KAYA INFORMASI MENUJU KEMAKMURAN

Kamis, 30 Oktober 2025

Maung: Simbol Kejayaan Bangsa

Oleh: Yakub F. Ismail

Wacana penggunaan kendaraan produksi PT Pindad, Maung belakangan ramai diperbincangkan usai Presiden Prabowo Subianto mewajibkan para menteri dan juga pejabat lainnya untuk menggunakan kendaraan jenis jip tersebut.

Pernyataan itu dilontarkan Prabowo saat berpidato pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025, yang mengungkapkan bahwa Indonesia telah berhasil memproduksi kendaraan jenis jip yang digunakan oleh para pejabat dan perwira TNI. 

Ia mengaku kendaraan buatan anak negeri itu menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia karena dirancang dan dibuat di dalam negeri.

Tidak hanya itu, Prabowo juga menyampaikan agar penggunaan kendaraan tersebut diterapkan secara luas di lingkungan pemerintahan dan militer.

"Dan sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua. Saya enggak mau tahu, yang mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja. Ya pada saat saya enggak panggil kau bolehlah kau pakai mobil itu," tegas Prabowo.

Lantas, apa urgensi mendorong publik, kususnya kalangan pejabat untuk wajib menggunakan Maung sebagai kendaraan dinas, dan bagaimana dengan masyarakat biasa?

Sekilas Maung

Kendaraan taktis (rantis) Maung tidak muncul secara kebetulan. Mobil ini lahir dari rangkaian visi Indonesia untuk memiliki kendaraan tempur dan utilitas taktis yang mandiri secara industri. Mobil ini merupakan jenis rantis ringan 4×4 yang diproduksi oleh PT Pindad sebagai bagian dari diversifikasi produk alutsista dan otomotif nasional.

Adapun generasi terbaru dari varian kendaraan ini diluncurkan dengan nama "Maung" yang merupakan versi ketiga (MV3) yang memiliki spesifikasi mumpuni, dengan kecepatan hingga mencapai 120 km/jam, jarak tempuh hingga 500-800 km, dan bobot mencapai kurang lebih 2 ton lebih.

Mobil dengan kapasitas 4 orang ini dibuat dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai sekitar 70 persen. Ini berarti, hampir sebagian besar komponennya bersumber dari dalam negeri. TKDN mencakup kerangka bodi, sistem kendaraan, dan sebagian besar sistem pendukung lainnya. Sedangkan, 30 persen lainnya yakni mesin atau kerangka dasar berasal dari Korea Selatan.

Bagi yang sudah mengenal kendaraan ini tentu mengakui sisi keunggulannya. Seperti diketahui, Maung menawarkan mobilitas tinggi di medan berat dan nonaspal. Karakteristik ini sangat jarang dimiliki jenis kendaraan lain yang lebih fokus ke jalan raya umum. 

Di samping itu, mobil ini juga multifungsi, jadi tidak hanya digunakan di kalangan militer dan taktis, tapi juga bisa digunakan masyarakat sipil dengan versi sipil atau utility yang ditawarkannya. Kendaraan ini memiliki tingkat fleksibilitas operasional yang tinggi dengan tiga mode penting, yakni tangguh, jelajah, dan komando. 

Kendaraan ini juga dilengkapi dengan konfigurasi atap berbeda baik itu hard top, soft top, dan terbuka.

Di luar itu semua, apa yang menjadi keistimewaan Maung adalah bahwa mobil ini dibuat dalam negeri sehingga memudahkan pemeliharaan/logistik lokal, disesuaikan dengan kondisi geografi Indonesia, dan yang tidak kalah penting adalah sebagai simbol kedaulatan teknologi otomotif dan pertahanan nasional.

Dengan begitu, mobil Maung bukan hanya tentang kendaraan, melainkan manifestasi dari ambisi bangsa Indonesia untuk menjadi pemain penting dalam industri otomotif dan pertahanan di kancah global dengan semangat kemandirian yang tinggi demi martabat dan kedaulatan bangsa. 

Menilik Alasan Presiden

Apa yang menjadi alasan utama Prabowo memberikan arahan tegas kepada para menteri, wakil menteri, kepala badan dan pejabat eselon I agar menjadikan Maung sebagai kendaraan dinas adalah perkara serius yang tidak boleh diabaikan.

Setidaknya beberapa pertimbangan menjadi dasar argumentasi Sang Jenderal meminta para pejabat wajib menggunakan kendaraan tersebut.

Pertama, mobil Maung adalah hasil karya anak negeri yang harus diapresiasi masyarakat, khususnya para pejabat yang menjadi teladan bagi rakyat. Dengan memakai kendaraan buatan dalam negeri, maka secara tidak langsung pemerintah telah memberikan contoh konkret penggunaan produk dalam negeri.

Kedua, hal ini akan mendorong kebanggaan nasional dan mendukung ekosistem industri dalam negeri, khususnya industri otomotif yang sedang tumbuh dan berkembang. Dengan menggunakan kendaraan tersebut, maka reputasi Maung akan melejit dan hal ini akan berdampak terhadap permintaan pasar, volume produksi dan keberlanjutan perusahaan produsen (PT Pindad).

Ketiga, dapat menciptakan efek multiplier di sektor ekonomi nasional. Sebab, dengan adanya permintaan besar secara otomatis akan memperkuat rantai pasok nasional, yang akhirnya akan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya, serta memacu inovasi teknologi otomotif dan pertahanan.

Meskipun Maung baru mulai dijajakkan kepada para pejabat, namun minat masyarakat terhadap jenis kendaraan ini terbilang cukup tinggi. Publik banyak yang mulai bertanya soal bagaimana cara mendapatkan kendaraan tersebut.

Pada poin ini tentu PT Pindad selaku produsen mobil Maung perlu untuk mempertimbangkan beberapa hal seperti penyesuaian harga hingga sosialisasi secara masif terkait kegunaan kendaraan ini bagi masyarakat luas.

Dalam konteks harga, misalnya, agar Maung bisa masuk ke pasar massal yang lebih kompetitif, dengan pembeli dari kalangan non-militer/pejabat, harga perlu disesuaikan. Pemerintah dan PT Pindad bisa mendiskusikan mengenai hal ini seperti pertimbangan subsidi atau dengan skema pembiayaan khusus agar biaya kepemilikan lebih terjangkau dan sebagainya.

Sementara, dari segi utilitas, untuk versi sipil yang ditujukan untuk konsumen umum harus perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut seperti memproduksi varian SUV ringan, modifikasi untuk keluarga atau dengan fitur-fitur lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat umum.

Akhirnya, jika Maung benar-benar diapresiasi dengan baik dan fokus pada kebutuhan konsumen, tidak hanya dari kalangan militer, tapi juga sipil, maka bukan tidak mungkin kendaraan ini akan menjadi produk kebanggaan nasional serta simbol kemajuan bangsa itu sendiri.

Penulis adalah Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia.

Share:

Rabu, 29 Oktober 2025

Kapolres Langkat Hadiri Peresmian Gedung Baru XUAN TIAN SHANG Di Vihara Avalokitesvara

MetroEkspress.com, Stabat Langkat. -Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH,SIK,M.Si., meghadiri acara Peresmian Gedung Baru XUAN TIAN SHANG di Vihara Avalokitesvara di jalan R.A Kartini Kecamatan Stabat Kab. Langkat, Rabu (29/19/2025) Pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini juga turut dihadiri Oleh Pembimas Buddha Kementrian Agama Sumatra Utara Bapak Sukasdi, S.E., M.A., Bupati Langkat Diwakilkan oleh Staf Ahli Bid. Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Medwin Sangkakala, S.Sos., M.Han., Ketua Walubi Sumut Bapak Dr. Brillian Moktar, S.E., M.M., Μ.Η.,Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, Bapak Panjang Harahap , Ketua MUI Langkat, Bapak H. Zulkifli Ahmad Dian Lo., M.A.,Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Bapak Drs. H. Syahrizal MZ , Ketua PSMTI Sumut Bapak Lim Hui Tat , Ketua Majabumi Tanah Suci Sumut Bapak Pandita Solihin Chandra, Ketua Yayasan Vihara Avalokitesvara Stabat Bapak dr. Chandra Wijaya, Biksuni Fa Xin, Biksuni Sik Yi San, Ketua Panitia Peresmian Gedung Baru Xuan Tian Shang Di Bapak Thomas Saputra,  Ketua Vihara Bodhisatva Satya Kalama (Kwan Tee Bio) Tandem Bapak Liu Kuang Hau, Ketua Yayasan Persada Stabat Bapak Huang Cien An, Pembina Yayasan Vihara Avalokitesvara Stabat Bapak Tony Wijaya, B.Β.Α., Ketua Panitia Pembangunan Vihara Avalokitesvara Stabat Bapak Tjoa Moy Hay (Effendy), Suhu Elton Cuaca Bapak Sugianto Makmur.

