MEDAN – Pemerintah Kota Medan terus mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Memasuki pekan keempat Juli 2026, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan memfokuskan pengerjaan jalan dan sistem drainase di kawasan Medan Utara agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai target.
Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, S.STP., M.T., mendampingi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau hasil pengecoran Jalan Tana Taka serta perkembangan pembangunan infrastruktur di kawasan Medan Deli, Kamis (23/7/2026).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan memastikan kualitas pekerjaan jalan telah memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan. Selain itu, evaluasi juga dilakukan terhadap progres pembangunan drainase sebagai upaya mengatasi persoalan genangan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Jalan Mangaan, Kecamatan Medan Deli. Kawasan tersebut selama ini kerap mengalami genangan air akibat kapasitas saluran drainase yang belum memadai, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Khairul Azmi menjelaskan, penanganan di Jalan Mangaan saat ini difokuskan pada pembangunan drainase yang lebih kokoh dan mampu meningkatkan kapasitas aliran air. Menurutnya, pekerjaan lanjutan akan dilakukan setelah seluruh tahapan pengecoran, proses perawatan beton (curing), serta hasil uji laboratorium dinyatakan memenuhi standar kualitas.
"Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap agar hasilnya benar-benar sesuai spesifikasi teknis dan memiliki daya tahan yang baik. Kami tidak ingin terburu-buru sehingga mengabaikan kualitas konstruksi," ujar Khairul Azmi.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan pentingnya proses perawatan beton pasca-pengecoran. Tahapan tersebut dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga kekuatan struktur jalan sehingga mampu bertahan lebih lama meski menghadapi perubahan cuaca maupun beban lalu lintas yang tinggi.
Menurut Rico, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada percepatan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga harus mengutamakan mutu agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, seluruh pekerjaan diminta tetap mengacu pada standar teknis yang berlaku.
Khairul Azmi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap setiap proyek yang sedang berjalan. Pengawasan dilakukan mulai dari tahap pelaksanaan hingga pekerjaan selesai guna memastikan kualitas infrastruktur sesuai dengan perencanaan.
Ia berharap pembangunan jalan dan drainase di kawasan Medan Utara dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi titik-titik genangan, memperlancar arus lalu lintas, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Pemerintah Kota Medan juga berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.







