Kepala Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA) Sinabung, Armen Putra, menyampaikan erupsi yang terekam terjadi pada pukul 10.17 WIB dan aktivitas keluarnya abu masih terlihat hingga pukul 11.14 WIB. “Erupsi berupa abu mengarah ke timur dan tenggara. Sampai saat ini masih kami pantau, dan pada pukul 11.14 WIB masih terlihat abu keluar di sekitar puncak Gunungapi Sinabung,” ujar Armen.
Pengamatan visual menunjukkan kolom abu berwarna hitam dengan intensitas tebal. Aktivitas seismik mencatat amplitudo maksimum 120 milimeter dengan durasi sementara sekitar satu jam satu menit 48 detik. Hingga laporan ini disusun, aktivitas erupsi masih berlangsung dan pengamatan intensif terus dilakukan oleh tim pos pengamatan.
Armen mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap dampak hujan abu yang bergerak ke arah timur dan tenggara. Ia menegaskan masyarakat agar mengikuti arahan petugas dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri.
Kepala Desa Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran, Terkelin Sembiring, membenarkan erupsi tersebut. Menurutnya, pemerintah desa segera mengambil langkah antisipasi dengan meminta warga yang berada di sekitar kawasan Danau Lau Kawar untuk meninggalkan lokasi. Selain itu, pembagian masker kepada warga dilakukan sebagai upaya proteksi terhadap paparan abu vulkanik. Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan akibat erupsi.
Status gunung saat ini masih berada pada Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung, dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi maupun dalam radius tiga kilometer dari puncak. Selain itu, larangan juga berlaku pada radius sektoral 4,5 kilometer ke arah selatan-timur dari puncak.
PVMBG dan PPGA juga mengingatkan warga yang bermukim atau beraktivitas di sepanjang sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung untuk tetap waspada terhadap potensi lahar. Pemerintah Kabupaten Karo diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunapi Sinabung untuk memastikan pemantauan dan respons yang cepat.
Masyarakat dihimbau mengikuti informasi resmi dari petugas, menjaga jarak dari zona berbahaya, dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Informasi perkembangan lebih lanjut akan disampaikan oleh otoritas terkait. (Bt)






.jpg)