Peresmian ditandai dengan Pengguntingan Pita dan Penarikan Tirai oleh Pembina Yayasan Vihara Avalokitesvara Stabat Bapak Tony Wijaya, B.B.A. dan Ketua Panitia Pembangunan Vhara Avalokitesvara Stabat Bapak Tjoa Moy Hay Effendy selanjutnya Penandatanganan prasasti oleh Pembimas Buddha Kementrian Agama Sumatra Utara Bapak Sukasdi, S.E., M.A

Selesai penandatanganan prasasti dilanjutkan dengan pemberian Sembako/beras kepada masyarakat Stabat dengan jumlah 800 (delapan ratus) karung beras /10 Kg. 

Kapolres Lankat AKBP David Triyo Prasojo, SH,SIK,M.Si., mengungkapkan ucapan selamat atas diresmikannya vihara baru atau renovasi yang telah selesai, memberikan apresiasi atas peran serta masyarakat dan pengurus vihara dalam menjaga ketertiban dan toleransi, pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama sebagai pilar persatuan dan kesatuan bangsa, mengajak semua elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai, tanpa memandang perbedaan keyakinan.

Komitmen Kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban di setiap tempat ibadah, termasuk vihara, pungkas Akbp David. (Imt)

Share:

Ketum KISS Akiong Bantu Bocah Penderita Tumor Mata, Wujud Nyata Kepedulian Tanpa Batas

MakmurNews.com, Medan | – Wujud kepedulian sosial kembali diperlihatkan oleh Ketua Umum (Ketum) Komunitas Indonesia Semua Suku (KISS), Akiong, dengan menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu di Kota Medan. Kali ini, aksi kemanusiaan tersebut ditujukan kepada Abiyan Ramadhan, bocah berusia tiga tahun yang tengah berjuang melawan penyakit tumor mata di bagian kanan.

Dalam kegiatan sosial penuh empati itu, Ketum KISS Akiong didampingi Wakil Ketua Umum Alie Tan, Alex Kang, dan On Sun, serta Kahumas KISS Hendrik, turun langsung ke kediaman keluarga Abiyan. Mereka menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 1,5 juta untuk membantu biaya pengobatan dan kebutuhan keluarga sehari-hari.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap sesama. Kami berharap bisa sedikit meringankan beban keluarga dan memberi semangat bagi Abiyan agar terus berjuang untuk sembuh,” ujar Kahumas KISS Hendrik kepada wartawan pada Selasa, 29 Oktober 2025, di Medan.

Kehadiran rombongan KISS disambut penuh haru oleh keluarga Abiyan. Di tengah suasana yang hangat dan mengharukan, mereka juga memberikan doa serta motivasi agar keluarga tetap tabah dan tidak kehilangan harapan dalam menghadapi cobaan ini.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Komunitas Indonesia Semua Suku (KISS) dalam memperkuat solidaritas antarwarga dari berbagai latar belakang suku dan budaya. Sejak awal berdiri, KISS terus aktif menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan empati, menjadikan komunitas ini wadah persatuan dan kemanusiaan yang nyata di tengah masyarakat.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada para donatur yang turut mendukung kegiatan ini, yaitu Ferdinan Chang, Ali Than, Achiang, dan Eli, serta seluruh anggota KB KISS dan KISS Lansia yang senantiasa aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Sebagai informasi, Komunitas Indonesia Semua Suku (KISS) akan genap berusia satu tahun pada 5 Januari 2026. Selama perjalanannya, komunitas ini telah banyak berperan dalam menyalurkan bantuan sosial di berbagai wilayah Sumatera Utara, menjadi jembatan kasih yang mempersatukan masyarakat dari beragam suku dan golongan.

Langkah nyata KISS ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Banyak yang menilai kehadiran KISS membawa warna baru dalam gerakan sosial di Sumatera Utara, serta menjadi inspirasi bahwa kepedulian sejati tak mengenal batas suku, agama, maupun status sosial. (Rl/Red/Dr)

Share:

Selasa, 28 Oktober 2025

Bertemu BI dan Kadin, Gubernur Bobby Nasution Bahas Integrasi Pembangunan Antarprovinsi Se-Sumatera

MakmurNews.com, Medan. – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bertemu dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Rudy Hutabarat dan Wakil Ketua Umum Wilayah Sumatera I Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Ivan Iskandar Batubara. Dalam pertemuan tersebut, Bobby membahas upaya integrasi pembangunan antarprovinsi melalui Forum Gubernur se-Sumatera.

Menurut Bobby, forum ini penting untuk menyatukan arah dan mempercepat akselerasi pembangunan di seluruh wilayah Sumatera. Ia menegaskan, percepatan pembangunan tidak hanya membutuhkan inovasi, tetapi juga kerja sama lintas daerah.

“Tidak hanya cukup inovatif, tapi juga kolaboratif. Kalau inovasi bisa melampaui jangkauan kerja wilayah kita, maka pembangunan bisa lebih progresif lagi,” ujar Bobby di Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (29/10/2025).

Bobby menambahkan, integrasi visi dan misi antarprovinsi diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera.

“Dengan peningkatan perekonomian, kinerja masing-masing pemerintah provinsi juga akan semakin berdampak,” tambahnya.

Kepala Perwakilan BI Sumut Rudy Hutabarat menjelaskan, Forum Gubernur se-Sumatera bertujuan memperkuat integrasi ekonomi wilayah dalam mendorong pertumbuhan yang optimal, inklusif, dan berkelanjutan menuju Indonesia Maju.

Rudy memaparkan terdapat lima strategi utama yang akan dikembangkan, yakni perdagangan dan industri terintegrasi, pariwisata terintegrasi, hub logistik terintegrasi, kemitraan investasi, serta pembiayaan kolaboratif.

“Forum gubernur juga menjadi wadah koordinasi tingkat tinggi untuk penyelesaian isu lintas daerah, sekaligus menjembatani komunikasi dengan kementerian dan lembaga. Salah satu bentuk dukungannya adalah melalui Rakorpusda,” jelas Rudy.

Lebih lanjut, integrasi ekonomi antarprovinsi di Sumatera juga akan difokuskan pada penguatan hilirisasi dan aglomerasi industri, termasuk pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) dan kawasan industri. Tiga aspek utama yang menjadi perhatian adalah daya saing, aglomerasi, serta integrasi rantai pasok yang didukung oleh program local champion industry.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Timur Tumanggor, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, dan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Hutagalung. (Sumber Dks)


■Fajar Trihatya

Share:

Wabup Lantik 47 Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional

MakmurNews.com, Deliserdang. -Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang Lom Lom Suwondo SS melantik 47 Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Kamis (23/10/2025). 

Beberapa pejabat yang dilantik, di antaranya Hendra Syahputra Siregar, SSTP. diangkat menjadi Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Dinas Perhubungan dari jabatan sebelumnya sebagai Kabid Pengolahan Layanan dan Pelestarian Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip. Jabatan yang ditinggalkan Hendra Syahputra diisi oleh Elidawati Samosir, ST., MKom. Kemudian, Gusri Salewa Gea, SSTP., MSi. diangkat menjadi Lurah Galang Kota, Kecamatan Galang.

Pada pelantikan yang digelar di Aula Cendana, Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang itu, Wabup menegaskan, pelantikan yang dilakukan adalah bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.

Perubahan penugasan melalui rotasi, promosi, maupun pengisian jabatan baru merupakan bentuk penyegaran organisasi agar kinerja birokrasi semakin efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

"Jabatan yang diemban adalah bentuk pengakuan atas kinerja, dedikasi, dan tanggung jawab selama ini. Namun perlu diingat, di balik penghargaan itu juga melekat tanggung jawab besar untuk terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat Deli Serdang," tegas Wabup. 

Khusus kepada lurah, Wabup mewanti-wanti, agar bisa menjadi teladan di wilayahnya. Sebagai pemimpin di tingkat kelurahan, harus berada di garis terdepan pelayanan publik dan menjadi wajah pemerintah di tengah masyarakat.

"Jadilah teladan dalam disiplin, kejujuran, dan kepedulian sosial. Bangun komunikasi yang hangat dengan warga, dengarkan aspirasi mereka, dan libatkan seluruh unsur masyarakat dalam pembangunan ” pesan Wabup.

Kepada seluruh pejabat yang dilantik, ada tiga hal penting yang harus dilakukan. Pertama, laksanakan setiap amanah dengan penuh integritas dan kejujuran, karena kepercayaan yang diberikan adalah tanggung jawab besar yang tidak boleh dikhianati.

Kedua, tanamkan semangat aparatur sipil negara (ASN) adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Karena itu, bekerja harus berorientasi pada hasil nyata, bukan sekadar janji.

Ketiga, hadapi setiap tantangan dengan inovasi dan kemampuan beradaptasi, sebab hanya yang mau belajar dan berubah yang akan mampu bertahan serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Deli Serdang

"Jabatan bukanlah tujuan, melainkan alat untuk memberi manfaat yang lebih besar kepada masyarakat dan daerah," pungkas Wabup.

Pemkab Deli Serdang akan terus berupaya menciptakan birokrasi profesional, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal tersebut tidak akan tercapai tanpa dukungan dan komitmen seluruh jajaran ASN.

