Anak Ranting 6 Ewin Lubis, Ketua Anak Ranting 10 Azari Siregar, serta seluruh jajaran pengurus Pemuda Pancasila Kelurahan Sukaramai II.(Syahdan/Red)

Share:

Kabir Bedi Dorong Pembinaan Atlet Akuatik Sumut Lebih Terarah dan Terukur

MakmurNews.com, Medan. — Ketua Umum Akuatik Provinsi Sumatera Utara, Ir. Kabir Bedi, menegaskan pentingnya sistem pembinaan atlet yang ters...