Tekan Risiko Genangan, SDABMBK Tingkatkan Kompetensi Pelaksana Drainase dan Gedung
MEDAN (makmurnews) – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan memfokuskan pelaksanaan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Tahun 2026 pada dua bidang strategis, yakni Pelaksana Lapangan Pekerjaan Drainase Perkotaan dan Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia konstruksi sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas SDABMBK Kota Medan, Fakhrul, mengatakan sertifikasi yang diberikan secara gratis tersebut merupakan upaya pemerintah daerah meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga konstruksi yang kompeten.
"Kompetensi menjadi jaminan profesionalisme tenaga kerja di lapangan. Dengan sertifikasi ini, para pekerja memiliki standar kemampuan yang diakui sehingga mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas," ujar Fakhrul saat meninjau pelaksanaan ujian, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, pada bidang pekerjaan drainase, peserta dibekali pemahaman mengenai perencanaan dan pelaksanaan jaringan drainase perkotaan untuk mendukung pengendalian genangan. Materi yang diujikan mencakup teknik kemiringan saluran, pemilihan material konstruksi, hingga integrasi sistem drainase dengan jaringan saluran utama.
Menurut Fakhrul, penguasaan aspek teknis tersebut sangat penting mengingat kondisi topografi dan curah hujan di Kota Medan yang membutuhkan sistem drainase yang dirancang dan dibangun secara tepat.
Sementara pada bidang pekerjaan gedung, materi sertifikasi menitikberatkan pada penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pelaksanaan pekerjaan konstruksi sesuai standar operasional. Peserta diuji mengenai kemampuan mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja, penerapan prosedur keselamatan, serta pengawasan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Selain pembekalan teori, peserta juga mengikuti ujian praktik dan wawancara yang dipandu asesor bersertifikat. Dalam sesi tersebut, peserta diuji kemampuannya menyelesaikan berbagai persoalan yang lazim dihadapi di lapangan, mulai dari kendala teknis pekerjaan hingga pengambilan keputusan saat menghadapi kondisi darurat.
Melalui program sertifikasi ini, Dinas SDABMBK Kota Medan berharap semakin banyak tenaga kerja konstruksi lokal yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional sehingga mampu meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat daya saing sektor jasa konstruksi di Kota Medan