"Mari membangun semangat baru dalam bekerja, memperkuat koordinasi, serta memperluas kolaborasi antarperangkat daerah demi mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik. Dengan komitmen, integritas, dan kerja nyata, kita wujudkan cita-cita bersama menuju Deli Serdang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan," ajak Wabup.

Hadir pada pelantikan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Deli Serdang Dedi Maswardy, SSos., MAP, Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny Asniar Lom Lom Suwondo, para staf ahli, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dan lainnya. Sumber: Humas Pemkab Deli Serdang

■Fajar Trihatya

Share:

Senin, 27 Oktober 2025

“Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” Hari Sumpah Pemuda Diperingati di Humbang Hasundutan

MakmurNews.com, Doloksanggul. -Hari Sumpah Pemuda ke-97 diperingati di Kabupaten Humbang Hasundutan  dengan mengusung tema “ Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Humbang Hasundutan Bukit Inspirasi Doloksanggul, Selasa 28 Oktober 2025.

Upacara itu diikuti Wakil Bupati Humbang Hasundutan Junita Rebeka Marbun SH M.AP, Ketua TP PKK Humbang Hasundutan Ny Erma Oloan P Nababan, Kasi PB3R Kejari Humbahas Ilmi Akbar Lubis SH, Pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), organisasi kepemudaan, PKK, DWP, TNI-Polri, ASN, anak sekolah dan lainnya. Tampil sebagai Inspektur Upacara Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Arthur Sameaputty dengan Komandan Upacara dari Organisasi Kepemudaan Adil Marbun.  Naskah UUD 1945 dibacakan Princes Rumsi Simamora dan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 dibacakan Maranata Sianturi. 

Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir yang disampaikan  AKBP AKBP Arthur Sameaputty dikatakan memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-97 sebuah momen bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran nasional bahwa pemuda dari berbagai daerah, suku, dan bahasa memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan bersatu.

Ikrar yang diucapkan pada 28 Oktober 1928 bukan sekadar kata-kata, melainkan semangat yang mengikat seluruh anak bangsa dalam satu tekad. Semangat itu masih relevan hingga hari ini, ketika menghadapi berbagai tantangan baru di era globalisasi dan kemajuan teknologi.

Tema Hari Sumpah Pemuda tahun ini, mengingatkan semua bahwa kemajuan bangsa tidak akan terjadi tanpa partisipasi aktif dari generasi muda. Pemuda dan pemudi Indonesia harus terus bergerak, berkarya, serta berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

“Kita hidup di zaman yang serba cepat dan penuh perubahan. Di tengah perkembangan dunia digital, pemuda Indonesia harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan hanya penonton.  Jadilah pemuda yang adaptif, kreatif, dan berintegritas. Gunakan kecerdasan, semangat, dan kemampuan untuk membangun negeri ini dari berbagai bidang, baik pendidikan, ekonomi, lingkungan, maupun sosial. Selain bergerak maju, kita juga harus terus menjaga persatuan. Perbedaan suku, agama, dan budaya yang kita miliki bukanlah penghalang, tetapi kekayaan yang memperindah bangsa Indonesia.  Dengan persatuan, kita akan mampu menghadapi segala tantangan, sebagaimana para pemuda tahun 1928 yang mampu melampaui perbedaan demi satu tujuan yakni Indonesia yang bersatu” tegas Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir dalam sambutannya. 

Dikatakan lagi, momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri. Sudah sejauh mana kita berkontribusi untuk bangsa? Apakah kita telah menjadi bagian dari solusi atau justru menjadi penonton di tengah perubahan? Saatnya kita buktikan bahwa generasi muda Indonesia adalah generasi yang siap beraksi, bukan hanya bereaksi. Gunakan kecanggihan teknologi untuk hal positif. Gunakan media sosial untuk menyebarkan inspirasi, bukan kebencian. Gunakan ilmu dan kreativitas untuk membangun, bukan meruntuhkan. Jadilah pemuda dan pemudi yang membawa semangat persatuan di mana pun berada.

“Seluruh pemuda Indonesia untuk kembali menyalakan api semangat perjuangan di dalam diri masing-masing. Mari kita lanjutkan cita-cita luhur para pendahulu bangsa dengan langkah nyata. Bangunlah Indonesia dari hal-hal kecil di sekitar kita, dari lingkungan tempat kita tinggal, dari bidang keahlian yang kita kuasai, hingga karya-karya besar yang membanggakan negeri. Jangan pernah berhenti mencintai indonesia, karena dari cinta itulah lahir pengabdian yang tulus.  Mari kita terus bergerak bersama, menggandeng tangan satu sama lain tanpa memandang perbedaan. Bersama kita bisa membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, maju, dan sejahtera.  Ingatlah, masa depan bangsa ini ada di tangan kita. Semangat sumpah pemuda bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dijalankan. Jadilah generasi penerus yang menjaga persatuan, memperjuangkan kemajuan, dan menyalakan harapan bagi masa depan negeri” ajak Erick Thohir. (Amiran Sihite)

Share:

DPD GNM Sumut Cari Kepengurusan DPC di Sejumlah Kabupaten dan Kota

MakmurNews.com, Medan | – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Garda Nusantara Mandiri (GNM) Sumatera Utara (Sumut) tengah mencari dan membentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Utara. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas jangkauan gerakan sosial dan kebangsaan GNM hingga ke tingkat akar rumput.

Ketua DPD GNM Sumut, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., mengatakan bahwa pihaknya membuka kesempatan bagi para tokoh muda, aktivis sosial, dan masyarakat yang memiliki semangat pengabdian untuk bergabung menjadi pengurus DPC di daerah masing-masing.

"Kami membuka peluang bagi putra-putri terbaik daerah yang memiliki semangat persatuan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab moral terhadap bangsa untuk menjadi bagian dari keluarga besar Garda Nusantara Mandiri,” ujar Dodi di Medan, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, daerah yang menjadi prioritas pembentukan DPC meliputi Kota Binjai, Kabupaten Langkat (Binjai–Langkat), Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Sibolga/Tapteng), Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kepulauan Nias, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai (Asahan/Tanjungbalai), Kabupaten Labuhanbatu (Labuhan Batu), Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Kabupaten Batubara, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kabupaten Karo (Tanah Karo), dan Kabupaten Dairi, serta sejumlah daerah lainnya di Provinsi Sumatera Utara.

"GNM hadir untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan meneguhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Dengan terbentuknya DPC di setiap daerah, kita ingin memastikan kehadiran GNM benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Dodi.

Dodi menambahkan, pembentukan DPC bukan sekadar pelengkapan struktur organisasi, tetapi merupakan langkah strategis memperluas jangkauan program kerja GNM di bidang sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.

"GNM bukan organisasi seremonial. Kami ingin mencetak kader-kader yang peka terhadap persoalan sosial, tangguh menghadapi tantangan zaman, dan memiliki keberanian untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dodi mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, DPD GNM Sumut akan melakukan roadshow ke sejumlah daerah guna menjalin koordinasi dan memantau kesiapan tokoh-tokoh lokal yang berminat membentuk kepengurusan DPC. Ia menegaskan pentingnya memilih figur yang memiliki integritas, loyalitas, dan komitmen tinggi dalam membesarkan organisasi secara profesional dan mandiri.

"GNM adalah wadah bagi mereka yang ingin bekerja nyata, bukan sekadar berbicara. Kita ingin para pengurus DPC nanti menjadi motor penggerak perubahan di wilayahnya masing-masing — baik di bidang sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi rakyat,” pungkas Dodi.

Menutup pernyataannya, Dodi juga menyampaikan bahwa bagi masyarakat yang berminat untuk bergabung dan menjadi bagian dari keluarga besar GNM di daerahnya, dapat langsung menghubungi dirinya di nomor 0812-6076-0953.

Dengan dibukanya kesempatan ini, DPD GNM Sumut berharap keberadaan GNM di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara dapat semakin solid, berdaya guna, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai nasionalisme, menjaga keutuhan NKRI, serta menumbuhkan semangat kemandirian di kalangan generasi muda.

Share:

Minggu, 26 Oktober 2025

SMA Negeri 4 Medan punya Dua Murid Terpilih Jadi Duta Pelajar Anti Narkoba Sumut 2025

MakmurNews.com, Medan. – SMA Negeri 4 Medan kembali mendapatkan prestasi yang membanggakan yang kembali diraih oleh dua murid berprestasi. Sebab Dua siswa/i di sekolah negeri itu berhasil terpilih sebagai Duta Pelajar Anti Narkoba Sumatera Utara Tahun 2025.

Mereka tampil penuh percaya diri mengenakan selempang merah marun khas duta pelajar, sambil memegang sertifikat penghargaan yang diberikan atas dedikasi mereka dalam kampanye pencegahan narkoba di kalangan generasi muda.

Kepala SMA Negeri 4 Medan, Rianto Sinaga, turut mendampingi kedua siswanya saat penyerahan sertifikat. Dengan penuh kebanggaan, Rianto menyampaikan, prestasi ini menjadi bukti nyata semangat pelajar SMA Negeri 4 Medan dalam menjadi pelopor gerakan positif di lingkungan sekolah.

“Anak-anak ini bukan hanya berprestasi, tapi juga punya misi sosial yang kuat untuk menyelamatkan teman sebayanya dari bahaya narkoba,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Kehadiran dua duta pelajar ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi rekan-rekan mereka untuk terus berkarya sekaligus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas narkoba.

Dengan semangat yang mereka tunjukkan, SMA Negeri 4 Medan semakin menegaskan diri sebagai sekolah yang tak hanya fokus pada akademik, tapi juga membentuk karakter dan kepedulian sosial di kalangan pelajar. (Ril/Red)

Share:

Ketum DPP GNM Irena Sinaga Tegaskan: Saatnya Pemuda Memperteguh Janji dan Meneguhkan Spirit Kebangsaan



MakmurNews.com, Medan |  – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Nusantara Mandiri (GNM), Irena Sinaga, SH menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada 28 Oktober 2025 mengusung tema “Pemuda Indonesia Bergerak untuk Persatuan dan Kemajuan.”

Menurut Irena, momentum bersejarah ini harus menjadi titik balik bagi seluruh generasi muda di Indonesia untuk membuktikan bahwa janji para pendahulu — “Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia; mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia; menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.” — bukan sekadar kata-kata indah, melainkan panggilan nyata untuk bertindak dan berkontribusi bagi negeri.

Pada Minggu, 26 Oktober 2025 di Medan, Irena menegaskan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi dan tantangan sosial-ekonomi, generasi muda harus tampil sebagai agen perubahan yang aktif, inklusif, dan inovatif. Ia menilai bahwa persatuan bangsa tidak boleh berhenti pada simbol dan seremoni, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata di berbagai bidang — mulai dari kolaborasi lintas komunitas, penguatan ekonomi kreatif dan wirausaha muda, hingga literasi digital dan kedaulatan informasi nasional.

“Jika kita hanya menegakkan persatuan secara retorika, maka semangat Sumpah Pemuda akan kehilangan makna. Kita harus bergerak dan bekerja nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irena mengajak seluruh elemen pemuda Indonesia untuk menjadi jembatan antarwilayah, antaragama, dan antargenerasi. Ia menilai bahwa Indonesia sebagai bangsa besar membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak, baik di kota besar maupun di pelosok negeri.

“Pemuda tidak boleh hanya berjuang di pusat, tapi juga di daerah-daerah terluar dan tertinggal. Di sanalah semangat persatuan diuji,” ujar Iren, panggilan akrabnya.

Sebagai Pimpinan Redaksi (Pimred) sekaligus pemilik media online JatanrasNews.com, Iren juga menegaskan bahwa media massa memiliki tanggung jawab moral dalam menghidupkan nilai-nilai Sumpah Pemuda. Ia menekankan pentingnya pemberitaan yang bukan sekadar menggambarkan seremoni, tetapi juga menyoroti aksi dan komitmen nyata generasi muda.

“Media harus menjadi penggerak kesadaran, bukan sekadar saksi. Kami di JatanrasNews.com akan terus mengangkat kisah perjuangan pemuda dari berbagai daerah agar semangat persatuan benar-benar hidup di tengah masyarakat,” tuturnya.

Irena juga mengingatkan bahwa sejak pertama kali dikumandangkan pada 28 Oktober 1928, Sumpah Pemuda telah menjadi fondasi persatuan bangsa Indonesia. Kini, setelah 97 tahun, pemuda Indonesia dihadapkan pada tanggung jawab besar: menjaga semangat itu sekaligus menyesuaikannya dengan dinamika zaman.

Dalam penutupnya, Irena menyampaikan pesan mendalam: “Persatuan bukan tujuan akhir. Persatuan adalah proses berkelanjutan yang harus dibuktikan lewat kerja dan ketulusan. Pemuda harus menjadi motor yang menjaga bara semangat itu agar tidak padam.”

Peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025 di Medan pun diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan momentum kebangkitan generasi muda Indonesia — untuk bersatu, bergerak, dan berjuang demi kemajuan bangsa.

Share:

Sabtu, 25 Oktober 2025

Jumlah Penonton PSMS Terus Meningkat, Gubernur Sumut Bobby Nasution Dorong Tumbuhnya Industri Sepakbola

MakmurNews.com, Deli Serdang. – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan industri sepakbola di Sumut. Apalagi, antusiasme masyarakat terhadap PSMS Medan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Tercatat, jumlah penonton dari lima laga yang digelar di Stadion Utama Sumut telah mencapai 21.353 orang. Dengan capaian tersebut, Sumut menempati posisi kedua di wilayah Championship Barat untuk jumlah penonton terbanyak, setelah Sriwijaya FC.

“Ini potensi yang luar biasa. Kita dorong agar industri sepakbola terus berkembang, karena pada akhirnya juga akan berkontribusi terhadap perekonomian Sumut,” ujar Bobby Nasution usai menyaksikan kemenangan PSMS atas Persiraja Banda Aceh dengan skor 1-0 di Stadion Utama Sumut, Deliserdang, Sabtu (25/10).

Menurut Bobby, hidupnya industri sepakbola juga memberi dampak positif bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil, terutama di sekitar kawasan stadion. Semakin banyak penonton yang hadir, semakin besar pula perputaran ekonomi masyarakat.

“Hari ini penontonnya sekitar 4.000 orang, dan itu menjadi berkah bagi pedagang serta UMKM di sekitar sini. Saya juga melihat jumlah pedagang semakin banyak di setiap pertandingan,” katanya.

Bobby Nasution berharap stadion di Sumut bisa menjadi tempat yang ramah dan nyaman bagi semua kalangan, termasuk anak-anak. Dengan begitu, masyarakat akan semakin antusias untuk datang dan menikmati pertandingan sepakbola secara langsung.

"Kita perlu meningkatkan kenyamanan penonton di stadion jika ingin jumlahnya terus bertambah. Saya lihat banyak orang tua membawa anaknya menonton, ini hal yang bagus. Mari kita jadikan stadion sebagai tempat yang aman dan menyenangkan,” tambahnya.

Kemenangan atas Persiraja membawa PSMS Medan—yang dijuluki Ayam Kinantan, berada di posisi kedua klasemen Championship dengan 12 poin dari tujuh laga, terpaut dua poin dari pemuncak klasemen Garudayaksa FC. (Sumber Dks)

■Fajar Trihatya

Share:

Milad ke-120 Syarikat Islam, Bobby Nasution Ajak Umat Perkuat Kemandirian Ekonomi

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri Perayaan Milad ke-120 Syarikat Islam yang diselenggarakan di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan

MakmurNews.com, Medan. – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak umat Islam untuk terus memperkuat kemandirian ekonomi sebagai pondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa. Hal itu disampaikannya saat menghadiri perayaan Milad ke-120 Syarikat Islam, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Sabtu (25/10/2025).

Bobby menyampaikan apresiasi atas kiprah panjang Syarikat Islam yang selama lebih dari satu abad telah berperan penting dalam memperjuangkan kemajuan umat, membangun semangat kebangsaan, dan menumbuhkan kemandirian ekonomi rakyat.

"Pada kesempatan yang penuh syukur ini, kita memperingati Milad Syarikat Islam ke-120. Saya sampaikan selamat, dan semoga momentum ini semakin memperkokoh semangat kemandirian ekonomi umat,” ujar Bobby.

Menurutnya, umat yang kuat adalah umat yang mandiri secara ekonomi dan mampu menjadi pelaku utama pembangunan. Untuk itu, momentum Milad ke-120 ini, juga diharapkan menjadi ajang memperkuat konsolidasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata Syarikat Islam bagi kemajuan Sumut dan Indonesia.

Sementara itu, Ketua DPW Syarikat Islam Sumut Hendra Cipta menegaskan pentingnya memperkokoh peran ekonomi kerakyatan sebagai identitas perjuangan Syarikat Islam sejak masa awal pergerakan nasional.

“Pada kesempatan yang penuh syukur ini, kita memperingati Milad Syarikat Islam ke-120. Sebuah perjalanan panjang dalam memperjuangkan kemajuan umat dan bangsa,” ujarnya.

Menurut Hendra, kondisi ekonomi umat saat ini masih tertinggal dibandingkan masyarakat di negara maju. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama membangkitkan kemampuan ekonomi umat.

"Tugas kita bersama adalah membangkitkan kemampuan ekonomi umat agar semakin berdaya dan menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Hamdan Manurung melaporkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan Syarikat Islam Sumut, khususnya di bidang pendidikan. Di antaranya, kerja sama dengan Pimpinan Pusat Syarikat Islam dan BAZNAS dalam menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa.

“Tahun lalu, sebanyak 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumut seperti UIN, UNIMED, dan UNPAB menerima beasiswa tersebut. Tahun ini, proses seleksi tahap berikutnya sedang berlangsung,” jelas Hamdan.**(Sumber Dks)

■Fajar Trihatya

Share:

Tiga Tugas Penting Toba Caldera adalah Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat

MakmurNews.com, Medan. -General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BPTCUGGp), Dr Azizul Kholis tegas menyebutkan keunikan keanekaragaman geologi, budaya dan hayati di wilayah Toba Caldera mesti jadi manfaat. Banyak hal yang bisa dilakukan seperti konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Nama UNESCO yang melekat membuat badan pengelola otomatis ikut menjaga kelestarian Danau Toba. Tentunya hal ini harus berkat dukungan 7 Kabupaten di sekitar Danau Toba.

"Kami bertugas untuk melakukan pengembangan Kaldera Toba dalam bidang konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya pada Coffee Morning Geopark For Journalists di Boos Coffee Jalan Suka Cerdas, Kota Medan, Sabtu (25/10/2025) didampingi Manager Promosi, Publikasi dan Kerjasama BPTCUGGp Tikwan Raya Siregar.

Kinerja BPTCUGGp membutuhkan jalinan kerja dengan banyak pihak. Termasuk jurnalis, yang diharapkan bisa membantu publikasi dan menyiarkan informasi terkait kegiatan Geopark.

"Seluruh dunia bisa mengetahui berbagai informasi terkait Caldera Toba itu tentu juga karena tulisan-tulisan dari jurnalis. Ketika saya ke Chile tempo hari, mereka membaca berita dari jurnalis, mereka translate melalui AI," ujarnya.

Manager Divisi Pengelolaan Warisan Geologi, Keragaman Geologi, Keragaman Biologi dan Keragaman Budaya BP Geopark Kaldera Toba, Petrus Parlindungan Purba mengatakan keberadaan Toba Caldera mempunyai peran utama di bidang konservasi dan pendidikan. Bahkan merupakan salah satu pusat penelitian dunia yang berkaitan dengan sejarah hidup manusia.

"Dari peristiwa terbentuknya Kaldera Toba, kita bisa mengetahui adanya perubahan kehidupan dunia akibat letusan yang dikenal denga istilah super vulcano sekitar 74 ribu tahun lalu. Dan banyak lagi hal yang bisa kita pelajari dan teliti dari Kaldera Toba," katanya.

Manager Divisi Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan BP Toba Caldera, Debbie Riauni Panjaitan menyatakan pengakuan UNESCO adalah menguatkan badan pengelola menjadikan Danau Toba sebagai tujuan konservasi dan pendidikan yang nantinya memberikan dampak ke pemberdayaan masyarakat.

"Dalam empat tahun kedepan kita akan terus melakukan pengembangan seperti penambahan geosite dan juga meningkatkan sumber daya manusia,. Karena Toba Caldera menjadi site yang memiliki pengaruh besar secara global yang harus dikelola dengan keterlibatan masyarakat," katanya.

Share:

Jumat, 24 Oktober 2025

Andri Ridwan SH MH Raih Gelar Doktor Hukum Predikat Cumlaude.

MakmurNews.com, Jakarta. -Ditengah kesibukannya sebagai Jaksa, Andri Ridwan, SH MH berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka Program Doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syeh Nurjati Cirebon, dengan predikat Cumlaude, pada Sabtu (25/10/2025).

Adapun judul disertasinya, “Kewenangan Kejaksaan dalam Menerapkan Keadilan Restoratif Justice Bagi Korban Penyalahgunaan Narkotika Menurut Hukum Positif di Indonesia dan Maqashid Syari’ah”.

Saat ujian terbuka dengan tenang dan pasti Andri berhasil menjawab semua pertanyaan yang diajukan para penguji yang terdiri dari tujuh orang Profesor dan tiga Doktor dari berbagai Universitas di Indonesia. “Pak Jampidum, Prof Dr Asep Nana Mulyana juga sebagai Oponen penguji saya dalam disidang tertutup,” ujar Andri.

Alhamdulillah, seluruh penguji dan promotor menyatakan saya berhak menyandang gelar Doktor,” kata Andri seraya menyatakan para penguji juga berharap, agar ilmunya dan hasil penelitian dapat bermanfaat untuk para praktisi hukum, pemerintah dan Kejaksaan.

“Kedepannya para profesor berharap dengan gelar Doktor yang diraih, dapat menjadikan sebagai sumber dan acuan untuk penegekan hukum Narkotika di Indonesia yang berlandaskan Muqasyid Syariah sebagai integrasi penegakan hukum yang hunanis dan ke maslahatan Umat,” tukasnya.

 Untuk diketahui, Andri Ridwan baru sehari di lantik menjadi Kordinator pada Jampidum Kejaksaan RI. Sebelumnya Ia menjabat sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejatisu).

Sebelum menjabat sebagai Asintel Kejatisu, Andri menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Langkat di Stabat, Provinsi Sumatera Utara. (Ril/Red)

Share:

Ketua DPP LSM GEBER Sumut Dodi Rikardo Sembiring: Jadikan Semangat Sumpah Pemuda Sebagai Gerakan Nyata untuk Persatuan dan Kemajuan Bangsa

Foto : Ketua DPP LSM GEBER Sumut, Dodi Ricardo Sembiring S.Sos

MakmurNews.com, Medan |  – Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang jatuh pada Selasa, 28 Oktober 2025 menjadi saat penting untuk merefleksikan kembali peran generasi muda dalam perjalanan bangsa. Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Bersama Rakyat (DPP LSM GEBER) Sumatera Utara (Sumut), Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos, menyerukan agar pemuda Indonesia menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai gerakan nyata dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan bangsa.

Hal itu disampaikan Dodi—yang akrab disapa Kawar—kepada awak media pada Sabtu, 25 Oktober 2025 di Kantor Sekretariat DPP LSM GEBER Sumut Jalan Halat No. 108/77 Medan. Menurutnya, semangat Hari Sumpah Pemuda tahun ini yang mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” menjadi pengingat bahwa peran pemuda tidak hanya sebatas simbol perjuangan, tetapi juga kekuatan moral dan sosial yang mampu memperkokoh keutuhan bangsa.

"Tema ini bukan hanya sekadar slogan, melainkan panggilan untuk bertindak. Pemuda harus bangkit, bergerak bersama, dan menunjukkan kontribusi nyata dalam membangun Indonesia. Kekuatan mereka bukan pada jumlah, melainkan pada idealisme, keberanian, dan semangat untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujar Dodi, yang juga merupakan Pemimpin Redaksi (Pemred) media online GeberNews.com dan SuaraPrananta.com.

Dodi Rikardo Sembiring menegaskan, nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 harus tetap hidup di hati generasi muda masa kini. “Pemuda Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengikut arus zaman. Mereka harus tampil sebagai penggerak perubahan, memperkuat karakter kebangsaan, serta melawan segala bentuk provokasi dan disintegrasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa di era digital dan globalisasi saat ini, tantangan yang dihadapi pemuda semakin kompleks. Oleh karena itu, kata Dodi, generasi muda dituntut untuk adaptif, cerdas, dan memiliki integritas. “Kecerdasan intelektual harus diimbangi dengan kecerdasan emosional dan moral. Pemuda harus bijak bermedia sosial, santun dalam menyampaikan pendapat, serta kuat memegang prinsip dan nilai kebangsaan,” tambahnya.

Sebagai Ketua DPP LSM GEBER Sumut, Dodi mengajak seluruh elemen pemuda di Sumatera Utara untuk menjadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai ajang memperkuat solidaritas dan persaudaraan lintas suku, agama, serta budaya. “Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus kita rawat. Persatuan pemuda adalah kekuatan besar dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang berdaulat dan sejahtera,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam mengawal kebijakan publik, menolak praktik korupsi, serta memperjuangkan keadilan sosial bagi rakyat kecil. “Gerakan pemuda tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Harus diwujudkan dalam langkah nyata, menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi dan harapan bagi bangsa,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk terus menjaga semangat perjuangan dan persatuan. “Sumpah Pemuda bukan sekadar bagian dari sejarah, tapi sumber inspirasi dan energi moral untuk membangun negeri. Mari satukan langkah, kuatkan tekad, dan wujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan bermartabat,” pungkasnya. (Ril/Red)

■Fajar Trihatya

Share:

Semangat Sumpah Pemuda, Lurah Pandau Hilir Ajak Generasi Muda Wujudkan Medan Bertuah

MakmurNews.com, Medan. - Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Lurah Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Efrin Hadi Syahputra Hasibuan, menyerukan agar generasi muda menjadi pelopor dalam mewujudkan Medan Bertuah yang inklusif, maju, dan berkelanjutan.

Efrin menerangkan, Jumat (23/10/2025) bahwa semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 tidak boleh berhenti sebagai seremonial tahunan, melainkan harus dihidupkan kembali dalam bentuk aksi nyata dan kolaborasi lintas sektor.

“Pemuda hari ini tidak cukup hanya mengenang sejarah. Mereka harus bergerak, berinovasi, dan berkolaborasi untuk membawa perubahan nyata di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Efrin menjelaskan, semangat Sumpah Pemuda memiliki hubungan erat dengan arah pembangunan Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waras. Visi Medan Bertuah yang Inklusif, Maju, dan Berkelanjutan melalui Semangat Transformasi Menuju Medan Satu Data menuntut keterlibatan aktif generasi muda dalam berbagai bidang pembangunan.

