Pengurus besar dan Pengurus PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Provinsi Sumatera Utara menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke enam kabupaten Kota di Sumatera Utara, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Langkat, Kota Sidempuan dan Sibolga.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan empati PWRI, terhadap warga yang mengalami penderitaan akibat bencana alam yang melanda sejumlah daerah tersebut.
Banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan rumah warga, fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat bahkan menelan korban jiwa ratusan orang.
Ketua PWRI Provinsi Sumatera Utara, H. Hasban Ritonga, SH, yang juga merupakan mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan bahwa PWRI sebagai organisasi para purna bakti aparatur negara memiliki tanggung jawab moral untuk turut hadir dan membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi penyemangat dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
“PWRI terpanggil untuk berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang. Ini adalah bentuk kepedulian dan pengabdian sosial kami kepada masyarakat,” ujar Hasban Ritonga.
Bantuan yang disalurkan merupakan hasil partisipasi dan kepedulian para pengurus dan anggota PWRI Pusat maupun PWRI Provinsi Sumatera Utara.
Selain Ketua PWRI Sumut H. Hasban Ritonga, SH, turut hadir dalam rapat rencana penyaluran bantuan antara lain, Sekretaris PWRI Sumut Drs. H. Hamzah AR, Wakil Sekretaris A. Sofian Rangkuti, Bendahara M. Rusli, SE, Ketua Bidang Sosial Ir. Muhammad Ilyas, serta Ketua Bidang Koperasi dan UMKM Amran Matondang, SH, MH, yang juga merupakan mantan Sekretaris Daerah Labuhanbatu Utara.
Ketua Bidang Koperasi dan UMKM PWRI Sumut, Amran Matondang, SH, MH, menegaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan secara bertahap ke daerah-daerah terdampak dengan menyesuaikan kebutuhan para korban di lapangan. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung, terutama bagi warga yang kehilangan harta benda dan mata pencaharian akibat bencana.
Sementara itu, Ketua Bidang Sosial Ir Muhammad Ilias , menambahkan menegaskan pentingnya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana. Menurutnya, selain bantuan kemanusiaan, perhatian terhadap pelaku usaha kecil dan UMKM di daerah terdampak juga sangat dibutuhkan agar roda perekonomian dapat kembali bergerak.
PWRI Provinsi Sumatera Utara berharap sinergi dan kepedulian dari berbagai pihak terus terjalin dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, PWRI Pusat dan Sumut optimistis proses pemulihan di daerah terdampak banjir bandang dapat berjalan dengan baik dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal. (Syahdan/Red)






