Sabtu, 06 Desember 2025

Mahasiswa Aktivis Lingkungan Kecam Dugaan Pencemaran Sungai Bahsombu oleh PT Tenera Sergai Perkasa

MakmurNews.com, Serdang Bedagai. — Guna Damanik, mahasiswa sekaligus aktivis lingkungan asal Serdang Bedagai (Sergai), mengecam keras dugaan pencemaran Sungai Bahsombu yang diduga kembali dilakukan oleh PT Tenera Sergai Perkasa (PT TSP) pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Kecaman tersebut disampaikan menyusul beredarnya sebuah video di media sosial yang memperlihatkan kondisi aliran Sungai Bahsombu diduga tercemar limbah cair berwarna gelap dan berbau menyengat. Video itu dengan cepat menuai reaksi publik karena memperlihatkan perubahan drastis kualitas air sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar.

“Video yang beredar itu menjadi bukti visual bagaimana biadabnya perilaku korporasi yang diduga masih saja mencemari lingkungan. Sungai bukan tempat membuang limbah, dan masyarakat tidak boleh terus menjadi korban,” tegas Guna saat dimintai keterangan.

Menurut Guna, dugaan pencemaran ini bukanlah persoalan baru. Ia menilai PT TSP seakan abai terhadap kewajiban pengelolaan limbah yang semestinya dilakukan sesuai aturan lingkungan hidup. Jika dugaan ini benar, maka tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius yang berdampak langsung pada ekosistem sungai dan kesehatan warga.

“Ketika negara sedang dihantam berbagai bencana ekologis, mulai dari banjir hingga penurunan kualitas lingkungan, praktik-praktik seperti ini justru memperparah situasi. Ini bukan kelalaian biasa, ini kejahatan ekologis,” tambahnya.

Guna mendesak Dinas Lingkungan Hidup, aparat penegak hukum, serta kementerian terkait untuk segera turun ke lapangan, melakukan investigasi terbuka, dan memberikan sanksi tegas apabila PT TSP terbukti mencemari Sungai Bahsombu.

Ia juga mengajak masyarakat sipil dan mahasiswa untuk terus mengawal kasus ini agar tidak tenggelam seperti kasus-kasus lingkungan sebelumnya.

“Lingkungan yang rusak tidak bisa dipulihkan dengan janji. Dibutuhkan keberanian negara untuk menghentikan kebiadaban korporasi,” pungkasnya.

Share:

Arsip Blog