Berdasarkan pengamatan lapangan pada hari Senin, 6 Juli 2026, rata‑rata harga sewa tahunan untuk rumah sederhana dengan fasilitas standar di Kabanjahe dan daerah sekitarnya berkisar antara Rp5.000.000 hingga Rp8.000.000. Kenaikan ini dirasakan oleh warga yang sedang mencari tempat tinggal sekaligus pelaku usaha properti di daerah tersebut.
“Saat ini sulit menemukan rumah sewa dengan harga yang masih ramah untuk keluarga berpenghasilan rendah,” kata salah seorang warga yang sedang mencari hunian kontrakan di Kabanjahe. Ia menyebutkan bahwa peningkatan harga sewa tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan masyarakat.
Abraham, tokoh pemerhati sosial setempat, menilai lonjakan harga sewa kontrakan telah melampaui kemampuan daya beli warga berpenghasilan rendah. “Kenaikan sewa di perkotaan dan sekitarnya kini tidak sebanding dengan pendapatan masyarakat. Ditambah lagi, harga kebutuhan pokok yang melonjak membuat kondisi rumah tangga semakin tertekan,” ujarnya.
Menurut Abraham, pemerintah pusat, Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Kabupaten Karo perlu segera mengambil langkah strategis untuk menyediakan hunian sewa terjangkau. Ia menekankan pentingnya pembangunan rumah susun atau kompleks kontrakan bersubsidi yang diperuntukkan bagi keluarga berpendapatan rendah serta hunian mahasiswa. “Penyediaan hunian terjangkau menjadi langkah preventif untuk mencegah bertambahnya kemiskinan di wilayah ini,” katanya.
Pengamat ekonomi lokal yang dihubungi MakmurNews.com menambahkan bahwa faktor permintaan tinggi, keterbatasan pasokan hunian layak, serta kenaikan biaya pembangunan turut mendorong pemilik properti menaikkan tarif sewa. Untuk solusi jangka pendek, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan insentif bagi pengembang hunian terjangkau, program subsidi sewa, atau pemanfaatan gedung-gedung kosong sebagai hunian sementara bagi mahasiswa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Karo dan Dinas Perumahan dan Permukiman belum memberikan komentar resmi. MakmurNews.com akan mengupayakan konfirmasi lebih lanjut mengenai rencana kebijakan yang mendukung penyediaan hunian terjangkau di daerah tersebut.
(Korwil Bt)