“Medan Satu Data bukan sekadar konsep digitalisasi, tapi juga simbol keterbukaan, partisipasi, dan gotong royong. Pemuda harus jadi bagian dari transformasi itu, baik melalui inovasi sosial, pemberdayaan masyarakat, maupun gerakan lingkungan,” tegasnya.

Efrin juga mengatakan, nilai-nilai Astacita Presiden Prabowo Subianto dapat menjadi panduan moral bagi kaum muda untuk membangun karakter bangsa yang tangguh dan mandiri. “Pemuda Medan harus menjadi pelaku pembangunan, bukan penonton. Mereka punya potensi besar untuk mendorong kota ini menjadi lebih berdaya saing dan berkeadilan,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh pemuda Pandau Hilir dan warga Medan Perjuangan untuk menyalakan kembali semangat persatuan melalui karya nyata. “Mulai dari lingkungan sendiri, dengan kegiatan positif, edukasi digital, hingga aksi sosial. Dari langkah kecil, lahir perubahan besar,” ujarnya penuh semangat.

Menurut Efrin, jika semangat Sumpah Pemuda dipadukan dengan nilai-nilai kolaboratif dan visi pembangunan daerah, maka cita-cita Medan Bertuah bukan sekadar slogan, melainkan akan tumbuh nyata dari akar masyarakat. (*)

Share:

Kemendagri Bakal Gelar Rakornas, Ajak Sekda dan Kepala Bappeda Selaraskan Program Pusat-Daerah

MakmurNews.com, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Rakor ini akan mempertemukan seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 26–29 Oktober 2025, di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar). Rakor ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemda dalam menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi program prioritas pembangunan nasional dan daerah.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan menjelaskan, Rakor dirancang sebagai ruang interaktif antara kementerian/lembaga dengan Pemda. Tujuannya, agar program daerah dan pusat dapat berjalan searah, baik dalam perencanaan, pendanaan, maupun pelaksanaannya.

“Supaya program dan kegiatan di daerah dan pusat bisa selaras. Oleh karena itu, Sekda dan Kepala Bappeda dipertemukan langsung dengan kementerian/lembaga di Rakor ini,” ujar Benni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, sinkronisasi tidak hanya mencakup perencanaan dan anggaran, tetapi juga waktu, target, dan kualitas program. Melalui Rakor ini, Kemendagri ingin memastikan perencanaan daerah dapat mendukung program strategis nasional, seperti peningkatan pelayanan dasar, penguatan infrastruktur, dan pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor.

Benni menambahkan, forum ini juga menjadi wadah bagi Sekda dan Kepala Bappeda untuk menyampaikan tantangan dan kebutuhan nyata di daerah. Pemerintah pusat ingin mendengar langsung masukan daerah, terutama dalam pelaksanaan program prioritas yang terkendala kebijakan efisiensi fiskal dan pengalihan Transfer ke Daerah (TKD).

“Kami berharap para Sekda dan Kepala Bappeda bisa menyampaikan kebutuhan daerah. Kemendagri ingin tahu program apa yang akan dilaksanakan dan bagaimana bisa diselaraskan dengan program pemerintah pusat,” jelas Benni.

Ia menegaskan, Rakor ini penting untuk memastikan agar tidak ada program pembangunan yang terhambat akibat keterbatasan fiskal atau ketidaksinkronan perencanaan.

Sementara itu, Peneliti Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN Hadi Supratikta menilai, Rakor ini merupakan langkah strategis Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam merespons tantangan efisiensi fiskal yang dihadapi Pemda.

Menurut Hadi, sinergi antara Sekda, Kepala Bappeda, dan kementerian/lembaga sangat penting untuk menjaga konsistensi perencanaan pembangunan di tengah tekanan fiskal tahun 2026. Ia menilai, Mendagri perlu memastikan setiap daerah memiliki strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan, serta memperkuat ekosistem investasi daerah.

"Rakor ini momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan Dana Transfer Umum (DTU) dan Dana Transfer Khusus (DTK) dari pusat ke daerah, termasuk dampaknya terhadap otonomi daerah,” kata Hadi, Kamis (23/10/2025).

Lebih lanjut, Hadi menegaskan, Rakor Sekda dan Bappeda ini merupakan momen krusial untuk memperkuat sinergi vertikal antara pemerintah pusat dan daerah. Forum ini diharapkan menghasilkan solusi konkret atas persoalan fiskal dan mendorong efisiensi belanja daerah tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat.

“Rakor Sekda dan Bappeda ini jangan disia-siakan. Ini momen penting untuk menjembatani aspirasi Pemda dengan kebijakan fiskal di pusat. Sinergi vertikal ini kunci agar tekanan fiskal 2026 bisa dimitigasi bersama,” tegasnya.

Hadi menambahkan, keberhasilan Rakor akan sangat bergantung pada kemampuan Kemendagri dan lembaga terkait dalam menghadirkan fleksibilitas, kepastian, dan strategi kolaboratif agar pembangunan daerah tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran. (Sumber Puspen Kemendagri).

■Fajar Trihatya


Share:

Kamis, 23 Oktober 2025

Polres Langkat Bergerak Cepat Tangani Kasus Bullying yang Viral di Media Sosial

MakmurNews.com, Langkat. -Dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi sekitar 30 detik yang memperlihatkan aksi dugaan bullying terhadap dua pelajar SMA di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook “Iza Fira” dengan narasi “Bantu viralkan si pemukul ini ya, itu yang celana pramuka anak SMAN Tanjung Pura”, dan dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial, Jumat (24/10/2025).

Dalam video itu tampak dua korban berinisial BPP (15) dan NIA (16) mengalami tindak kekerasan fisik berupa pukulan dan tendangan oleh dua remaja lain di Dusun VII, Desa Simpang Ladang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Langkat melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim bergerak cepat. Bersama Unit Reskrim Polsek Tanjung Pura dan Polsek Hinai, petugas berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial LTG (15) dan ARN (16) kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, Sabtu (25/10/2025).

Kasus ini kini dalam penanganan Unit PPA Satreskrim Polres Langkat untuk pendalaman dan proses hukum sesuai ketentuan perlindungan anak.

"Pelaku dan korban sama-sama masih di bawah umur. Proses penanganan kami lakukan secara hati-hati, sesuai prosedur peradilan anak yang berlaku,” ujar Kasat Reskrim melalui Kasi Humas Polres Langkat, Iptu Jekson Situmorang.

Ia menjelaskan, penyidik telah memeriksa saksi-saksi, saksi pelapor, korban, serta kedua terduga pelaku guna mendapatkan gambaran utuh peristiwa tersebut.

"Keduanya kini sudah diamankan di Mapolres Langkat. Walaupun masih di bawah umur, pelaku tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Iptu Jekson.

Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa tindakan cepat jajaran Polres Langkat merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam melindungi anak-anak Indonesia dari segala bentuk kekerasan dan kejahatan sosial.

“Kasus bullying bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap masa depan generasi muda. Polres Langkat akan selalu hadir memastikan tidak ada ruang bagi kekerasan di lingkungan pendidikan maupun pergaulan remaja,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menekankan bahwa Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pencegahan melalui edukasi sosial dan pembinaan karakter di sekolah-sekolah.

“Kami dorong sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak. Pendidikan moral, empati, dan kontrol sosial harus berjalan seiring dengan kemajuan teknologi,” ujarnya.

AKBP David menambahkan, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih bijak dalam bermedia sosial.

“Jangan ikut menyebarkan video kekerasan tanpa tujuan edukatif. Laporkan segera kepada pihak berwajib agar kami dapat bertindak cepat dan tepat. Kolaborasi masyarakat adalah kunci menciptakan ruang digital yang sehat dan aman,” pungkasnya.

Dengan langkah cepat dan responsif tersebut, Polres Langkat kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang beretika, berempati, dan sadar hukum.

Share:

DPC IMO Indonesia Magetan Gelar Program Makan Gratis Bersama

MakmurNews.com, Magetan. - Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Kabupaten Magetan menggelar Program Makan Gratis Bersama (MGB) untuk umum yang dipimpin langsung oleh Ketua IMO Magetan Sofyan Yusroni yang berlokasi di barat pintu masuk pasar baru magetan lantai 01 dengan melibatkan beberapa anggota dan pengurus Organisasi IMO.

“ Tujuan kami selain memberdayakan pelaku usaha UMKM juga bisa berbagi antar sesame untuk mencari keberkahan,” Ujar Sofyan Jumat (24/10/25).

Sofyan mengatakan kegiatan sosial yang di selenggarakan rutin akan dilakukan setiap hari jumat dimulai pagi hari sampai selesai, Ia menjelaskan dana yang dikeluarkan di ambilkan dari anggaran publikasi dengan menyisihkan untuk kegiatan tersebut selain itu Ia bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM dengan sistem bergilir atau pemerataan guna kelancaran program ini.

“Jadi rekan rekan di bawah IMO melalui media masing masing ketika mendapatkan publikasisepakat membuat aturan dengan menyisihkan sebagian anggaran untuk kegiatan ini, selain makan gratis kita juga memberikan sembako untuk warga yang benar benar membutuhkan,” ungkapnya.

Salah satu pelaku usaha UMKM bernama ibu Sus beralamatkan desa sampung sidorejo Kabupaten Magetan merasa bersyukur usahanya dibuat langganan. “ Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan semoga program ini berjalan seterusnya dan diberkahi YME,” Kata Bu Sus.

Dengan program kegiatan yang dilaksanakan ini harapan sofyan bisa memberikan semangat kepada rekan rekan seprofesi dimanapun Dan di gelarnya acara tidak bermaksud dan bertujuan kepentingan apapun apalagi Riya’ ( Pamer).

“Program ini tidak bermaksuda Pamer atau Riya’ dan tidak ada kepentingan politik apapun, Semoga acara yang saya selenggarakan bisa memberian support kepada teman teman seprofesi,” Pungkasnya. (Rel/Red)

■Fajar Trihatya

Share:

Peradi SAI Medan Jalin Komitmen Bantu Warga Binaan Rutan Kelas I Medan, Siap Gelar Pendampingan dan Penyuluhan Hukum

MakmurNews.com, Medan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Suara Advokat Indonesia (SAI) Medan melakukan audiensi penting ke Rutan Kelas I Medan pada Rabu, 22 Oktober 2025. Kunjungan ini diterima langsung oleh Kasi Pelayanan Tahanan, Bapak Ronni, yang mewakili Kepala Rutan yang sedang melaksanakan dinas luar.

Rombongan DPC Peradi SAI Medan diwakili oleh sejumlah pengurus inti, yaitu Ketua DPC, Dr. Japansen Sinaga, S.H., M.Hum.; Sekretaris Abdul Syukur, S.H.; Bendahara Komalasari, S.H., M.H.; serta Direktur Pusat Bantuan Hukum, Dr. Ahmad Fadhly Roza, S.H., M.H., bersama  pengurus lainnya dan Anggota Rusli, S.E., CPTT, dan Aldi.

Dalam pertemuan tersebut, Kasi Pelayanan Tahanan, Bapak Ronni, menyampaikan apresiasi sekaligus menyatakan kebutuhan mendesak akan kehadiran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang aktif. Ia memaparkan bahwa dari sekitar 1.500 warga binaan, hanya 38 orang yang selama ini terbantu perjuangan hukumnya.

“Masih banyak warga binaan yang membutuhkan pemahaman hukum dan pendampingan untuk memperjuangkan rasa keadilan, terutama bagi mereka yang masih memiliki peluang upaya hukum seperti Peninjauan Kembali (PK). Kami sangat mengharapkan solusi dan sinergi ke depan,” ujar Ronni dalam paparannya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPC Peradi SAI Medan, Dr. Japansen Sinaga, S.H., M.Hum., menyatakan kepedulian dan kesiapan penuh organisasinya untuk turut serta menegakkan keadilan.

“Peradi SAI Medan sangat peduli dan tergerak untuk membantu mewujudkan keadilan hukum bagi setiap warga binaan yang membutuhkan. Kami siap memberikan bantuan hukum berupa pendampingan dan penyuluhan hukum. Kami juga bersedia mengadakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bagi petugas Rutan Medan untuk meningkatkan pemahaman hukum dan kode etik profesi. Ini adalah bentuk pengabdian masyarakat kami, tanpa melihat sisi materi,” tegas Dr. Japansen Sinaga, S.H., M.Hum.

Sementara itu, Direktur Pusat Bantuan Hukum Peradi SAI Medan, Dr. Ahmad Fadhly Roza, S.H., M.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap komitmen Kemenkumham dalam membersihkan lingkungan lapas dan rutan dari narkoba, HP, dan barang terlarang. Ia juga berharap adanya kemudahan akses bagi Advokat dalam menjalankan tugas.

“Kami mendukung penuh program bersih-bersih Kemenkumham. Di sisi lain, kami berharap pihak rutan dapat memfasilitasi kelancaran tugas Advokat saat berkunjung untuk konsultasi hukum, tentu dengan tetap mengedepankan prosedur dan kelengkapan dokumen yang berlaku,” jelas Dr. Ahmad Fadhly, S.H.,M.H.

Menanggapi hal ini, Kasi Pelayanan Tahanan menegaskan bahwa Rutan Kelas I Medan akan senantiasa membantu kelancaran tugas advokat asalkan sesuai dengan prosedur dan ada persetujuan dari warga binaan yang bersangkutan.

Pertemuan yang berlangsung konstruktif ini ditutup dengan harapan yang sama dari kedua belah pihak. Ketua Japansen berharap kerjasama ini dapat terbuka dan berjalan baik ke depannya. Harapan serupa juga disampaikan oleh Kasi Rutan, yang mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan komitmen yang ditunjukkan oleh DPC Peradi SAI Medan.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan akses terhadap keadilan bagi warga binaan dan memperkuat penegakan hukum di Medan. (Rusli)

Share:

Rabu, 22 Oktober 2025

PWI Pusat Gelar Sosialisasi Anugerah Kebudayaan 2026, Diumumkan di HPN Banten

MakmurNews.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar Sosialisasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 untuk wartawan dan kepala daerah (bupati/wali kota) yang akan diberikan pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten, 6–9 Februari mendatang.

Rapat yang digelar secara daring pada Rabu (22/10/2025) itu dipimpin Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, yang juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia HPN 2026, serta Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan, Yusuf Susilo Hartono. Turut hadir secara daring Ketua PWI Provinsi se-Indonesia, Ketua PWI Kabupaten/Kota, serta perwakilan Diskominfotik dari berbagai daerah.

“Kita bersyukur, Anugerah Kebudayaan ini bisa kembali digelar setelah sempat terhenti. Harapannya, kegiatan ini bisa terus menjadi program unggulan PWI Pusat karena sangat bermanfaat bagi semua pihak,” ujar Zulmansyah.

Ia juga mendorong pengurus PWI daerah untuk aktif mensosialisasikan kegiatan ini kepada mitra-mitra, khususnya para bupati dan wali kota. “Kami yakin sebagian besar kepala daerah memiliki kontribusi besar dalam memajukan kebudayaan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Yusuf Susilo Hartono menjelaskan, tema Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 adalah “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers.”

Menurutnya, penghargaan ini menyasar kepala daerah dan komunitas yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan kebudayaan, serta wartawan lokal yang berkompeten dalam memahami dan mengangkat potensi budaya daerahnya.

"Tujuannya untuk mendorong penguatan kebudayaan daerah dan komunitas pemaju kebudayaan melalui sinergi media dan pers,” jelas Yusuf.

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 terbuka bagi seluruh bupati dan wali kota aktif yang tidak sedang berurusan dengan hukum. Peserta dapat mendaftarkan satu karya atau kegiatan budaya yang relevan dengan tema, disertai proposal dan video pendukung.

“Proposal harus dirancang menarik dan tidak boleh dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI),” tegas Yusuf.

Untuk kategori wartawan dan komunitas, ajang ini bisa diikuti wartawan lintas organisasi yang aktif berkesenian dan berkebudayaan bersama komunitasnya.

"Peserta harus memiliki pengalaman berkarya seni atau budaya minimal 10 tahun, dibuktikan dengan portofolio, biodata, link berita, dokumentasi, serta identitas diri dan kartu pers,” jelasnya.

Pendaftaran dibuka mulai 21 Oktober hingga 21 November 2025 melalui email AK-PWI-HPN2026@gmail.com. (Humas PWI Pusat)

Share:

Selasa, 21 Oktober 2025

Kakanwil Kemenagsu dan Forkopimda Sumatera Utara Ikuti Apel Hari Santri 2025

MakmurNews.com, Medan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM bersama 2000 Santri melaksanakan Apel Akbar Peringatan Hari Santri 2025 Provinsi Sumatera Utara di Lapangan Merdeka Binjai, Rabu (22/10/2025).

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bertugas menjadi Pembina Apel. Apel juga diikuti Forkopimda Prov. Sumatera Utara, Walikota Binjai dan Wakil Walikota Binjai, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Kapolda Sumut, Pangdam I/Bukit Barisan, Ketua MUI Sumut, Ketua PWNU Sumatera Utara, Ketua Baznas Sumatera Utara. 

Hadir juga Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Sumut Dr. H. Muksin Batubara, M.Pd.

Gubernur Sumut saat membacakan Amanat Menteri Agama RI menyampaikan kesantunan dan keramahan bangsa Indonesia yang kerap dipuji oleh masyarakat dunia tidak muncul secara tiba-tiba. Nilai-nilai luhur tersebut lahir dari tradisi pesantren dan pendidikan karakter yang diwariskan para kiai serta lembaga keagamaan di Tanah Air.

“Tradisi pesantren telah tumbuh sejak abad ke-14, bahkan beberapa sumber menyebut sudah ada sejak abad ke-13. Pesantren pertama dirintis oleh Sunan Ampel di Surabaya pada tahun 1440, dan kemudian dilanjutkan oleh Sunan Giri di Gresik. Sejak saat itu, pesantren berperan besar dalam membangun peradaban dan keadaban publik di Nusantara,” ucap Bobby.

