Kerusakan parah paling terlihat di akses jalan Tigaderket, Mardingding, yang kini luluh lantak akibat beban berlebih. Lokasi lain yang terdampak meliputi Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat, Jalan Udara Berastagi, serta berbagai ruas jalan nasional di sekitar wilayah tersebut. Dampaknya tidak hanya mengganggu lalu lintas, tapi juga membahayakan kesehatan masyarakat: abu tebal mengancam pernapasan saat musim kemarau, sementara hujan deras membuat jalan licin dan rawan kecelakaan.
Warga dan Aliansi Masyarakat Tanah Karo menuntut pihak berwenang segera bertindak tegas. Mereka mendesak penutupan operasi tambang di Desa Mardingding dan wilayah sekitarnya, termasuk tambang ilegal, guna mencegah insiden yang tidak diinginkan. "Kami tak ingin kecelakaan fatal terjadi sebelum ada penanganan serius," tegas salah seorang warga yang enggan disebut namanya di Mardiding Senin (26/1).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari Dinas Pertambangan setempat atau aparat penegak hukum. Pihak kepolisian disarankan meningkatkan pengawasan truk overload dan memastikan muatan sesuai regulasi.(*)
(Korwil Biro Sodiqin S)






