Sabtu, 18 April 2026

Kinerja Gemilang Kajati Sumut Dr. Harli Siregar Tuai Apresiasi PWI dan JMSI

MakmurNews.com, Medan. -Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Harli Siregar, menuai apresiasi luas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara. Meski belum genap satu tahun menjabat sejak dilantik pada 16 Juli 2025, Harli dinilai berhasil mencatatkan berbagai capaian signifikan dalam penegakan hukum, transparansi, serta membangun kolaborasi yang kuat dengan insan pers.

Ketua PWI Sumut Farianda Sinik dan Ketua JMSI Sumut Rianto menilai, di bawah kepemimpinan Harli Siregar, Kejati Sumut menunjukkan performa institusi yang progresif, terukur, dan berdampak nyata. Sepanjang tahun 2025, Kejati Sumut berhasil meraih peringkat III terbaik nasional dalam Satuan Kerja Kompetisi Ber-AKHLAK dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia. 

Selain itu, capaian nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sebesar 98,18 menempatkan Kejati Sumut di posisi tiga besar nasional.

Tak hanya itu, Kejati Sumut juga masuk dalam tujuh besar nasional dalam transaksi Kartu Kredit Pemerintah (KKP), mencerminkan pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan. Di sektor intelijen, pengamanan terhadap 66 proyek strategis nasional dengan nilai mencapai Rp930,5 miliar dan USD 163 juta menjadi bukti konkret peran kejaksaan dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah.

Dalam aspek penegakan hukum, pendekatan keadilan restoratif menjadi salah satu inovasi unggulan. Sebanyak 101 perkara berhasil diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice, serta terbentuk 60 Rumah Restorative Justice di berbagai wilayah Sumatera Utara. Pendekatan ini dinilai mampu menghadirkan keadilan yang lebih humanis sekaligus mengurangi beban sistem peradilan.

Komitmen terhadap pemberantasan korupsi juga ditunjukkan melalui capaian penyelamatan kerugian negara yang mencapai lebih dari Rp435 miliar sepanjang tahun 2025. Kejati Sumut juga berhasil melelang aset hasil tindak pidana senilai Rp172,7 miliar, sehingga meraih peringkat I nasional dalam kinerja pemulihan aset.

Memasuki tahun 2026, tren positif tersebut terus berlanjut. Kejati Sumut berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp13 miliar dari kasus dugaan korupsi di kawasan Pangururan dan Tele, Samosir. Selain itu, langkah tegas juga ditunjukkan melalui penggeledahan terkait proyek jalan tol Medan–Binjai.

Ketua JMSI Sumut, Rianto, menyebut capaian tersebut sebagai bukti nyata keseriusan Kejati Sumut dalam menjalankan fungsi penegakan hukum secara profesional dan berintegritas. “Ini bukan hanya soal angka, tetapi dampak nyata bagi masyarakat dan meningkatnya kepercayaan publik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua PWI Sumut, Farianda Sinik, yang menekankan pentingnya transparansi serta komunikasi terbuka antara kejaksaan dan insan pers. Ia juga menyoroti kedekatan Harli Siregar dengan kalangan jurnalis sebagai faktor penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.

Berbagai kegiatan seperti olahraga bersama, buka puasa bersama, hingga rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada awal Mei 2026 menjadi bukti nyata sinergi tersebut. PWI dan JMSI Sumut pun berharap Harli Siregar dapat terus menjaga konsistensi kinerja serta tetap tegas dalam memberantas korupsi di Sumatera Utara. (Syahdan/Red)

Share: