Rabu, 04 Maret 2026

Plt. Direktur Air Minum Perumda Tirtanadi Hadiri Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional

MakmurNews.com, Medan - Plt Direktur Air Minum Perumda Tirtanadi, Muhri Fepri Iswanto, menghadiri kegiatan Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional dan Objek Vital Tertentu yang dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Ruang Rapat Kantor Pusat Perumda Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja No. 1, Medan.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Ditpamobvit Polda Sumut dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, serta diikuti oleh jajaran staf Perumda Tirtanadi, diantaranya Kepala Cabang Tembung Adenin Ginting, Kepala Cabang Diski Chairul Matondang, Kepala Cabang HM Yamin Anton serta beberapa Kepala Cabang.

Juga hadir Kepala IPAM (Intalasi Pengelolaan Air Minum) Mabidang Faisal, Kapala IPAM Limau Manis Yan Henri, Kepada IPAM Delitua Azihanel dan Kepala IPAM Sunggal Aulia serta Kepala Bidang Humas dan Publikasi Tirtanadi Lokot Parlindungan .

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan sistem pengamanan terhadap objek vital perusahaan yang memiliki peran strategis dalam pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Muhri Fepri Iswanto menegaskan pentingnya penerapan sistem manajemen pengamanan yang terstruktur, terukur, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan keamanan aset perusahaan sekaligus menjamin keberlangsungan layanan air minum kepada masyarakat.

Materi sosialisasi disampaikan oleh AKBP Dr. Samsul Bahri Siregar, S.H., M.H., yang memaparkan secara komprehensif mengenai sistem manajemen pengamanan objek vital, termasuk standar operasional prosedur serta mekanisme pengawasan yang harus diterapkan secara konsisten.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi, peningkatan kompetensi, serta koordinasi yang semakin solid antara manajemen dan satuan pengamanan dalam menjaga objek vital perusahaan, guna mendukung pelayanan air bersih yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Syahdan/Red)

Share: