Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas pengerjaan jalan masih berlangsung di sejumlah titik. Pengguna jalan mengeluhkan minimnya rambu peringatan, terutama di area pekerjaan dan pada malam hari. Selain itu, material proyek yang berada di sekitar badan jalan disebut turut memengaruhi kelancaran arus kendaraan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, mengingat Jalan Industri merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan berat, kendaraan logistik, pekerja pabrik, serta masyarakat umum.
Sejumlah warga dan pengguna jalan berharap Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang bersama kontraktor pelaksana segera meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi pekerjaan.
“Jalan ini merupakan jalur penting bagi aktivitas industri. Setiap hari banyak kendaraan berat dan pekerja melintas. Kalau ada jalan yang sedang dikupas atau dikerjakan, seharusnya ada rambu dan tanda yang jelas, terutama pada malam hari,” ujar salah seorang pengendara sepeda motor yang kerap melintas di kawasan tersebut, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, pelaksanaan pembangunan memang diperlukan untuk memperbaiki kondisi infrastruktur. Namun, proses pengerjaan juga harus memperhatikan keselamatan masyarakat yang tetap menggunakan jalan selama proyek berlangsung.
Warga meminta kontraktor pelaksana menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta melakukan pengaturan lalu lintas yang memadai di sekitar lokasi proyek. Rambu peringatan, pembatas area pekerjaan, penanda pada malam hari, serta pengaturan material dinilai penting untuk mengurangi potensi kecelakaan.
Masyarakat juga meminta Dinas SDABMBK Deli Serdang meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek agar pekerjaan tidak hanya mengejar target penyelesaian fisik, tetapi juga memenuhi standar keselamatan bagi pengguna jalan.
“Pembangunan tentu kami dukung, tetapi keselamatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas. Jangan sampai proyek yang bertujuan memperbaiki jalan justru menimbulkan persoalan baru bagi pengguna jalan,” tambahnya.
Publik berharap pihak Dinas SDABMBK Deli Serdang segera melakukan evaluasi terhadap kondisi pengamanan di lapangan dan memastikan kontraktor memenuhi seluruh ketentuan keselamatan selama pekerjaan berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap adanya langkah konkret untuk memperbaiki sistem pengamanan di lokasi proyek, sehingga peningkatan Jalan Industri Paluh Gelombang dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.






