Musda IV ini bukan sekadar ritual organisasi, melainkan tonggak strategis konsolidasi yang memancarkan semangat kebersamaan kekeluargaan. Kosgoro 1957 sebagai salah satu pilar pendiri Partai Golkar, forum ini menegaskan komitmen Kosgoro 1957 untuk memperkuat peran sertanya dalam pembangunan daerah sekaligus mengawal kebijakan nasional.
Usai ditetapkan, Viktor Silaen menyampaikan rasa syukur mendalam. "Ini bukan sekadar amanah organisasi, tapi tanggung jawab besar untuk hadir nyata di tengah masyarakat. Mari jadikan Kosgoro 1957 Sumut semakin solid, responsif, dan progresif," tegas politisi senior Golkar Sumut yang pernah menjabat Bendahara DPD ini. Pengalaman organisasinya dan jaringan luas dinilai mampu mengonsolidasikan kader hingga tingkat akar rumput.
Pembukaan Musda IV dipimpin Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Akbarsyah Fikarno Laksono, yang menekankan urgensi Kosgoro mengawal program Pemerintah RI seperti Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memperkuat ekonomi kerakyatan.
Bendahara Umum PPK Kosgoro 1957 yang juga Bendahara Umum DPP Golkar, Sari Yuliati hadir mewakili Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia yang mengatakan, mendorong Kosgoro 1957 jadi garda terdepan menerjemahkan program Presiden Prabowo Subianto di daerah. "Kosgoro harus menjadi ujung tombak," pintanya tegas.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Sumut terpilih Andar Amin Harahap menyambut baik, berharap kepemimpinan Viktor semakin memperkokoh soliditas keluarga besar Golkar Sumatera Utara.
Aklamasi Viktor Silaen melambangkan semangat baru persatuan, membuka era pengabdian sosial masif, pembinaan kader berkelanjutan, serta kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sumut di bawah payung Golkar nasional. ***
■Fajar Trihatya






.jpg)