Bobby juga menyampaikan dalam amanatnya dengan apresiasi kepada para kiai dan santri yang terus menjaga eksistensi pesantren sebagai lembaga pendidikan mandiri.

“100 persen dari 45 ribu pesantren di Indonesia adalah swasta. Artinya, pesantren hidup di atas kaki sendiri tanpa ketergantungan kepada siapa pun. Terima kasih kepada para kiai dan para santri atas dedikasi dan perjuangannya,” ucapnya.

Bobby juga dalam kesempatan tersebut mengucapkan belasungkawa ke pada santri dan keluarga atas musibah yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Ia berharap dan berdoa semoga kejadian tersebut adalah yang terakhir kalinya.

Kakanwil Kemenagsu Ahmad Qosbi menyampaikan nilai keislaman yang diajarkan pesantren memperkuat semangat keindonesiaan. Tradisi kesantunan santri terhadap guru, kiai, dan sesama, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang saling menghormati.

“Hari Santri ini merupakan momentum agar kita semua senantiasa berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara. Kita berterima kasih atas peran pesantren dalam mencetak generasi bangsa yang luar biasa,” ucap Kakanwil.

Kakanwil juga mengapresiasi Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Agama RI Romo M. Syafii yang berkomitmen dan berjuang dalam memberikan perhatian yang besar terhadap Pesantren. Salah satunya adalah perjuangan menerbitkan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama RI. (Sumber Humas)

■Fajar Trihatya

Share:

Perkara Tipikor Penjualan Aset PTPN I Regional I, Penyidik Kejatisu Amankan Uang Rp150 Miliar Dari PT.DMKR

MakmurNews.com, Medan. -Rabu [22/10/2025], Sebagai upaya penyelamatan dan pemulihan keuangan negara dari penanganan tindak pidana korupsi Perkara Penjualan Aset PTPN I Regional I oleh PT.Nusa Dua Propertindo melalui Kerjasama Operasional (KSO) dengan PT.Ciputra Land, Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara saat ini telah menerima pengembalian kerugian keuangan negara dari PT Deli Megapolitan Kawasan Residensial (DMKR) dengan nilai total Rp.150.000.000.000,- (seratus limapuluh miliar rupiah) untuk selanjutnya dilakukan penyitaan oleh penyidik.

Sebagaimana diketahui, dalam penanganan perkara tersebut, tim penyidik telah melakukan penahanan terhadap 3 (tiga) orang tersangka yakni sdr AKS, ARL dan IS, dimana proses penyidikan sampai saat ini masih terus dilakukan secara intensif oleh tim.

Kajati Sumatera Utara Dr.Harli Siregar didampingi Aspidsus Mochamad Jefry dan Plh Kasi Penerangan Hukum Muhamad Husairi saat press conference di Kejati Sumut menyebutkan, bahwa dalam perkara ini tim penyidik tentunya mempertimbangkan penegakan hukum yang berkeadilan dapat dicapai dimana hak-hak para konsumen yang beritikad baik harus dijamin dan jalannya operasionalisasi korporasi dapat terjaga di satu sisi dan di sisi lain penegakan hukum represif dan pemulihan hak-hak negara harus dilakukan.

Dijelaskan Kajatisu dihadapan awak media, Jaksa selaku penyidik dalam perkara tindak pidana korupsi penjualan Asset PTPN I Regional I oleh PT. Nusa Dua Propertindo melalui Kerjasama Operasional (KSO) dengan PT. Ciputra Land berupaya tidak semata-mata menghukum para pelaku tetapi juga berupaya untuk memulihkan kerugian keuangan negara dan Penyidik juga mempertimbangkan untuk melakukan penyitaan terhadap aset-aset yang sedang berperkara namun dengan pengembalian kerugian keuangan negara ini akan diperhitungkan bahwa para pelaku dengan kesadarannya telah mengembalikan atau ber itikad baik dalam rangka pemulihan keuangan negara.

Sementara Aspidsus Kejatisu Mochamad Jefry menyampaikan, bahwa terhadap nominal kerugian keuangan negara secara riil sampai saat ini masih dalam proses perhitungan dan penyidik akan terus menunggu upaya pengembalian kerugian keuangan negara, tentunya nanti akan dikaitkan dengan besaran kerugian keuangan negara yang timbul dalam perkara ini. Ujarnya.

“Dengan adanya upaya nyata pengembalian kerugian negara ini, penyidik menghimbau dan mengharapkan agar para konsumen perumahan yang telah beritikad baik agar tetap tenang dan masyarakat pada umumnya tidak terprovokasi sekiranya ada upaya illegal dalam penguasaan aset yang sedang berperkara tersebut.” kata Aspidsus.  

Plh Kasi Penerangan hukum kepada awak media menambahkan, bahwa terhadap uang sejumlah 150 Miliar rupiah tersebut selanjutnya akan dilakukan penyitaan oleh penyidik untuk kemudian dititipkan pada Bank Mandiri cabang Medan.

Ditambahkan husairi, pengembalian kerugian keuangan negara ini sebagaimana pesan bapak Kajati merupakan suatu hal yang positif yang dilakukan oleh orang yang secara sadar telah mengakui ataupun telah ber etikad baik sehingga secara tidak langsung telah membantu tim penyidik dalam upaya pengembalian dan penyelamatan kerugian keuangan negara dari penanganan perkara tindak pidana, kata husairi menutup. (Rl/Fjr)

Share:

Rutan Kelas I Medan Tandatangani Komitmen Bersama: Perkuat Integritas dan Antinarkoba di Lingkungan Pemasyarakatan

MakmurNews.com, Medan. — Dalam rangka memperkuat komitmen seluruh jajaran Pemasyarakatan terhadap upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba, handphone, serta barang terlarang lainnya, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan mengikuti kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui virtual zoom meeting yang terpusat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kesungguhan petugas Pemasyarakatan dalam menjaga integritas, profesionalitas, dan komitmen terhadap tugas sebagai pelaksana fungsi pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari praktik penyalahgunaan wewenang.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, turut hadir bersama seluruh pejabat struktural dan jajaran petugas dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, beliau menegaskan bahwa penandatanganan komitmen ini bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi pengingat dan landasan moral bagi seluruh petugas untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjauhi segala bentuk pelanggaran.

“Melalui penandatanganan komitmen ini, kami menegaskan kembali tekad bersama untuk menjadikan Rutan Kelas I Medan sebagai lingkungan kerja yang bersih dari narkoba, bebas dari handphone, serta barang terlarang lainnya. Integritas dan profesionalitas adalah harga mati bagi setiap petugas Pemasyarakatan,”ujar Andi.

Rutan Kelas I Medan juga telah melakukan langkah nyata dalam memberantas peredaran barang terlarang dengan melaksanakan razia rutin bersama dengan APH terkait juga mengatasi masalah overcrowding dengan memutasi sebanyak 673 orang warga binaan dalam kurun waktu setahun terakhir. Agar mereka dapat melanjutkan proses pembinaan yang lebih fokus di Lembaga Pemasyarakatan sekitar maupun daerah. 

Tidak hanya itu jumlah warga binaan yang menerima Remisi per 20 Oktober 2025 sebanyak 1594 wbp, yang menerima remisi dasawarsa sebanyak 1601 orang wbp dan 41 orang langsung bebas.  Rutan Kelas I Medan juga telah menggagalkan berbagai upaya penyelundupan hp dalam kurun waktu 5 bulan terakhir, serta pelaksanaan tes urine secara rutin bagi ratusan warga binaan dan seluruh petugas rutan. 

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Indonesia ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi nasional untuk menciptakan sistem Pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dengan adanya komitmen bersama ini, Rutan Kelas I Medan bertekad untuk terus memperkuat pengawasan internal, meningkatkan kedisiplinan pegawai, serta mendukung penuh kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang Bersih dan Berintegritas.

(Rl/Fajar)


Share:

Pelaku penyalahgunaan Narkoba Diamankan Polres Langkat

MakmurNews.com, Langkat. -Komitmen Polres Langkat dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan dengan tindakan tegas namun humanis terhadap seseorang terduga pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya. 

Jajaran Satresnarkoba Polres Langkat, Selasa (21/10/2025) Pukul 13.00 Wib, berhasil mengamankan pria berinisial AS (46) di Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Kecamatan. Tanjung Pura Kabupaten. Langkat.

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi., melalui Kasat Narkoba AKP Rudi Sahputra, SH. Rabu (22/10/2025) di Mapolres Langkat, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan dalam memantau pergerakan jaringan peredaran gelap narkotika yang menyasar wilayah Hukum Polres Langkat.

"Dari tangan Pelaku, petugas menyita Barang Bukti 2 paket sabu dengan total berat 0,41 gram, Uang Tunai Sebesar Rp. 294.000 ( dua ratus sembilan puluh empat ribu)

Ini bentuk keseriusan kami dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Kami tidak akan pernah memberi ruang bagi pengedar maupun pengguna untuk leluasa merusak masa depan bangsa,” tegasnya.

Kasat Resnarkoba juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar. 

“Kami akan lindungi identitas pelapor dan tindaklanjuti setiap informasi demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya. (Agus)

Share:

Arsip Blog