Jumat, 24 Juli 2026

LSM Tritura Apresiasi Proyek Revitalisasi Rp 2 Miliar SMPN 6 Percut Sei Tuan

 

LSM Tritura Apresiasi Proyek Revitalisasi Rp 2 Miliar SMPN 6 Percut Sei Tuan


MEDAN (Makmurnews) – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tritura, Idris Johansyah, Sabtu (25/7), memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program Revitalisasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2026 yang dikucurkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Apresiasi tersebut disampaikan Idris setelah meninjau papan pengumuman keterbukaan informasi publik pada proyek di UPT SPF SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Menurutnya, langkah transparansi ini patut menjadi contoh positif dalam pengelolaan anggaran negara di bidang pendidikan.

Berdasarkan data yang tertera pada papan proyek, program revitalisasi tersebut menelan total bantuan sebesar Rp 2.050.670.883,- dengan durasi waktu pengerjaan selama 120 hari

Rincian alokasi anggaran tersebut mencakup:

* **Pembangunan Ruang Kelas Baru (3 Volume):** Rp 924.667.000

* **Rehabilitasi Sarana Penunjang RKB (1 Volume):** Rp 468.764.000

* **Penataan Lingkungan (1 Volume):** Rp 418.994.000

* **Pekerjaan Interior dan Perabot (3 Volume):** Rp 168.435.000

* **Perencanaan, Pengawasan, dan Pengelolaan:** Rp 69.810.883

"Keterbukaan informasi seperti ini sangat krusial. Publik, khususnya masyarakat dan orang tua siswa, dapat mengetahui secara jelas ke mana aliran dana bantuan dialokasikan. Pihak panitia penerima dan pengelola sekolah, termasuk Ketua P2SP Edi Hartono, Perencana Fadli Aziz, ST, serta Kepala Sekolah Sudarmadi, S.Pd, telah menunjukkan komitmen awal yang baik," ujar Idris Johansyah.

Idris juga berharap agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi teknis demi mewujudkan kualitas pendidikan yang bermutu dan aman bagi para siswa.

Lebih lanjut, Idris menegaskan bahwa transparansi publik yang ditunjukkan melalui pemajangan plang proyek merupakan wujud komitmen dalam mencegah potensi penyimpangan anggaran sejak dini. Keberadaan papan informasi ini memberikan ruang bagi kontrol sosial masyarakat sekitar serta jajaran wali murid untuk memantau langsung jalannya pembangunan di lapangan.

Ia juga mengingatkan pentingnya Sinergitas antara pihak pengelola proyek dan elemen masyarakat demi mengawal pembangunan fasilitas pendidikan hingga rampung 100 persen. 

Diharapkan hasil akhir dari revitalisasi ini nantinya benar-benar menciptakan kenyamanan dalam proses belajar-mengajar serta menunjang peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Deli Serdang secara berkelanjutan.

Share: